Kades Leuwisadeng Dilaporkan Kontraktor, Diduga Terlibat Penipuan Proyek Samisade 2025

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 18 November 2025 - 21:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bogor | Mata Pena NewsKepala Desa Leuwisadeng, Kabupaten Bogor, berinisial RH, dilaporkan seorang kontraktor terkait dugaan penipuan proyek Program Satu Miliar Satu Desa (Samisade) Tahun Anggaran 2025.

Laporan tersebut tercatat dengan nomor 2870/XI/2025 dan disampaikan pada 13 November 2025 sekitar pukul 19.00 WIB.

Dalam keterangannya, pelapor mengaku bahwa RH menawarkan paket pekerjaan Samisade dan meminta sejumlah uang sebagai pengikat kerja sama. Pelapor kemudian menyerahkan uang tunai sebesar Rp50 juta setelah diyakinkan bahwa modal tersebut akan dikembalikan beserta keuntungan.

Baca Juga:  Piknik Purna Tugas Pejabat Kecamatan Welahan Tuai Sorotan, Warga Desak Transparansi Anggaran

Terlapor menawarkan pekerjaan dan meminta uang sebagai pengikat. Ia juga menjanjikan pengembalian modal beserta keuntungan,” tulis pelapor dalam laporan resminya.

Namun hingga lebih dari satu bulan, pengembalian modal yang dijanjikan tak kunjung terealisasi. Pelapor mengaku mulai curiga dan melakukan pengecekan langsung ke lokasi pekerjaan di Desa Leuwisadeng.

Hasilnya, ia menemukan bahwa proyek yang dijanjikan—yang disebut-sebut bagian dari program Samisade—telah dikerjakan pihak lain, bukan dirinya sebagaimana yang dijanjikan.

Proyek itu sudah dikerjakan pihak lain. Bukan saya yang mengerjakannya,” ujar pelapor.
Hingga berita ini diterbitkan, RH selaku Kepala Desa Leuwisadeng belum memberikan keterangan resmi. Redaksi masih berupaya mengonfirmasi pihak kecamatan, inspektorat, maupun aparat penegak hukum untuk mendapatkan informasi tambahan terkait penanganan laporan ini.

Baca Juga:  Piknik Purna Tugas Pejabat Kecamatan Welahan Tuai Sorotan, Warga Desak Transparansi Anggaran

Program Samisade sendiri merupakan bantuan keuangan dari Pemerintah Kabupaten Bogor yang ditujukan untuk pembangunan infrastruktur desa.

Dugaan penyelewengan atau penyalahgunaan wewenang dalam pelaksanaannya kerap menjadi sorotan publik, sehingga laporan ini dipastikan menarik perhatian lebih luas.
Kasus ini kini menunggu tindak lanjut dari pihak kepolisian.

Red

Berita Terkait

Piknik Purna Tugas Pejabat Kecamatan Welahan Tuai Sorotan, Warga Desak Transparansi Anggaran
Pemdes Guwosobokerto Bantah Dugaan Pungli, Sebut Hanya Kesalahpahaman
Bupati Bogor Rudy Susmanto Dianugerahi Brevet Kehormatan “Setia Waspada” oleh Paspampres
Pimpin Rapat RKPD 2027, Bupati Bogor Tekankan Pembangunan yang Terarah dan Berdampak Nyata
Usai Habibi Diberhentikan DKPP, Dede Juhendi Ditunjuk sebagai Plt Ketua KPU Kota Bogor
AKBP Dr. Netty Rosdiana Siagian, S.H., M.M., M.H. Resmi menjadi Dewan Pembina Women Lawyer Club
Eva Rudy Susmanto Dorong PKK Adaptif di Era Digital dan Perkuat Sinergi Program
Buruh Tambang Bogor Sumedang Cirebon Demo di Gedung Sate Tuntut Kejelasan Nasib
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 4 April 2026 - 09:20 WIB

Piknik Purna Tugas Pejabat Kecamatan Welahan Tuai Sorotan, Warga Desak Transparansi Anggaran

Jumat, 6 Maret 2026 - 04:28 WIB

Pemdes Guwosobokerto Bantah Dugaan Pungli, Sebut Hanya Kesalahpahaman

Rabu, 11 Februari 2026 - 17:20 WIB

Bupati Bogor Rudy Susmanto Dianugerahi Brevet Kehormatan “Setia Waspada” oleh Paspampres

Selasa, 10 Februari 2026 - 19:36 WIB

Pimpin Rapat RKPD 2027, Bupati Bogor Tekankan Pembangunan yang Terarah dan Berdampak Nyata

Selasa, 10 Februari 2026 - 19:04 WIB

Usai Habibi Diberhentikan DKPP, Dede Juhendi Ditunjuk sebagai Plt Ketua KPU Kota Bogor

Berita Terbaru