Miris ! Penyegelan Dinas Diabaikan: PT MAS di Sengon Bugel Tetap Lanjutkan Pembangunan Pabrik Tak Berizin

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 23 April 2026 - 10:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jepara | Mata Pena News – Tindakan penyegelan yang dilakukan aparat pemerintah terhadap proyek pembangunan pabrik milik PT MAS di Desa Sengon Bugel, Kecamatan Mayong, Kabupaten Jepara,

diduga tidak dipatuhi. Meski telah disegel, aktivitas pembangunan di lokasi tersebut dilaporkan masih terus berlangsung.

Pantauan di lapangan pada Selasa (22/4) menunjukkan sejumlah pekerja tetap beraktivitas. Alat berat juga terlihat beroperasi di area proyek, meskipun sebelumnya lokasi tersebut telah dipasangi garis segel dan papan peringatan

Penghentian kegiatan oleh tim gabungan dari Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Jepara.

Baca Juga:  Dua Pelajar Tewas Tenggelam di Kedung Bobot Jepara, Upaya Penyelamatan Berujung Duka

Penyegelan dilakukan karena proyek tersebut diduga belum mengantongi perizinan yang dipersyaratkan. Namun, langkah administratif itu tampaknya tidak diindahkan oleh pihak perusahaan.

Kondisi ini memicu kekecewaan warga setempat. Mayong Soim, tokoh masyarakat yang juga Ketua Pemuda Pancasila setempat, menilai tindakan perusahaan sebagai bentuk pembangkangan terhadap pemerintah.

“Ini sangat disayangkan. Pemerintah saja tidak diindahkan, apalagi masyarakat. Dampak debu, kerusakan jalan, dan lingkungan kami yang menanggung,” ujarnya.

Ia juga menyoroti lemahnya penegakan hukum dalam kasus tersebut. Menurutnya, jika tidak ada tindakan tegas, maka aturan hanya akan menjadi formalitas.

Baca Juga:  LBH Adhibrata Soroti Pengelolaan Wisata Hutan di Desa Ciasihan, Dorong Pelibatan Warga Lokal

“Kalau dibiarkan, ini jadi preseden buruk. Kami minta Pemerintah Kabupaten Jepara bertindak tegas, jangan sampai hukum terkesan tajam ke bawah, tumpul ke atas,” tegasnya.

Hingga berita ini diturunkan, pihak manajemen PT MAS belum memberikan keterangan resmi terkait keberlanjutan proyek tersebut.

Sementara itu, warga berharap pemerintah daerah tidak hanya berhenti pada penyegelan, tetapi melanjutkan dengan langkah penegakan hukum, termasuk kemungkinan penghentian permanen atau pembongkaran

jika pelanggaran terbukti.
Kasus ini menambah daftar persoalan pembangunan industri di Jepara yang diduga mengabaikan aspek perizinan dan berdampak pada lingkungan serta masyarakat sekitar.

Yd Red

Berita Terkait

PENERIMAAN MAHASISWA/I BARU GELOMBANG 2 PRODI MANAJEMEN PENDIDIKAN ISLAM STIT AL WAFI BOGOR RESMI DIBUKA
Polda Sumsel Polres Oki Ringkus pengedaran Narkoba jenis sabu dan Ekstasi yang disembunyikan di bingkai foto
Kades Banjarsari Tolak Klarifikasi Tertulis, Transparansi Proyek Sumur Bor Dipertanyakan
Wujudkan Pendidikan Berbasis Life Skill, SMA Plus Al-Hasibiyah Gratiskan SPP hingga Seragam
Pembangunan GOR di Desa Tirta Makmur Mangkrak, Telan Anggaran Rp4 Miliar
Ketua Umum Women Lawyer Club (WLC), Zulfa Andriani, menyampaikan ucapan selamat Hari Kartini kepada seluruh perempuan Indonesia.
Dengan semangat kebersamaan dengan warga masyarakat, Mancing Bersama Calon Kepala Desa Sukadanau
Dugaan Ketidaksesuaian Pembangunan Sumur Bor di Banyuasin, Warga Minta Audit Anggaran
Berita ini 30 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 23 April 2026 - 13:13 WIB

PENERIMAAN MAHASISWA/I BARU GELOMBANG 2 PRODI MANAJEMEN PENDIDIKAN ISLAM STIT AL WAFI BOGOR RESMI DIBUKA

Kamis, 23 April 2026 - 11:17 WIB

Polda Sumsel Polres Oki Ringkus pengedaran Narkoba jenis sabu dan Ekstasi yang disembunyikan di bingkai foto

Kamis, 23 April 2026 - 10:16 WIB

Miris ! Penyegelan Dinas Diabaikan: PT MAS di Sengon Bugel Tetap Lanjutkan Pembangunan Pabrik Tak Berizin

Rabu, 22 April 2026 - 17:37 WIB

Kades Banjarsari Tolak Klarifikasi Tertulis, Transparansi Proyek Sumur Bor Dipertanyakan

Selasa, 21 April 2026 - 15:24 WIB

Pembangunan GOR di Desa Tirta Makmur Mangkrak, Telan Anggaran Rp4 Miliar

Berita Terbaru