Kabupaten Bogor Istimewa,Perkuat Karakter Generasi Muda Lewat Festival Seni Budaya Islam

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 7 Juni 2026 - 08:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Kabupaten Bogor | Mata Pena News –

Di tengah derasnya arus digitalisasi dan perubahan sosial yang semakin cepat, Kabupaten Bogor terus berupaya memperkuat karakter generasi muda melalui pendekatan budaya dan nilai-nilai keagamaan. Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui Festival Istimewa Seni Budaya Islam dan Tausiyah Pendek yang berlangsung di Auditorium Setda Kabupaten Bogor, Sabtu (6/6/2026).

Kegiatan yang digelar oleh Lembaga Seni Qasidah Indonesia (LASQI) Kabupaten Bogor ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi seni dan dakwah, tetapi juga ruang pembinaan moral serta pelestarian budaya Islam di tengah tantangan zaman modern.

Mewakili Bupati Bogor, Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Pembangunan Kabupaten Bogor, Tenny Ramdhani, S.STP., M.A., menyampaikan bahwa pembangunan daerah tidak hanya berfokus pada aspek fisik dan pertumbuhan ekonomi, tetapi juga harus menyentuh pembangunan mental dan spiritual masyarakat.

Menurutnya, penguatan karakter menjadi kebutuhan penting di tengah perkembangan teknologi informasi yang menghadirkan berbagai peluang sekaligus tantangan bagi generasi muda.

Festival ini menghadirkan beragam perlombaan dan pertunjukan seni Islami, mulai dari tausiyah pendek, hadroh, marawis, qasidah modern hingga lantunan shalawat. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung meriah dan mendapat sambutan antusias dari masyarakat serta para tamu undangan.

Salah satu agenda yang paling menyita perhatian adalah lomba tausiyah pendek. Para peserta dituntut menyampaikan pesan-pesan keislaman secara singkat, komunikatif, dan relevan dengan kondisi sosial masyarakat saat ini.

Peserta yang tampil merupakan hasil seleksi dari berbagai wilayah di Kabupaten Bogor. Dari proses penjaringan yang melibatkan 40 kecamatan dan ratusan desa serta kelurahan, terpilih 20 peserta terbaik yang mewakili enam daerah pemilihan untuk berkompetisi di tingkat kabupaten.

Baca Juga:  Baznas Kota Bogor Gelar Festival Qurban ke-4, Tebar Ratusan Paket Daging untuk Warga kelurahan Mulyaharja

Menariknya, materi dakwah yang dibawakan tidak hanya berisi pesan-pesan keagamaan konvensional. Para dai muda mengangkat berbagai isu aktual seperti pengaruh media sosial, ancaman penyalahgunaan narkoba, krisis akhlak remaja, pentingnya menghormati orang tua, hingga menjaga persatuan umat di tengah keberagaman.

Sebagian peserta bahkan menyampaikan tausiyah dengan pendekatan humor yang ringan namun sarat makna. Cara tersebut dinilai mampu membuat pesan dakwah lebih mudah diterima oleh kalangan muda tanpa mengurangi substansi nilai-nilai Islam yang disampaikan.

Selain menjadi wadah pengembangan bakat, festival ini juga menjadi sarana pelestarian seni budaya Islam yang mulai tergerus oleh dominasi hiburan modern dan konten digital yang bersifat instan.

Ketua LASQI Kabupaten Bogor, Hj. Ajeng Umaroh, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut juga merupakan bentuk penghargaan kepada para marbot masjid dan mushala yang selama ini berperan menjaga keberlangsungan aktivitas keagamaan di lingkungan masyarakat.

Menurutnya, marbot merupakan sosok yang memiliki kontribusi besar dalam merawat rumah ibadah dan membangun kehidupan spiritual masyarakat, namun sering kali luput dari perhatian.

“Kami ingin memberikan apresiasi kepada para marbot yang selama ini menjadi garda terdepan dalam menjaga masjid dan mushala. Festival ini juga menjadi media syiar Islam sekaligus upaya melestarikan seni budaya Islam agar tetap hidup dan berkembang di Kabupaten Bogor,” ujarnya.

Baca Juga:  Setahun Terbengkalai, Jembatan Desa Gunung Sugih Putuskan Akses Warga, Aktivis Sumsel Soroti Dugaan Kelalaian

Sementara itu, Pembina LASQI Kabupaten Bogor, Rizkan Sahfudin, menuturkan bahwa festival tersebut merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi Bogor (HJB) ke-544.

Ia menilai kegiatan berbasis seni budaya Islam memiliki peran strategis dalam membangun ketahanan moral masyarakat, khususnya generasi muda yang saat ini hidup di tengah derasnya arus informasi digital.

“Marbot adalah pahlawan yang sering tidak terlihat, padahal mereka menjadi tulang punggung rumah ibadah. Di sisi lain, dakwah juga harus mampu mengikuti perkembangan zaman dengan mengangkat isu-isu yang dekat dengan kehidupan masyarakat. Seni budaya Islam seperti hadroh, marawis, dan qasidah dapat menjadi ruang positif bagi generasi muda untuk mengekspresikan diri sekaligus memperkuat nilai keagamaan,” katanya.

Festival ini mendapat dukungan dari berbagai elemen masyarakat, organisasi kemasyarakatan, tokoh agama, tokoh masyarakat, hingga insan media. Kehadiran berbagai pihak tersebut menunjukkan tingginya kepedulian terhadap pelestarian budaya Islam dan pembinaan karakter masyarakat.

Rangkaian kegiatan dijadwalkan berlanjut pada Minggu (7/6/2026) dengan sejumlah perlombaan lain seperti hadroh, marawis, qasidah, serta bintang vokal kategori anak dan dewasa.

Melalui festival ini, Kabupaten Bogor menunjukkan komitmennya dalam menjaga keseimbangan antara pembangunan fisik dan pembangunan karakter. Sebab, kemajuan daerah tidak hanya diukur dari infrastruktur yang dibangun, tetapi juga dari kualitas moral, budaya, dan generasi penerus yang akan melanjutkan pembangunan di masa depan.

Red

Berita Terkait

RSUD Kota Bogor Hadirkan Layanan Subspesialis Bedah Vaskular dan Endovaskular
Wisatawan Asal Jakarta Timur Tewas Terseret Arus di Curug Ciparay, Polisi Soroti Aspek Keselamatan Wisata
SPMB SD dan SMP Kabupaten Bogor Tahun Ajaran 2026/2027 Resmi Dibuka, Berikut Jadwal dan Persyaratannya
Walk Out APM Warnai RDP: Pembahasan 21 Poin Tuntutan Tak Sesuai Kewenangan
ARSSI Bogor Raya Perkuat Kompetensi Rumah Sakit Melalui Kolaborasi Strategis Bersama Optima Talenta
HJB ke-544, DPRD Kota Bogor Luncurkan Perda Versi Braille untuk Aksesibilitas Disabilitas
DKM Almisbah Jemaah Muslim Ahmadiyah, bersilatutohim Ke Plh. Walikota Bekasi,Dr Haji.Abdul Harris Bobihoe Berharap Tetap Bersinergi Dengan Pemkot Bekasi
HJB ke-544, Pemkot Bogor Beri Kesempatan Warga Lunasi PBB Tanpa Denda
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 7 Juni 2026 - 21:27 WIB

RSUD Kota Bogor Hadirkan Layanan Subspesialis Bedah Vaskular dan Endovaskular

Minggu, 7 Juni 2026 - 13:09 WIB

Wisatawan Asal Jakarta Timur Tewas Terseret Arus di Curug Ciparay, Polisi Soroti Aspek Keselamatan Wisata

Minggu, 7 Juni 2026 - 08:11 WIB

Kabupaten Bogor Istimewa,Perkuat Karakter Generasi Muda Lewat Festival Seni Budaya Islam

Sabtu, 6 Juni 2026 - 13:20 WIB

SPMB SD dan SMP Kabupaten Bogor Tahun Ajaran 2026/2027 Resmi Dibuka, Berikut Jadwal dan Persyaratannya

Kamis, 4 Juni 2026 - 23:02 WIB

ARSSI Bogor Raya Perkuat Kompetensi Rumah Sakit Melalui Kolaborasi Strategis Bersama Optima Talenta

Berita Terbaru