Mata Pena News — Pemerintah Kabupaten Bogor akan menghadirkan konsep Car Free Night pada perayaan malam Tahun Baru 2026. Kebijakan ini diterapkan di sejumlah titik strategis, yakni kawasan Puncak, Stadion Pakansari, dan Jalan Tegar Beriman, Cibinong, sebagai upaya menciptakan perayaan yang aman, tertib, dan berdampak ekonomi bagi masyarakat.
Bupati Bogor Rudy Susmanto mengatakan, melalui Car Free Night masyarakat yang menggunakan kendaraan bermotor akan diarahkan untuk memarkir kendaraan di lokasi-lokasi yang telah disediakan. Ruang jalan kemudian difungsikan sebagai area publik yang dapat dimanfaatkan warga untuk beraktivitas sekaligus menjadi ruang usaha bagi pelaku UMKM.
“Kita ingin memberikan ruang yang nyaman bagi masyarakat untuk merayakan malam tahun baru, sekaligus membuka peluang ekonomi bagi UMKM,” ujar Rudy.
Menurutnya, penerapan Car Free Night juga bertujuan mengurai kepadatan massa yang selama ini terpusat di satu titik. Dengan penyebaran lokasi perayaan, potensi kemacetan dan penumpukan warga dapat diminimalisasi, khususnya di kawasan Cibinong dan Puncak yang kerap menjadi tujuan utama perayaan malam pergantian tahun.
Rudy menegaskan, konsep ini sejalan dengan pelaksanaan Car Free Day yang telah berjalan rutin di 16 kecamatan di Kabupaten Bogor dan jumlahnya akan terus bertambah. Pemerintah daerah, kata dia, berkomitmen menghadirkan ruang publik yang aman dan inklusif dalam setiap momentum perayaan.
“Ke depan, agenda serupa akan terus kita kembangkan di berbagai lokasi dan kesempatan, agar masyarakat bisa menikmati perayaan dengan tertib, aman, dan nyaman,” jelasnya.
Selain menjadi sarana rekreasi dan silaturahmi, Car Free Night juga diharapkan menjadi ruang kepedulian sosial. Masyarakat nantinya dapat berpartisipasi dalam kegiatan penggalangan dana bagi warga terdampak bencana, sembari menikmati suasana malam pergantian tahun.
“Ini bukan sekadar perayaan, tetapi juga wujud kebersamaan dan kepedulian sosial masyarakat Kabupaten Bogor,” pungkas Rudy.
Rudy











