VIRAL ! Antrean BBM Mengular di RE Martadinata, Warga Khawatir Timbulkan Korban Kecelakaan

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 19 Mei 2026 - 11:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

PALEMBANG | Mata Pena News – Antrean kendaraan di salah satu SPBU yang berada di samping Lorong Amal, Jalan RE Martadinata, Kelurahan Dua Ilir, Kecamatan Ilir Timur II, kembali menjadi perhatian masyarakat. Deretan mobil yang mengular hingga memakan badan jalan menyebabkan arus lalu lintas tersendat dan memicu kemacetan hampir setiap hari.

Kondisi tersebut dikeluhkan para pengguna jalan karena dinilai mengganggu aktivitas dan membahayakan pengendara, terutama sepeda motor yang kesulitan melintas akibat bahu jalan dipenuhi kendaraan antre BBM.

“Sudah pernah dilakukan sidak, tapi beberapa hari kemudian antreannya kembali panjang seperti biasa,” ujar salah seorang warga di sekitar lokasi.

Baca Juga:  RS Annisa Bogor Gelar Donor Darah Peringati Hari Perawat Internasional ke-52

Warga menilai lemahnya pengawasan dan penertiban menjadi penyebab utama persoalan tersebut terus berulang. Mereka berharap aparat terkait dapat bertindak lebih tegas agar antrean kendaraan tidak meluber hingga ke jalan raya.

“Kalau pengamanannya diperketat dan ada penertiban rutin, tentu kemacetan bisa dikurangi,” tambahnya.

Masyarakat juga mendesak Pemerintah Kota Palembang, Dinas Perhubungan, dan pihak kepolisian segera turun tangan mencari solusi agar kemacetan tidak semakin parah. Menurut mereka, koordinasi antarinstansi sangat dibutuhkan demi menjaga kelancaran lalu lintas di kawasan RE Martadinata.

Selain persoalan kemacetan, warga turut mempertanyakan pasokan BBM di SPBU tersebut. Mereka menduga keterbatasan kuota bahan bakar menjadi salah satu pemicu membludaknya antrean kendaraan.

Baca Juga:  Bupati Rudy Susmanto: APFI 2026 di Bogor Bukan Sekadar Pameran Foto, tapi Jejak Sejarah Bangsa

“Kalau memang kuota dikurangi, harus ada penjelasan dari pihak terkait supaya masyarakat tidak bertanya-tanya,” kata warga lainnya.

Situasi ini juga dikhawatirkan dapat memicu kecelakaan lalu lintas. Pengendara roda dua disebut menjadi pihak paling rentan karena ruang jalan semakin sempit akibat antrean kendaraan yang memanjang.

Warga berharap pihak Pertamina dan pengelola SPBU segera mengambil langkah antisipasi agar antrean tidak terus menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.

Reporter : Kaperwil Sumsel

Berita Terkait

Viral ! Proyek Saluran Air Dinas PU  PSDA Kota Palembang Diduga Dikerjakan Asal-asalan
DPMPTSP Kabupaten Bogor Hadirkan Pelayanan Publik 100 Jam Non-Stop di HJB ke-544
Dugaan Dana Banprov dan Pemkab 2024-2025 Di Desa Sekuro  Raib  Bangunan Fisik Jalan Desa Tak Ada, Rp 850 Juta Dipertanyakan Warga
Bupati Bogor Rudy Susmanto Lepas Jamaah Haji Kloter 21 dari Masjid Raya Nurul Wathon, Jadi Sejarah Baru Pemberangkatan Haji
BUMDes Cakrawala Desa Ciasihan Gelar Sosialisasi Pengelolaan Lahan KPS
KDM: Pembangunan Infrastruktur Harus Selaras dengan Sejarah dan Alam
Tatang Adistiana Calon PAW Desa Ci Ruji,Usung Kepemimpinan Turun ke Warga
Bupati Rudy Susmanto Lakukan Wawancara Tahap Akhir Calon Direksi PT Sayaga Wisata di Hotel Horison sayaga Cibinong
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 19 Mei 2026 - 11:46 WIB

VIRAL ! Antrean BBM Mengular di RE Martadinata, Warga Khawatir Timbulkan Korban Kecelakaan

Selasa, 19 Mei 2026 - 11:23 WIB

Viral ! Proyek Saluran Air Dinas PU  PSDA Kota Palembang Diduga Dikerjakan Asal-asalan

Senin, 18 Mei 2026 - 12:34 WIB

DPMPTSP Kabupaten Bogor Hadirkan Pelayanan Publik 100 Jam Non-Stop di HJB ke-544

Minggu, 17 Mei 2026 - 09:20 WIB

Dugaan Dana Banprov dan Pemkab 2024-2025 Di Desa Sekuro  Raib  Bangunan Fisik Jalan Desa Tak Ada, Rp 850 Juta Dipertanyakan Warga

Jumat, 15 Mei 2026 - 19:02 WIB

Bupati Bogor Rudy Susmanto Lepas Jamaah Haji Kloter 21 dari Masjid Raya Nurul Wathon, Jadi Sejarah Baru Pemberangkatan Haji

Berita Terbaru