Harga BBM Berpotensi Berubah Mulai 1 April 2026, Pemerintah Masih Tunggu Perkembangan Global

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 30 Maret 2026 - 19:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta | Mata Pena News Masyarakat diminta bersiap menghadapi kemungkinan perubahan harga bahan bakar minyak (BBM) yang dijadwalkan berlaku mulai Rabu, 1 April 2026 pukul 00.00 WIB. Hingga saat ini, pemerintah dan operator SPBU belum mengumumkan kepastian apakah harga akan mengalami kenaikan, penurunan, atau tetap.

Penyesuaian harga BBM merupakan kebijakan rutin yang dilakukan setiap awal bulan, terutama untuk jenis BBM nonsubsidi. Namun, ketidakpastian kali ini dipengaruhi oleh dinamika global, termasuk meningkatnya ketegangan di kawasan Selat Hormuz yang berdampak pada kenaikan harga minyak mentah dunia.

Sejumlah operator SPBU, termasuk Pertamina, hingga kini masih mempertahankan harga BBM sejak penyesuaian terakhir pada awal Maret 2026. BBM bersubsidi seperti Pertalite dan Biosolar juga belum mengalami perubahan.

Baca Juga:  Kadisdik OKU Timur Sidak SD Taraman, Temukan Sekolah Kosong Saat Jam Belajar Masih Berlangsung

Sementara itu, harga BBM nonsubsidi telah mengalami kenaikan bertahap sepanjang Maret. Kenaikan berkisar antara Rp200 hingga Rp950 per liter, bahkan SPBU swasta mencatat penyesuaian harga hingga lebih dari Rp1.000 per liter.

Berdasarkan pantauan per 29 Maret 2026, harga BBM nonsubsidi di berbagai SPBU relatif seragam. Pertamax dijual sekitar Rp12.300 per liter. Varian lain seperti Pertamax Green dan Pertamax Turbo berada di kisaran Rp12.900 hingga Rp14.500 per liter. Untuk jenis diesel, seperti Dexlite dan Pertamina Dex, harga juga berada dalam rentang yang sama.

Baca Juga:  BPD Desa Kutakarang Kecamatan Cibitung Desak Transparansi dan Audit Pengelolaan Dana BUMDes Rp224 Juta

Di SPBU swasta, harga produk setara seperti Shell Super, BP 92, dan Revvo 92 tercatat berada di kisaran Rp12.390 per liter. Sementara varian diesel premium mencapai sekitar Rp14.600 per liter.

Pengamat energi menilai, tekanan harga minyak global berpotensi mendorong kenaikan harga BBM, khususnya untuk jenis nonsubsidi. Namun demikian, pemerintah diperkirakan akan mempertimbangkan stabilitas ekonomi domestik dan daya beli masyarakat sebelum mengambil keputusan.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi terkait penyesuaian harga BBM per 1 April 2026. Pemerintah diperkirakan akan mengumumkan keputusan dalam waktu dekat menjelang jadwal penyesuaian.

Yuda

Berita Terkait

Jamkeswatch Bekasi Soroti Persoalan Jaminan Kesehatan, Desak Pemkab Bentuk Satgas dan Aktifkan UHC
Gandeng Pakar Global dan Industri, Universitas Pertamina Bedah Solusi Kota Hijau
Safari Jurnalis PWI Bogor Jadi Ruang Edukasi Bahaya Narkoba bagi Generasi Muda
Matapenanews
Pemkab Jepara Anggarkan Rp1 Miliar untuk Kereta Kencana, Warga Soroti Prioritas Anggaran
Bupati Bogor Rudy Susmanto Rombak Pejabat hingga Tingkat Kecamatan, 30 ASN Dilantik
Polda Jabar Kerahkan Personel Penuh Kawal Euforia Persib Juara, Larang Flare dan Miras
Harkitnas ke-118, Pemkab Bekasi Ajak Generasi Muda Jadi Pilar Kedaulatan Bangsa di Era Digital
Berita ini 61 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 23 Mei 2026 - 16:17 WIB

Jamkeswatch Bekasi Soroti Persoalan Jaminan Kesehatan, Desak Pemkab Bentuk Satgas dan Aktifkan UHC

Jumat, 22 Mei 2026 - 21:32 WIB

Gandeng Pakar Global dan Industri, Universitas Pertamina Bedah Solusi Kota Hijau

Jumat, 22 Mei 2026 - 13:42 WIB

Safari Jurnalis PWI Bogor Jadi Ruang Edukasi Bahaya Narkoba bagi Generasi Muda

Jumat, 22 Mei 2026 - 13:13 WIB

Matapenanews

Kamis, 21 Mei 2026 - 18:42 WIB

Bupati Bogor Rudy Susmanto Rombak Pejabat hingga Tingkat Kecamatan, 30 ASN Dilantik

Berita Terbaru

News

Matapenanews

Jumat, 22 Mei 2026 - 13:13 WIB