Oknum Anggota TNI Berulah Lagi, Papan Nama Milik PT Natura City Dirobohkan

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 7 April 2024 - 11:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keterangan foto: Papan nama milik PT Natura City sebelum dirobohkan oleh anggota TNI (dok. Istimewa)

Keterangan foto: Papan nama milik PT Natura City sebelum dirobohkan oleh anggota TNI (dok. Istimewa)

Bogor | Mata Pena News – Konflik lahan antara PT Natura City dan Paguyuban Pemilik Kapling Primer Veteran Republik Indonesia (Primkoveri) semakin meruncing di Kampung Kebon Kopi, Desa Pengasinan, Kecamatan Gunung Sindur, Kabupaten Bogor. Kejadian baru-baru ini pada Sabtu dini hari (06/04) menambah ketegangan dan keresahan di kalangan warga sekitar.

Menurut laporan warga setempat, sekitar pukul 02.00 WIB, sekelompok orang tidak dikenal mencopot 6 papan nama yang baru saja dipasang oleh PT. Natura City pada hari Rabu (03/04). Mereka menggunakan 5 motor dan 2 mobil dengan penampilan yang tidak jelas, beberapa diantaranya bahkan membawa senjata laras panjang.

“Mereka menggunakan 5 motor dan 2 mobil dengan penampilan yang bebas, namun ada yang membawa senjata laras panjang. Mereka terdiri dari sekitar 20 orang yang berusaha merobohkan papan nama milik Natura City. Mereka terlihat tegap dan berambut cepak,” ujar seorang saksi yang enggan disebutkan namanya.

Baca Juga:  Pansus DPRD Kota Bogor Kebut Raperda BPBD, Respons Bencana Tak Lagi Terhambat Birokrasi

Ketegangan semakin meningkat ketika seorang warga  berinisial D mengungkapkan  kejadian yang dimulai sekitar pukul 02.15 WIB, ketika dua mobil, satu biasa dan satu pick-up, tiba di lokasi. Dia bahkan dikejar oleh orang tak di kenal tersebut  hingga ke jalan yang menuju Lapas.

“Saya terkejut dan langsung memanggil maling ketika mereka datang. Namun, saya dihardik dan diperintahkan untuk diam. Mereka kemudian membagi diri menjadi dua kelompok, satu menuju pangkalan pasir dan satu lagi menuju penjual es kelapa,” ungkapnya yang saat itu sedang berjaga malam.

“Saya bahkan dikejar oleh mereka hingga ke jalan yang menuju Lapas. Mereka mungkin menduga saya sedang mengambil foto atau video. Namun, saya mengenali salah satu dari mereka sebagai Pak Arisandi, yang kemungkinan Pemimpin mereka,” tambahnya.

Tidak hanya itu, seorang warga bernama T (24) juga merasa diintimidasi oleh orang yang diduga merupakan oknum anggota TNI.

Dia mengungkapkan bahwa pada pukul 01.00 WIB dini hari, saat dia sedang duduk di depan rumahnya setelah pulang kerja, ada seorang pria yang mendatanginya.

Baca Juga:  SPMB SD dan SMP Kabupaten Bogor Tahun Ajaran 2026/2027 Resmi Dibuka, Berikut Jadwal dan Persyaratannya

“Tiba-tiba, ada seorang pria berkulit hitam tegap yang meminta ponsel saya. Saya bertanya apa yang terjadi, namun ponsel saya langsung diambil dan diperiksa, termasuk pesan WhatsApp dan foto-foto,” ucapnya singkat.

Sebagai informasi, PT Natura City Development TBK dan Paguyuban Pemilik Kapling Primer Veteran Republik Indonesia (Primkoveri)  saling mengklaim lahan seluas 18 hektare yang berada di Desa Pengasinan, Kecamatan Gunung Sindur, Kabupaten Bogor.

PT Natura City mengklaim lahan seluas 18 Ha berdasarkan pelepasan dari PTP XI yang sekarang menjadi PTP VIII pada tahun 1997 sebagaimana dalam SK menteri (dalam negeri, pertanahan, pertanian dan keuangan) dan Akta Pelepasan Hak Atas Tanah.

Sedangkan Paguyuban Pemilik Kapling Primer Veteran Republik Indonesia (Primkoveri) mengkalim lahan tersebut berdasarkan over alih garapan.(Rud)

Berita Terkait

Mutiara Hikmah BES :Menyelamatkan Satu Jiwa, Menyelamatkan Seluruh Manusia
Warga Sidomulyo Laporkan Dugaan Pungutan dan Penyimpangan Dana di SDN 1 Sidomulyo
Reses Anggota DPRD Provinsi Doni Maradona Hutabarat Serap Aspirasi Warga Desa Cilebut Timur
Tim Pemadam Kebakaran (Damkar) Pertamina EP Zona 4 Sigap Bantu Padamkan Kebakaran Rumah Warga di Muara Enim dan Prabumulih
Mutiara Hikmah BES :Belajar dari Generasi Terdahulu, Membangun Generasi Taqwa
Bupati Bogor Bangga, Baby Rio Cetak Sejarah sebagai Panda Pertama yang Lahir di Indonesia
APM Soroti Transparansi PPDB SMA/SMK di Prabumulih, Siap Sampaikan Surat ke Sejumlah Instansi
PSI Prabumulih Hadir untuk Warga Terdampak Kebakaran, Salurkan Bantuan Kemanusiaan
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 11:55 WIB

Mutiara Hikmah BES :Menyelamatkan Satu Jiwa, Menyelamatkan Seluruh Manusia

Kamis, 11 Juni 2026 - 10:57 WIB

Warga Sidomulyo Laporkan Dugaan Pungutan dan Penyimpangan Dana di SDN 1 Sidomulyo

Rabu, 10 Juni 2026 - 14:48 WIB

Reses Anggota DPRD Provinsi Doni Maradona Hutabarat Serap Aspirasi Warga Desa Cilebut Timur

Rabu, 10 Juni 2026 - 10:30 WIB

Mutiara Hikmah BES :Belajar dari Generasi Terdahulu, Membangun Generasi Taqwa

Rabu, 10 Juni 2026 - 07:45 WIB

Bupati Bogor Bangga, Baby Rio Cetak Sejarah sebagai Panda Pertama yang Lahir di Indonesia

Berita Terbaru