Mutiara Hikmah BES :Belajar dari Generasi Terdahulu, Membangun Generasi Taqwa
Mata Pena News –
Rabu tgl 10 Juni 2026
Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman:
اَلَمْ يَرَوْا كَمْ اَهْلَـكْنَا مِنْ قَبْلِهِمْ مِّنْ قَرْنٍ مَّكَّنّٰهُمْ فِى الْاَ رْضِ مَا لَمْ نُمَكِّنْ لَّـكُمْ وَاَ رْسَلْنَا السَّمَآءَ عَلَيْهِمْ مِّدْرَا رًا ۖ وَّجَعَلْنَا الْاَ نْهٰرَ تَجْرِيْ مِنْ تَحْتِهِمْ فَاَ هْلَكْنٰهُمْ بِذُنُوْبِهِمْ وَاَ نْشَأْنَا مِنْۢ بَعْدِهِمْ قَرْنًا اٰخَرِيْنَ
“Tidakkah mereka memperhatikan berapa banyak generasi sebelum mereka yang telah Kami binasakan, padahal (generasi itu), telah Kami teguhkan kedudukannya di bumi, yaitu keteguhan yang belum pernah
Kami berikan kepadamu. Kami curahkan hujan yang lebat untuk mereka dan Kami jadikan sungai-sungai mengalir di bawah mereka, kemudian Kami binasakan mereka karena dosa-dosa mereka sendiri, dan Kami ciptakan generasi yang lain setelah generasi mereka.”
(QS. Al-An’am 6: Ayat 6) . Bahwa Surah Al An’am ayat 6 tersebut sangat jelas perintah NYA, agar Kita yang beriman untuk PERHATIKAN GENERASI SEBELUM KITA ! Tentunya dengan pengertian dapat pengetahuan dan peradaban yang berlangsung pada zaman nya
Jika 25 tahun ukuran satu Generasi , maka saat ini kita masuk Generasi ke 3 bila diukur dari mulai saat NKRI MERDEKA 1945 , lihat lah pengetahuan dan peradaban apa yang Kita pahami dan peran serta di tiap Generasi tersebut . Kiranya Generasi yang hidup antara tahun 1945 hingga 1970 ,
pengetahuan dan peradaban nya dan generasi ke 2 dan 3 nya tentu corak ragam nya berbeda tapi satu hal yang sama adalah perilaku KEMUSYRIKKAN nya dengan penuh Dosa-Dosa nya , bahkan jauh sebelum nya di aban 15 , di Negeri kita ada generasi WALI SONGO yang membawa nilai-nilai Tauhid, hingga lahir Pancasila tgl 18 Agustus 1945 , yang jelas nilai-nilai yang terkandung di dalamnya nuansa Syar’i Islami :
1. Ketuhanan Yang Maha Esa
Nilai: Tauhid, beriman, bertakwa
QS. Al-Ikhlas 112:1
_Qul huwallāhu aḥad_ = “Katakanlah: Dia-lah Allah, Yang Maha Esa”
QS. Al-Baqarah 2:163
“Tuhan kamu adalah Tuhan Yang Maha Esa, tidak ada tuhan selain Dia”
2. Kemanusiaan yang Adil dan Beradab
Nilai: Menghargai harkat manusia, adil, berakhlak
QS. Al-Isra’ 17:70
“Dan sungguh telah Kami muliakan anak cucu Adam…”
QS. An-Nisa’ 4:135
“Jadilah kamu penegak keadilan, menjadi saksi karena Allah, walaupun terhadap dirimu sendiri…”
3. Persatuan Indonesia
Nilai: Bhinneka Tunggal Ika, ukhuwah, bersatu QS. Al-Hujurat 49:13
“Hai manusia, sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari laki-laki dan perempuan dan menjadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling mengenal…”
*QS. Ali Imran 3:103*
“Dan berpeganglah kamu semuanya pada tali agama Allah, dan janganlah kamu bercerai berai”
*4. Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan*
Nilai: Musyawarah, demokrasi, bijaksana
*QS. Asy-Syura 42:38*
“Dan urusan mereka diputuskan dengan musyawarah antara mereka…”
*QS. Ali Imran 3:159*
“Dan bermusyawarahlah dengan mereka dalam urusan itu”
*5. Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia*
Nilai: Gotong royong, adil, menolong sesama
*QS. An-Nahl 16:90*
“Sesungguhnya Allah menyuruh berlaku adil dan berbuat kebajikan, memberi bantuan kepada kerabat…”
*QS. Al-Ma’idah 5:2*
“Dan tolong-menolonglah kamu dalam kebajikan dan takwa, dan jangan tolong-menolong dalam berbuat dosa dan permusuhan”
Intinya: Pancasila itu nilai universal. Al-Qur’an juga ngajarin hal yang sama tapi pakai bahasa tauhid & akhlak. Kini Nilai-nilainya Pancasila tersebut Faktanya telah menyimpang Jauh , kini yang terjadi KEUANGAN YANG MAHA KUASA , KEMANUSIAN YANG BIADAB , PERSATUAN PARA MUNAFIKUN , KERAYAKTAN YANG DI PIMPIN OLEH PARA KOROPTOR, KEZALIMAN YANG MERATA KE SELURUH RAKYAT INDONESIA. Oleh karena itu kini mesti bangkit GENERASI TAQWA BUKAN MURTAD :
يٰۤـاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا مَنْ يَّرْتَدَّ مِنْكُمْ عَنْ دِيْـنِهٖ فَسَوْفَ يَأْتِى اللّٰهُ بِقَوْمٍ يُّحِبُّهُمْ وَيُحِبُّوْنَهٗۤ ۙ اَذِلَّةٍ عَلَى الْمُؤْمِنِيْنَ اَعِزَّةٍ عَلَى الْكٰفِرِيْنَ ۖ يُجَاهِدُوْنَ فِيْ سَبِيْلِ اللّٰهِ وَلَا يَخَا فُوْنَ لَوْمَةَ لَآئِمٍ ۗ ذٰلِكَ فَضْلُ اللّٰهِ يُؤْتِيْهِ مَنْ يَّشَآءُ ۗ وَا للّٰهُ وَا سِعٌ عَلِيْمٌ
“Wahai orang-orang yang beriman! Barang siapa di antara kamu yang murtad (keluar) dari agamanya, maka kelak Allah akan mendatangkan suatu kaum, Dia mencintai mereka dan mereka pun mencintai-Nya, dan bersikap lemah lembut terhadap orang-orang yang beriman, tetapi bersikap keras terhadap orang-orang kafir, yang berjihad di jalan Allah, dan yang tidak takut kepada celaan orang yang suka mencela. Itulah karunia Allah yang diberikan-Nya kepada siapa yang Dia kehendaki. Dan Allah Maha Luas (pemberian-Nya), Maha Mengetahui.”
(QS. Al-Ma’idah 5: Ayat 54 ) . Bahwa untuk menjadi Generasi Taqwa , yaitu : 1. ALLAAH Mencintai Hambanya , dengan bukti kongkrit nya Hambanya itu sangat mencintai NYA . 2 . BERKASIH SAYANG SESAMA MUSLIM , 3 . BERSIKAP KERAS dengan Orang-Orang Kafir. 4 . BERJIHAD di jalan NYA . 5 . TIDAK TAKUT DI BULLY dan STIGMA buruk , seperti Teroris Fundamentalis dll yang stigma menyakitkan . Selanjutnya jika Rakyat di NKRI TERCINTA INI BERIMAN dan BERTQWA , maka ALLAAH DATANG BAROKAH NYA dari LANGIT dan BUMI :
وَلَوْ اَنَّ اَهْلَ الْقُرٰۤى اٰمَنُوْا وَا تَّقَوْا لَـفَتَحْنَا عَلَيْهِمْ بَرَكٰتٍ مِّنَ السَّمَآءِ وَا لْاَ رْضِ وَلٰـكِنْ كَذَّبُوْا فَاَ خَذْنٰهُمْ بِمَا كَا نُوْا يَكْسِبُوْنَ
“Dan sekiranya penduduk negeri beriman dan bertakwa, pasti Kami akan melimpahkan kepada mereka berkah dari langit dan bumi, tetapi ternyata mereka mendustakan (ayat-ayat Kami), maka Kami siksa mereka sesuai dengan apa yang telah mereka kerjakan.”
(QS. Al-A’raf 7: Ayat 96) . Lihatlah dan saksikan sendiri oleh kita di Generasi ke 4 yg hidup di tahun 2020 hingga 2045 , bagaimana iman dan taqwa nya Rakyat NKRI dan para pejabat nya ??? Banyak ke musyrikkan , kemunafikkan dan kezaliman nya , AZAB NYA berlangsung menimpa Kita yang berbuat baik sekalipun telah terjadi ada yang berupa bencana Alam dan ada bencana sosial berupa pertentangan ganas antar kelompok di NKRI :
قُلْ هُوَ الْقَا دِرُ عَلٰۤى اَنْ يَّبْعَثَ عَلَيْكُمْ عَذَا بًا مِّنْ فَوْقِكُمْ اَوْ مِنْ تَحْتِ اَرْجُلِكُمْ اَوْ يَلْبِسَكُمْ شِيَـعًا وَّيُذِيْقَ بَعْضَكُمْ بَأْسَ بَعْضٍ ۗ اُنْظُرْ كَيْفَ نُصَرِّفُ الْاٰ يٰتِ لَعَلَّهُمْ يَفْقَهُوْنَ
“Katakanlah (Muhammad), “Dialah yang berkuasa mengirimkan azab kepadamu, dari atas atau dari bawah kakimu atau Dia mencampurkan kamu dalam golongan-golongan (yang saling bertentangan) dan merasakan kepada sebagian kamu keganasan sebagian yang lain.” Perhatikanlah, bagaimana Kami menjelaskan berulang-ulang tanda-tanda (kekuasaan Kami) agar mereka memahami(nya).”
(QS. Al-An’am 6: Ayat 65) . Bahwa bagi kita Rakyat yang CBM = Cerdas , Berani , Militan , BANGKITLAH REVOLUSI FUNGSIONAL dari KAPASITAS , INTEGRITAS dan OTORITAS yang melekat kita punya diri Kita sendiri .
Salam Jihad ,
BES = BROTHER EGGI SUDJANA.
Penulis : Red











