Pengacara Muda Bali, Jesicha Juliandari Soeharto, S.H., C.Med., Ditunjuk sebagai Ketua WLC DPC Kota Denpasar

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 10 Maret 2026 - 23:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA | Mata Pena News Organisasi advokat perempuan Women Lawyer Club (WLC) terus memperkuat struktur organisasinya di berbagai daerah di Indonesia.

Kali ini, WLC secara resmi menunjuk Jesicha Juliandari Soeharto, S.H., C.Med., sebagai Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) WLC Kota Denpasar, Bali.

Jessicha yang merupakan lulusan Fakultas Hukum Universitas Udayana, Bali, dikenal sebagai pengacara muda perempuan yang aktif dalam berbagai kegiatan organisasi hukum, sosial, serta pemberdayaan perempuan di wilayah Denpasar.

Ketua Umum sekaligus Pendiri Women Lawyer Club, Zulfa Andriani, dalam keterangan persnya pada Selasa (10 Maret 2026) menyampaikan bahwa penguatan kepengurusan daerah merupakan bagian dari langkah strategis organisasi untuk memperluas kontribusi advokat perempuan di Indonesia.

“Untuk Provinsi Bali, khususnya Kota Denpasar, kami menunjuk saudari Jesicha Juliandari Soeharto, S.H., C.Med. sebagai Ketua DPC WLC Kota Denpasar. Beliau dikenal aktif dalam berbagai kegiatan sosial dan organisasi hukum di wilayah Denpasar,” jelas Zulfa.

Baca Juga:  Pemkab Bogor Matangkan Rencana Jalur Kereta Baru, Puncak hingga Jasinga Masuk Prioritas

Sementara itu, Jesicha, yang akrab disapa oleh rekan-rekannya, menyampaikan bahwa penunjukan tersebut merupakan sebuah kehormatan sekaligus tanggung jawab besar baginya.

“Pengangkatan ini merupakan suatu kehormatan dan kebanggaan tersendiri bagi saya. Saya percaya bahwa perempuan di dunia hukum membutuhkan ruang untuk saling menguatkan, berbagi pengalaman, serta bertumbuh bersama,” ujarnya.

Menurutnya, profesi advokat memiliki dinamika dan tantangan tersendiri, khususnya bagi perempuan. Oleh karena itu, melalui Women Lawyer Club, ia melihat adanya semangat kebersamaan dan solidaritas yang kuat untuk membangun ekosistem advokat perempuan yang profesional dan saling mendukung.

Jesicha juga berharap WLC dapat terus berkembang menjadi organisasi yang tidak hanya mempererat jaringan advokat perempuan, tetapi juga memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.

Baca Juga:  DKM Almisbah Jemaah Muslim Ahmadiyah, bersilatutohim Ke Plh. Walikota Bekasi,Dr Haji.Abdul Harris Bobihoe Berharap Tetap Bersinergi Dengan Pemkot Bekasi

“Harapan saya, WLC dapat menjadi wadah yang aktif dalam memberikan edukasi hukum, memperjuangkan keadilan, serta menginspirasi lebih banyak perempuan untuk berani berkarya dan mengambil peran dalam dunia hukum, khususnya di Kota Denpasar,” tambahnya.

Dalam perjalanan profesinya sebagai advokat, Jesicha menegaskan komitmennya untuk menjalankan profesi secara profesional dengan tetap menjunjung tinggi nilai kemanusiaan dan keadilan dalam setiap perkara yang ditangani.

Ia juga aktif terlibat dalam berbagai kegiatan organisasi, forum diskusi hukum, serta beberapa kesempatan dipercaya menjadi pembicara dalam kegiatan yang berkaitan dengan hukum dan pemberdayaan perempuan.

“Bagi saya, profesi advokat adalah panggilan untuk turut memperjuangkan keadilan, khususnya bagi mereka yang membutuhkan perlindungan hukum,” tuturnya.

Sumber: Humas DPN WLC (Women Lawyer Club)
Penulis: Joko Santoso

Berita Terkait

BPJS Kesehatan Tunggu Restu Perpres untuk Hapus Tunggakan Iuran JKN
Program JKN Makin Kuat, Cetak SDM Sehat untuk Indonesia Hebat
“VIRAL” Diduga Terdapat Ketidakwajaran Anggaran Dana Desa Kedu TA 2025, Masyarakat Minta Audit Menyeluruh
VIRAL: Kantor UPTD Balai Benih Ikan (BBI) di Karang Kemiri dan Triyoso Diduga Tidak Beroperasi Saat Jam Kerja
Mahasiswa Soroti Dampak Program MBG Dihentikan Sementara, Tuntut Evaluasi Total
DUA PEKAN PASCA KEBAKARAN BPKAD BANYUASIN: MENGAPA MASIH BELUM ADA KEJELASAN?
Pertamina Patra Niaga Sumbagsel Tegaskan Penyaluran BBM Bersubsidi Harus Sesuai Ketentuan dan Tepat Sasaran
“VIRAL” PELAYANAN DESA DIDUGA TAK BERFUNGSI: Kantor Desa Suka Mulya Kerap Terkunci di Jam Kerja, Warga Terpaksa Cari Aparat ke Rumah
Berita ini 142 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 2 Juli 2026 - 17:27 WIB

Program JKN Makin Kuat, Cetak SDM Sehat untuk Indonesia Hebat

Kamis, 2 Juli 2026 - 13:04 WIB

“VIRAL” Diduga Terdapat Ketidakwajaran Anggaran Dana Desa Kedu TA 2025, Masyarakat Minta Audit Menyeluruh

Kamis, 2 Juli 2026 - 12:57 WIB

VIRAL: Kantor UPTD Balai Benih Ikan (BBI) di Karang Kemiri dan Triyoso Diduga Tidak Beroperasi Saat Jam Kerja

Rabu, 1 Juli 2026 - 18:14 WIB

Mahasiswa Soroti Dampak Program MBG Dihentikan Sementara, Tuntut Evaluasi Total

Rabu, 1 Juli 2026 - 16:23 WIB

DUA PEKAN PASCA KEBAKARAN BPKAD BANYUASIN: MENGAPA MASIH BELUM ADA KEJELASAN?

Berita Terbaru