Diduga Aktivitas Tambang Picu Banjir, Warga Desa Buaran Minta Pemerintah Bertindak

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 12 Januari 2026 - 05:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Jepara  | Mata Pena News Warga Desa Buaran, Kecamatan Mayong, Kabupaten Jepara, menduga maraknya aktivitas tambang batu menjadi salah satu penyebab terjadinya banjir di wilayah mereka. Dugaan ini diperkuat dengan pantauan foto satelit serta lalu lalang ratusan truk dump pengangkut batu yang beroperasi hampir setiap hari.

Salah seorang warga berinisial K mengungkapkan keprihatinannya terhadap kondisi lingkungan yang semakin rusak akibat aktivitas tambang tersebut. Menurutnya, pembukaan lahan dan penggalian yang tidak terkendali telah merusak keseimbangan alam dan berdampak langsung pada masyarakat sekitar.

Baca Juga:  Tak Hanya Kesiapan Finansial dan Teknologi, Peneliti UPER Ungkap Pelibatan Publik Jadi Kunci Keberhasilan Proyek Energi

“Banjir ini bukan semata bencana alam, tapi ada peran manusia. Kami melihat sendiri bagaimana alam dirusak oleh kepentingan segelintir orang. Ini ulah para oligarki perusak alam,” ujar K.

Ia juga meminta Pemerintah Kabupaten Jepara dan aparat penegak hukum agar lebih tanggap dan tidak menutup mata terhadap aktivitas tambang yang diduga ilegal. Menurut warga, jika dibiarkan terus-menerus, kerusakan lingkungan seperti longsor dan banjir akan semakin sering terjadi dan merugikan masyarakat kecil.

Baca Juga:  PENDAFTARAN SANTRI BARU 2026/2027 SEGERA DITUTUP – AL WAFI INTERNATIONAL ISLAMIC BOARDING SCHOOL (IIBS)

Warga berharap pemerintah segera melakukan penertiban, evaluasi perizinan, serta penegakan hukum terhadap tambang-tambang yang tidak bertanggung jawab. “Siapapun kita, semua rakyat punya kewajiban mengawasi jalannya pemerintahan demi kemaslahatan dan keselamatan bersama,” tambahnya.

Masyarakat Desa Buaran berharap adanya langkah nyata dari pemerintah agar lingkungan kembali terjaga dan bencana serupa tidak terulang di kemudian hari.***

 

 

Berita Terkait

Mayday 2026: Ketua Gemuruh NasDem Jepara Yuda Agus Ariyanto Desak Pemkab dan Pemprov Jateng Tindak Perusahaan Nakal
Diduga Gudang Penimbunan CPO Ilegal di Ogan Ilir, Warga Sebut Seolah Kebal Hukum
PP Jepara Desak Polisi Usut Dugaan Mafia Solar, Minta Klarifikasi Kasat Reskrim
Arief Martha Rahadyan Silaturahmi ke Pesantren Mama Bakry Sadeng Bogor, Teguhkan Sinergi Pendidikan dan Nilai Keislaman
Komisi IV Tinjau Persiapan SMAN 1 Kota Bogor Jadi Sekolah Maung
KRL Bekasi–Cikarang Kembali Normal, Stasiun Bekasi Timur Resmi Beroperasi Lagi
Mengenal Lebih Dekat Sosok (AKP pur.pol. H.Ruslani SH. Calon Kepala Desa sukadanau 
Proyek pemasangan paving blok Diduga tidak sesuai (RAB) di kantor Desa Tirto Sari Kec Mariana kab Banyuasin
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 1 Mei 2026 - 04:29 WIB

Mayday 2026: Ketua Gemuruh NasDem Jepara Yuda Agus Ariyanto Desak Pemkab dan Pemprov Jateng Tindak Perusahaan Nakal

Kamis, 30 April 2026 - 14:03 WIB

Diduga Gudang Penimbunan CPO Ilegal di Ogan Ilir, Warga Sebut Seolah Kebal Hukum

Kamis, 30 April 2026 - 13:53 WIB

PP Jepara Desak Polisi Usut Dugaan Mafia Solar, Minta Klarifikasi Kasat Reskrim

Rabu, 29 April 2026 - 18:58 WIB

Arief Martha Rahadyan Silaturahmi ke Pesantren Mama Bakry Sadeng Bogor, Teguhkan Sinergi Pendidikan dan Nilai Keislaman

Rabu, 29 April 2026 - 18:17 WIB

KRL Bekasi–Cikarang Kembali Normal, Stasiun Bekasi Timur Resmi Beroperasi Lagi

Berita Terbaru