Sinergi Universitas Pertamina dan Bappenas, Dorong TPB Sektor Pendidikan

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 16 Juni 2024 - 21:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mata Pena News –

Masyarakat global tengah dihadapkan oleh Triple Planetary Crisis, yaitu perubahan iklim, polusi dan ketahanan alam. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) melaporkan bahwa 3,6 miliar penduduk tinggal di kawasan yang rentan terhadap perubahan iklim. Hal itu menjadi momentum untuk mengakselerasi capaian agenda berkelanjutan yang tertuang dalam Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (TPB/ SDGs).

Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Suharso Monoarfa menyampaikan bahwa sinergi berbagai pihak dapat mempercepat capaian pembangunan berkelanjutan.

“Dalam Global Sustainable Development Report (2023), Indonesia mengalami peningkatan dari peringkat 102 pada 2019 menjadi peringkat ke-75 di 2023. Hasilnya didapat 63% indikator telah mencapai target dan 16% indikator lainnya mengalami perbaikan yang signifikan. Untuk meningkatkan capaian tersebut, dibutuhkan kolaborasi multipihak. Salah satunya dalam sektor pendidikan melalui dorongan pembentukan SDGs Center di perguruan tinggi,” ujar Suharso Monoarfa dalam acara penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) Bappenas dan Universitas Pertamina pada Senin, 10 Juni 2024.

Penandatanganan dilakukan oleh Kepala Sekretariat Nasional SDGs, Pungkas Bahjuri Ali, S.TP., M.S., Ph.D., serta Wakil Rektor Bidang Penelitian, Pengembangan dan Kerja Sama Universitas Pertamina, Prof. Dr. techn. Djoko Triyono, S.Si., M.Si., di Gedung Bappenas dalam kegiatan Penandatanganan MoU dan PKS antara Kementerian PPN/Bappenas dengan PT Pertamina (Persero) yang turut disaksikan oleh Direktur Utama PT Pertamina (Persero), Nicke Widyawati dan Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Suharso Monoarfa.

Baca Juga:  Atap Teras SMPN 3 Banyuasin III Ambruk, Soroti Lemahnya Pengawasan Dinas Pendidikan

“Kerja sama ini menjadi momentum bagi kedua belah pihak untuk mendukung pembangunan berkelanjutan di sektor pendidikan. Universitas Pertamina dan Bappenas akan beriringan dalam membentuk dan mengembangkan SDGs Center di Universitas Pertamina. Hal tersebut sejalan dengan nilai UPER yang menyelenggarakan kegiatan pembelajaran berbasis berkelanjutan,” pungkas Prof. Dr. Ir. Wawan Gunawan A. Kadir MS., Rektor Universitas Pertamina.

Melalui kerja sama tersebut, UPER bersama Bappenas membentuk ekosistem lingkungan kampus yang berorientasi pada TPB/SDGs yang akan dilakukan melalui dukungan terhadap Sustainability Center UPER. Selain itu, juga dilakukan supervisi aktivitas Tri Dharma Pendidikan di bidang TPB/SDGs sebagai upaya menunjang keberhasilan dalam Time Higher Education Impact Ranking dan pemeringkatan akreditasi global. Serta kajian bersama dalam penerapan TPB/SDGs yang dapat mendukung pembangunan rendah karbon.

Baca Juga:  Daftar Sekolah Maung di Bogor, Depok, dan Bekasi, Ini Syarat Masuk SMA-SMK Unggulan Jabar 2026

Meskipun masih berusia belia, UPER telah mengadopsi serangkaian agenda TPB/SDGs melalui berbagai aktivitas pendidikan dan pengajaran. Hal tersebut diimplementasikan melalui kurikulum berbasis berkelanjutan pada mata kuliah pembangunan berkelanjutan, serta peminatan pada program studi yang berorientasi pada pembangunan berkelanjutan.

“Sebagai kampus yang tumbuh di lingkungan PT Pertamina (Persero), UPER gencar dalam upaya menjawab tantangan global melalui penerapan tujuan keberlanjutan. Saat ini UPER juga tengah merancang program magister sustainability yang akan dibangun di Ibu Kota Nusantara (IKN). Sebagai komitmen untuk mengaplikasikan kegiatan akademik ke ranah sustainability, UPER turut mengembangkan pusat kajian berkelanjutan (Center of Excellence) sebagai perpanjang tangan peran ESG Pertamina,” pungkas Prof. Wawan.

Sebagai informasi, saat ini kampus besutan PT Pertamina (Persero) tengah membuka peluang untuk berkuliah di UPER. Bagi calon mahasiswa yang tertarik, dapat mengakses informasi selengkapnya melalui https://pmb.universitaspertamina.ac.id/.

Berita Terkait

Daftar Sekolah Maung di Bogor, Depok, dan Bekasi, Ini Syarat Masuk SMA-SMK Unggulan Jabar 2026
Hadapi Kenaikan Harga Pangan, UPER Berdayakan Warga Depok lewat Budikdamber
Bukan Asal Hitung, Pakar Aktuaria UPER Jelaskan Cara Menentukan Santunan Korban Kecelakaan
Atap Teras SMPN 3 Banyuasin III Ambruk, Soroti Lemahnya Pengawasan Dinas Pendidikan
Biaya Meroket Tajam, Pakar Petrokimia UPER Soroti Tantangan Berat Industri Plastik
kolaborasi-riset-uper-kembangkan-ai-untuk-akselerasi-penemuan-kandidat-obat-kanker-dan-autoimun-2
Mahasiswa Gelar Audiensi dengan Prof Brian Yuliarto, Ph.D., Bahas Tantangan dan Masa Depan Pendidikan Tinggi Indonesia
Diduga Diskriminasi Nilai, Disdik Kabupaten Bogor Nonaktifkan Guru SDN Pajeleran 01
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 24 Mei 2026 - 20:14 WIB

Daftar Sekolah Maung di Bogor, Depok, dan Bekasi, Ini Syarat Masuk SMA-SMK Unggulan Jabar 2026

Senin, 11 Mei 2026 - 16:48 WIB

Hadapi Kenaikan Harga Pangan, UPER Berdayakan Warga Depok lewat Budikdamber

Kamis, 7 Mei 2026 - 15:09 WIB

Bukan Asal Hitung, Pakar Aktuaria UPER Jelaskan Cara Menentukan Santunan Korban Kecelakaan

Rabu, 6 Mei 2026 - 10:44 WIB

Atap Teras SMPN 3 Banyuasin III Ambruk, Soroti Lemahnya Pengawasan Dinas Pendidikan

Senin, 20 April 2026 - 18:09 WIB

Biaya Meroket Tajam, Pakar Petrokimia UPER Soroti Tantangan Berat Industri Plastik

Berita Terbaru