Akibat Alergi Antibiotik Satpam Mestika Meninggal di RS Eshmun

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 15 Februari 2022 - 18:32 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Reporter: Rudi Hartono

Medan | Gerbang Indonesia – Seorang lelaki berinisial SN yang bekerja di Bank Mestika Medan meninggal dunia setelah ditangani pihak rumah sakit Eshmun Medan. Di duga disebabkan oleh anti biotik yang disuntikkan dokter ke pasien, SN mengalami kejang dan meninggal dunia pada hari Selasa (15/2/22).

Keluarga korban
Keluarga korban

Peristiwa bermula ketika pada hari Senin (14/2/22), SN yang bertugas sebagai sekuriti di bank Mestika Medan, pada shift malam hari seperti biasa pergi kerja. Pada saat didalam perjalanan, SN mengalami kecelakaan, dimana terjadi penyenggolan menyerempet sebuah mobil yang mengakibatkan kaki korban cidera luka ringan.

Rosnani, kakak korban ikut mengantar korban untuk kerja. “Gara-gara menghindari lobang di jalan, adekku mengelaklah, enggak taunya mobil lewat, kenalkah mobil tu terserempet kakinya,’ ujar kakak korban. Akibatnya keduanya jatuh ketengah jalan. Kaki korban lecet dan mengalami pening kepala. Kakak korban kemudian membawa korban ke Rumah Sakit Eshmun yang berlokasi di Jalan Marelan Raya, Medan Marelan.

Baca Juga:  HIPMI Bogor, Bekasi, dan Depok Gelar Business Matching, Libatkan 150 Pengusaha Muda

Kemudian korban pun rawat inap di RS tersebut pada malam hari (Senin). “Waktu tadi malam korban baik-baik saja. Masih bisa pun dia jalan ke kamar mandi dan beseloroh dengan kami. Tidak berapa lama perawat kemudian merawat korban, mana yang luka di perban dan diobati. Malam itu opname lah kami karena kata adekku meriang dan pening kali kepalanya,”ujarnya.

Keesokan harinya, Selasa 15/2/22, kakak korban melihat keadaan adiknya. Dan petaka itu pun mulai terjadi di pagi itu. Tampak seorang dokter yang tanpa bertanya, menyuntikkan sesuatu ke tubuh adiknya.

Baca Juga:  H.M Saifudaulah SH.MH.M.Pd.I ,Dari PKS(partai keadilan sejahtera)Serap Aspirasi Warga RW 06 kelurahan jati Waringin, Soroti Masalah Banjir dan drainase.

“Apa yang dokter suntikkan? ku tanya, di bilang dokterlah antibiotik. Marahlah aku. “Sudah ku bilang tadi dia ada alergi, tapi disuntikkannya juga ke adekku, marahlah aku. Menjeritlah aku memarahi dokter itu, akibatnya pingsanlah adekku itu,”ujar kakaknya sambil menangis sesenggukan.

“Aku tak terima….aku tak terima…cuma dialah Ito (saudara) ku seorang laki-laki, ku lapor nanti ke polisi…,”ujar Rosnani menangis sedih dalam keadaan haru.

Awak media mencoba konfirmasi atas peristiwa ini, tetapi pihak RS Eshmun tidak memberi komentar sama sekali. Menurut keterangan kakak korban, penyuntikan itu hari Selasa pagi (15/2/22), kemudian tidak berapa lama korban meninggal dunia. (RHO)

Berita Terkait

tes
BURUH GERUDUK KANTOR LPSK JATIM! JAMKESWATCH FSPMI DESAK KEPASTIAN BIAYA PENGOBATAN KORBAN PENGANIAYAAN MOJOKERTO
HIPMI Bogor, Bekasi, dan Depok Gelar Business Matching, Libatkan 150 Pengusaha Muda
Dirut PPJ Bogor Siapkan 70 Lapak dan Kios, PKL Pasar Gembrong Bakal Ditertibkan
POTENSI WISATA DESA IKONIK BISA MATI JIKA DSPARBUD TUTUP MATA
H.M Saifudaulah SH.MH.M.Pd.I ,Dari PKS(partai keadilan sejahtera)Serap Aspirasi Warga RW 06 kelurahan jati Waringin, Soroti Masalah Banjir dan drainase.
Rekrut Tenaga Ahli Bergelar Profesor, Jamaludin Malik Terlibat Adu Komentar dengan Akun Info Jepara Terkini
Sekretaris DPN Jamkeswatch FSPMI Heri Irawan Sosialisasikan JKN kepada Bidang Perempuan PUK SPEE FSPMI PT Honoris Industry
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 10:49 WIB

tes

Selasa, 20 Oktober 2026 - 18:35 WIB

BURUH GERUDUK KANTOR LPSK JATIM! JAMKESWATCH FSPMI DESAK KEPASTIAN BIAYA PENGOBATAN KORBAN PENGANIAYAAN MOJOKERTO

Senin, 19 Oktober 2026 - 09:36 WIB

HIPMI Bogor, Bekasi, dan Depok Gelar Business Matching, Libatkan 150 Pengusaha Muda

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:05 WIB

Dirut PPJ Bogor Siapkan 70 Lapak dan Kios, PKL Pasar Gembrong Bakal Ditertibkan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 18:32 WIB

POTENSI WISATA DESA IKONIK BISA MATI JIKA DSPARBUD TUTUP MATA

Berita Terbaru

Daerah

52 Jalan di Jepara OTW Mulus di 2026!

Jumat, 23 Okt 2026 - 12:49 WIB

News

tes

Jumat, 23 Okt 2026 - 10:49 WIB