Daftar Sekolah Maung di Bogor, Depok, dan Bekasi, Ini Syarat Masuk SMA-SMK Unggulan Jabar 2026

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 24 Mei 2026 - 20:14 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bogor | Mata Pena News – Pemerintah Provinsi Jawa Barat membuka pendaftaran Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) untuk program Sekolah Maung (Manusia Unggul) tahun ajaran 2026/2027. Program pendidikan unggulan tersebut hadir di sejumlah SMA dan SMK negeri, termasuk di wilayah Bogor, Depok, dan Bekasi yang menjadi kawasan penyangga Jakarta.

Pendaftaran Sekolah Maung berlangsung pada 25–29 Mei 2026. Hasil seleksi akan diumumkan pada 8 Juni 2026, sedangkan proses daftar ulang dijadwalkan pada 9–10 Juni 2026.

Secara keseluruhan, terdapat 41 sekolah yang tergabung dalam program Sekolah Maung di Jawa Barat, terdiri atas 28 SMA negeri dan 13 SMK negeri.

Daftar Sekolah Maung di Bogor, Depok, dan Bekasi

Berikut sekolah yang ditetapkan sebagai Sekolah Maung di wilayah Bogor, Depok, dan Bekasi:

Bogor

SMAN 2 Cibinong, Kabupaten Bogor

SMAN 1 Bogor, Kota Bogor

SMKN 1 Cibinong, Kabupaten Bogor

SMKN 3 Bogor, Kota Bogor

Depok

SMAN 1 Depok, Kota Depok

Bekasi

SMAN 1 Bekasi, Kota Bekasi

SMAN 1 Sukatani, Kabupaten Bekasi

SMKN 2 Bekasi, Kota Bekasi

Apa Itu Sekolah Maung?

Sekolah Maung merupakan program pendidikan jenjang SMA dan SMK yang dirancang untuk mencetak lulusan unggul dalam bidang akademik, teknologi, vokasi, serta kompetensi global. Program ini juga menekankan pembentukan karakter dan penguatan nilai budaya lokal.

Konsep pendidikan Sekolah Maung mengusung filosofi “Manusa Waluya”, yaitu manusia unggul yang memiliki keseimbangan antara kecerdasan intelektual, karakter, kemampuan sosial, dan spiritual.

Nilai-nilai yang menjadi landasan program ini dikenal sebagai Gapura Pancawaluya, meliputi:

Cageur (sehat)

Bageur (baik)

Bener (benar)

Pinter (cerdas)

Singer (tangkas dan kreatif)

Pemerintah Provinsi Jawa Barat menargetkan Sekolah Maung menjadi wadah bagi peserta didik berpotensi tinggi agar mampu bersaing di tingkat global tanpa kehilangan identitas budaya daerah.

Syarat Masuk Sekolah Maung

Seleksi Sekolah Maung menerapkan persyaratan yang lebih ketat dibandingkan sekolah reguler.

Jalur Potensi Akademik

Untuk jenjang SMA, peserta harus memiliki IQ minimal 130 berdasarkan skala Wechsler. Hasil tes IQ wajib diterbitkan oleh psikolog yang terdaftar di Himpunan Psikologi Indonesia (HIMPSI) atau perguruan tinggi yang memiliki kewenangan menyelenggarakan psikotes terakreditasi.

Selain itu, calon peserta diwajibkan mengikuti Tes Kemampuan Akademik (TKA) yang mencakup kemampuan numerasi dan literasi.

Jalur Kompetensi Akademik

Peserta harus memiliki rata-rata nilai rapor semester 1 hingga semester 5 minimal 85.

Jalur Kompetensi Nonakademik

Jalur ini diperuntukkan bagi siswa yang memiliki prestasi di bidang olahraga, seni, pramuka, paskibra, organisasi, maupun kepemimpinan. Calon peserta harus memiliki rata-rata nilai rapor minimal 80.

Kuota Penerimaan Sekolah Maung

Sekolah Maung membuka penerimaan melalui tiga jalur utama dengan komposisi kuota sebagai berikut:

Potensi Akademik: 10 persen

Kompetensi Akademik: 70 persen

Kompetensi Nonakademik: 20 persen

Khusus untuk SMK Maung, peserta tidak diwajibkan mengikuti Tes Kemampuan Akademik dan dapat memilih maksimal tiga program keahlian saat mendaftar.

Informasi lengkap mengenai persyaratan, jadwal, dan mekanisme pendaftaran dapat diakses melalui portal resmi SPMB Sekolah Maung Jawa Barat.

Untuk informasi dan pendaftaran bisa  buk di https://maung.spmb.jabarprov.go.id/

Berita Terkait

Ramai Isu Megathrust, Pakar UPER Ajak Masyarakat Kritis Menyikapi Informasi
Tak Cukup dari Buku, Dosen UPER Kenalkan Transisi Energi lewat Pembelajaran Berbasis Proyek
Kepsek SDN Karadenan Berharap Disdik Segera Bantu Sarana Sekolah yang Raib
Kemendiktisaintek Dukung Pengembangan Day Care Berbasis Masyarakat di Aren Jaya
Terima Perwakilan PT John Toys Indonesia Korea, Bamsoet Dorong Kolaborasi Kampus dan Dunia Usaha
FH Universitas Pancasila Luncurkan Roadmap Transformasi 2026–2028, Siapkan Lulusan Hukum Berdaya Saing Global
Bikin Biohidrokarbon dari Karet Alam Lebih Efisien, Peneliti UPER Temukan Model Baru!
Perkuat Advokasi JKN, DPN Jamkeswatch FSPMI Lantik Pengurus DPD Cirebon Raya Periode 2026-2031.
Berita ini 71 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 05:52 WIB

Ramai Isu Megathrust, Pakar UPER Ajak Masyarakat Kritis Menyikapi Informasi

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 19:04 WIB

Tak Cukup dari Buku, Dosen UPER Kenalkan Transisi Energi lewat Pembelajaran Berbasis Proyek

Kamis, 20 Agustus 2026 - 13:33 WIB

Kepsek SDN Karadenan Berharap Disdik Segera Bantu Sarana Sekolah yang Raib

Rabu, 19 Agustus 2026 - 13:03 WIB

Kemendiktisaintek Dukung Pengembangan Day Care Berbasis Masyarakat di Aren Jaya

Rabu, 19 Agustus 2026 - 12:55 WIB

Terima Perwakilan PT John Toys Indonesia Korea, Bamsoet Dorong Kolaborasi Kampus dan Dunia Usaha

Berita Terbaru

Daerah

52 Jalan di Jepara OTW Mulus di 2026!

Jumat, 23 Okt 2026 - 12:49 WIB

News

tes

Jumat, 23 Okt 2026 - 10:49 WIB