Dua Pelajar Tewas Tenggelam di Kedung Bobot Jepara, Upaya Penyelamatan Berujung Duka

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 28 Maret 2026 - 13:51 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JEPARA| Mata Pena News – Tragedi tenggelamnya dua pelajar terjadi di perairan Kedung Bobot, turut Desa Somosari, Dukuh Sepondoh, Kecamatan Batealit, Kabupaten Jepara, Sabtu (28/3/2026) pagi.

Peristiwa memilukan ini menewaskan dua remaja yang diketahui tidak bisa berenang, saat mencoba menikmati panorama air terjun yang belum dikelola sebagai destinasi wisata resmi.

Kedua korban adalah Muhammad Dani Azka Niami (17), pelajar Pondok Pesantren Al Husna Kajen, dan Miftahul Khoir (17), pelajar, keduanya warga Desa Bawu, Kecamatan Batealit, Jepara.

Berdasarkan keterangan saksi, insiden bermula sekitar pukul 08.00 WIB saat korban bersama teman-temannya berangkat menuju lokasi air terjun Kedung Bobot. Setibanya di lokasi sekitar pukul 09.00 WIB, mereka sempat berfoto dan berbincang di sekitar sungai.

Tanpa mengetahui kondisi dan kedalaman air, korban pertama nekat melompat ke sungai dari tepian. Nahas, ia langsung tenggelam karena tidak bisa berenang.

Baca Juga:  Rekrut Tenaga Ahli Bergelar Profesor, Jamaludin Malik Terlibat Adu Komentar dengan Akun Info Jepara Terkini

Melihat rekannya dalam bahaya, korban kedua berusaha memberikan pertolongan. Namun upaya tersebut justru berujung petaka, karena ia juga tidak memiliki kemampuan berenang dan ikut tenggelam.

Salah satu saksi yang mengetahui kejadian tersebut segera berteriak meminta bantuan warga sekitar. Namun derasnya arus dan kedalaman sungai membuat kedua korban tidak sempat diselamatkan.

Informasi di lapangan menyebutkan, sungai di bawah air terjun Kedung Bobot memiliki kedalaman sekitar 8 meter dengan luas kurang lebih 6×8 meter. Lokasi tersebut bukan kawasan wisata resmi dan tidak berada dalam pengelolaan pemerintah desa maupun pihak lain,

meski dikenal memiliki panorama indah dengan air jernih yang kerap menarik pengunjung untuk berfoto.

Proses evakuasi melibatkan berbagai unsur, di antaranya BPBD Jepara, Basarnas Pos Jepara, Polsek Batealit, Koramil Batealit, serta relawan gabungan.

Baca Juga:  tes

Kepala Pelaksana BPBD Jepara menyampaikan, korban pertama ditemukan pada pukul 11.52 WIB menggunakan metode jangkar. Sementara korban kedua ditemukan pada pukul 12.10 WIB melalui penyelaman.

Di tengah proses evakuasi, Bupati Jepara Witiarso Utomo, Sekda Ari Bahtiyar, serta Camat Batealit turut hadir di lokasi. Bupati memberikan apresiasi kepada seluruh tim yang dinilai sigap dan responsif dalam penanganan insiden tersebut.

Peristiwa ini menjadi pengingat keras akan bahaya lokasi wisata alam yang belum terkelola dan minim pengamanan. Kurangnya pengetahuan tentang kondisi medan, ditambah ketidakmampuan berenang, menjadi kombinasi fatal yang berujung kehilangan nyawa.

Pihak berwenang mengimbau masyarakat, khususnya kalangan muda, untuk lebih berhati-hati saat mengunjungi lokasi alam terbuka serta tidak melakukan aktivitas berisiko tanpa pengawasan dan kemampuan yang memadai.

Akip/obeng

Penulis : Akip

Berita Terkait

tes
BURUH GERUDUK KANTOR LPSK JATIM! JAMKESWATCH FSPMI DESAK KEPASTIAN BIAYA PENGOBATAN KORBAN PENGANIAYAAN MOJOKERTO
HIPMI Bogor, Bekasi, dan Depok Gelar Business Matching, Libatkan 150 Pengusaha Muda
Dirut PPJ Bogor Siapkan 70 Lapak dan Kios, PKL Pasar Gembrong Bakal Ditertibkan
POTENSI WISATA DESA IKONIK BISA MATI JIKA DSPARBUD TUTUP MATA
H.M Saifudaulah SH.MH.M.Pd.I ,Dari PKS(partai keadilan sejahtera)Serap Aspirasi Warga RW 06 kelurahan jati Waringin, Soroti Masalah Banjir dan drainase.
Rekrut Tenaga Ahli Bergelar Profesor, Jamaludin Malik Terlibat Adu Komentar dengan Akun Info Jepara Terkini
Sekretaris DPN Jamkeswatch FSPMI Heri Irawan Sosialisasikan JKN kepada Bidang Perempuan PUK SPEE FSPMI PT Honoris Industry
Berita ini 87 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 10:49 WIB

tes

Selasa, 20 Oktober 2026 - 18:35 WIB

BURUH GERUDUK KANTOR LPSK JATIM! JAMKESWATCH FSPMI DESAK KEPASTIAN BIAYA PENGOBATAN KORBAN PENGANIAYAAN MOJOKERTO

Senin, 19 Oktober 2026 - 09:36 WIB

HIPMI Bogor, Bekasi, dan Depok Gelar Business Matching, Libatkan 150 Pengusaha Muda

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:05 WIB

Dirut PPJ Bogor Siapkan 70 Lapak dan Kios, PKL Pasar Gembrong Bakal Ditertibkan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 18:32 WIB

POTENSI WISATA DESA IKONIK BISA MATI JIKA DSPARBUD TUTUP MATA

Berita Terbaru

Daerah

52 Jalan di Jepara OTW Mulus di 2026!

Jumat, 23 Okt 2026 - 12:49 WIB

News

tes

Jumat, 23 Okt 2026 - 10:49 WIB