Bojonggede | Mata Pena News – Tingginya minat masyarakat terhadap pendidikan vokasi kembali terlihat pada pelaksanaan Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) di SMK Negeri 1 Bojonggede. Hingga 7 Juni 2026, jumlah pendaftar tercatat mencapai 1.571 calon peserta didik, jauh melampaui kapasitas yang tersedia, yakni 540 kursi yang terbagi dalam 15 rombongan belajar (rombel).
Data tersebut menunjukkan bahwa SMKN 1 Bojonggede masih menjadi salah satu sekolah kejuruan yang paling diminati masyarakat di wilayah Bojonggede dan sekitarnya. Dengan jumlah pendaftar yang hampir tiga kali lipat dari daya tampung yang tersedia, persaingan untuk memperoleh kursi di sekolah ini diperkirakan berlangsung cukup ketat.
Pada tahun ajaran 2026/2027, sekolah membuka sejumlah program keahlian unggulan, yaitu Kuliner sebanyak 3 rombel, Perhotelan sebanyak 3 rombel, Akuntansi sebanyak 4 rombel, Desain Komunikasi Visual (DKV) sebanyak 3 rombel, serta Usaha Layanan Pariwisata. 2 rombel,
Program-program tersebut menjadi daya tarik tersendiri karena memiliki keterkaitan erat dengan kebutuhan dunia usaha, dunia industri, dan sektor ekonomi kreatif yang terus berkembang.
Menurut Humas SMKN 1 Bojonggede, Mulyani, tingginya jumlah pendaftar mencerminkan kepercayaan masyarakat yang terus meningkat terhadap kualitas pendidikan dan layanan yang diberikan sekolah.
“Alhamdulillah, hingga 7 Juni jumlah pendaftar telah mencapai 1.571 orang. Angka ini menunjukkan besarnya antusiasme masyarakat terhadap SMKN 1 Bojonggede, “ucap Mulyani kepada media matapenanews
Kami mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada sekolah kami. Seluruh proses penerimaan peserta didik akan dilaksanakan sesuai ketentuan yang berlaku dengan menjunjung tinggi prinsip objektivitas, transparansi, dan akuntabilitas,” ujar Mulyani.
Ia menambahkan bahwa SMKN 1 Bojonggede terus berupaya meningkatkan kualitas pembelajaran, sarana-prasarana, serta kemitraan dengan dunia usaha dan dunia industri guna menghasilkan lulusan yang kompeten dan siap bersaing.
Tingginya angka pendaftar menjadi indikator bahwa pendidikan vokasi semakin mendapat tempat di tengah masyarakat. Selain membekali peserta didik dengan keterampilan yang dibutuhkan dunia kerja, pendidikan kejuruan juga memberikan peluang yang luas bagi lulusan untuk berwirausaha maupun melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.
Dengan proses pendaftaran yang masih berlangsung, jumlah pendaftar diperkirakan masih dapat bertambah. Kondisi ini semakin menegaskan posisi SMKN 1 Bojonggede sebagai salah satu sekolah kejuruan favorit yang menjadi tujuan utama lulusan SMP di Kabupaten Bogor dan sekitarnya.
Red











