APM Soroti Transparansi PPDB SMA/SMK di Prabumulih, Siap Sampaikan Surat ke Sejumlah Instansi

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 9 Juni 2026 - 21:38 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

 

Prabumulih | Mata Pena News – Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Aliansi Prabumulih Menggugat (APM) menyoroti pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tingkat SMA dan SMK di Kota Prabumulih. Organisasi tersebut menyatakan akan menyampaikan surat resmi kepada sejumlah instansi terkait sebagai bentuk permintaan evaluasi terhadap proses seleksi yang sedang berlangsung.

Surat tersebut rencananya akan ditujukan kepada Kejaksaan Negeri (Kejari) Prabumulih, Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan, Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Selatan, Polda Sumatera Selatan, Polres Prabumulih, serta Pemerintah Kota Prabumulih.

Ketua Umum APM, Adi Susanto, SE, mengatakan pihaknya menerima sejumlah informasi dan keluhan masyarakat terkait pelaksanaan PPDB, khususnya mengenai penerapan jalur zonasi, prestasi, afirmasi, dan jalur umum.

Baca Juga:  tes

Menurutnya, proses penerimaan peserta didik baru perlu dilaksanakan secara terbuka dan akuntabel agar tidak menimbulkan persepsi negatif di tengah masyarakat.

“Kami berharap seluruh tahapan PPDB dapat berjalan sesuai aturan yang berlaku serta mengedepankan prinsip transparansi dan keadilan bagi seluruh calon peserta didik,” ujar Adi kepada wartawan.

Ia juga menilai perlu adanya penjelasan yang komprehensif dari pihak terkait mengenai mekanisme seleksi yang diterapkan, sehingga masyarakat dapat memahami dasar penentuan kelulusan peserta didik pada masing-masing jalur.

Selain menyampaikan surat kepada instansi terkait, APM mendorong dilaksanakannya forum audiensi atau dialog terbuka yang melibatkan Dinas Pendidikan, pihak sekolah, pengawas pendidikan, serta unsur masyarakat. Langkah tersebut dinilai penting untuk memberikan ruang klarifikasi dan memastikan seluruh proses berjalan sesuai ketentuan.

Baca Juga:  HIPMI Bogor, Bekasi, dan Depok Gelar Business Matching, Libatkan 150 Pengusaha Muda

“Tujuannya bukan untuk mencari kesalahan pihak tertentu, melainkan memastikan proses PPDB berlangsung secara objektif, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan,” katanya.

APM berharap pihak berwenang dapat memberikan penjelasan yang diperlukan guna menjawab berbagai pertanyaan yang berkembang di tengah masyarakat. Menurut mereka, keterbukaan informasi menjadi faktor penting dalam menjaga kepercayaan publik terhadap sistem pendidikan.

Hingga berita ini ditulis, belum terdapat keterangan resmi dari Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Selatan maupun pihak sekolah terkait mengenai pernyataan yang disampaikan APM. Redaksi masih berupaya memperoleh konfirmasi dari pihak-pihak terkait untuk mendapatkan informasi yang berimbang.

Red

Berita Terkait

tes
BURUH GERUDUK KANTOR LPSK JATIM! JAMKESWATCH FSPMI DESAK KEPASTIAN BIAYA PENGOBATAN KORBAN PENGANIAYAAN MOJOKERTO
HIPMI Bogor, Bekasi, dan Depok Gelar Business Matching, Libatkan 150 Pengusaha Muda
Dirut PPJ Bogor Siapkan 70 Lapak dan Kios, PKL Pasar Gembrong Bakal Ditertibkan
POTENSI WISATA DESA IKONIK BISA MATI JIKA DSPARBUD TUTUP MATA
H.M Saifudaulah SH.MH.M.Pd.I ,Dari PKS(partai keadilan sejahtera)Serap Aspirasi Warga RW 06 kelurahan jati Waringin, Soroti Masalah Banjir dan drainase.
Rekrut Tenaga Ahli Bergelar Profesor, Jamaludin Malik Terlibat Adu Komentar dengan Akun Info Jepara Terkini
Sekretaris DPN Jamkeswatch FSPMI Heri Irawan Sosialisasikan JKN kepada Bidang Perempuan PUK SPEE FSPMI PT Honoris Industry
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 10:49 WIB

tes

Selasa, 20 Oktober 2026 - 18:35 WIB

BURUH GERUDUK KANTOR LPSK JATIM! JAMKESWATCH FSPMI DESAK KEPASTIAN BIAYA PENGOBATAN KORBAN PENGANIAYAAN MOJOKERTO

Senin, 19 Oktober 2026 - 09:36 WIB

HIPMI Bogor, Bekasi, dan Depok Gelar Business Matching, Libatkan 150 Pengusaha Muda

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:05 WIB

Dirut PPJ Bogor Siapkan 70 Lapak dan Kios, PKL Pasar Gembrong Bakal Ditertibkan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 18:32 WIB

POTENSI WISATA DESA IKONIK BISA MATI JIKA DSPARBUD TUTUP MATA

Berita Terbaru

Daerah

52 Jalan di Jepara OTW Mulus di 2026!

Jumat, 23 Okt 2026 - 12:49 WIB

News

tes

Jumat, 23 Okt 2026 - 10:49 WIB