Kabupaten Bogor | Mata Pena News – Bupati Bogor Rudy Susmanto menerima penghargaan sebagai Kepala Daerah yang Dekat dan Peduli Terhadap Insan Pers pada Malam Anugerah Jurnalisme Istimewa 2025, yang digelar di Gedung Tegar Beriman, Senin (1/12/2025) malam.
Penghargaan untuk Sinergi Pemerintah–Media
Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas komitmen Rudy dalam memperkuat sinergi antara Pemerintah Kabupaten Bogor dan insan pers guna mendorong kemajuan jurnalisme di Bumi Tegar Beriman.
Dalam sambutannya, Rudy menjelaskan alasannya menghadiri acara tersebut meski memiliki beberapa agenda lain.
“Hari ini kami sedang membangun Kabupaten Bogor bersama-sama. Pemerintah sangat membutuhkan dukungan rekan-rekan media. Kabupaten Bogor harus berubah menjadi lebih maju,” ujarnya.
Kolaborasi Media sebagai Jembatan Informasi
Rudy menegaskan bahwa pemerintah daerah tidak dapat bekerja sendiri tanpa dukungan media.
“Sebaik apa pun pemerintah bekerja, tanpa komunikasi yang baik dengan media, informasi pembangunan tak akan tersampaikan optimal kepada masyarakat. Kehadiran saya malam ini sebagai bentuk komitmen untuk bersinergi dengan seluruh insan pers,” tambahnya.
Ia juga menyampaikan permohonan maaf jika selama ini ada kekurangan dalam komunikasi dan menegaskan komitmen untuk terus melibatkan media dalam proses pembangunan. Rudy berharap tahun 2026 menjadi tahun kebangkitan Kabupaten Bogor, dengan dukungan pemberitaan yang positif dan konstruktif.
“Mari kita tutup lembaran lama dan membuka kerja sama seluas-luasnya. Sinergi dan kolaborasi adalah kunci kesejahteraan masyarakat,” tegasnya.
PWI Kabupaten Bogor Dorong Lahirnya Generasi Jurnalis Muda
Pada kesempatan yang sama, Ketua PWI Kabupaten Bogor Dedy Firdaus menyambut hangat para peserta Lomba Anugerah Jurnalis tingkat SMA sederajat.
Ia mengaku bangga atas tingginya antusiasme peserta—ribuan siswa mengikuti seleksi, disaring menjadi ratusan, hingga terpilih puluhan finalis terbaik.
Dedy menjelaskan bahwa lomba tersebut bertujuan meningkatkan kemampuan dan kreativitas siswa dalam dunia jurnalistik serta menanamkan nilai-nilai jurnalistik yang benar.
“Manfaatkan kesempatan ini untuk belajar dan mengembangkan kemampuan kalian. Jangan takut mencoba, karena itu langkah penting menuju kesuksesan,” pesannya.
Ia juga mengucapkan terima kasih kepada para guru pendamping dan memberi selamat kepada para pemenang. Kepada peserta yang belum menang,
Dedy menegaskan bahwa kegagalan adalah bagian dari proses belajar.
“Semua peserta memiliki potensi hebat. Semoga lomba ini memberi manfaat bagi kita semua,” tutupnya.
Rudy











