Korban Diduga Disekap dan Dianiaya Selama Tiga Tahun Mulai Pulih, Polisi Masih Buru Terduga Pelaku

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 23 Juni 2026 - 11:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Bandung | Mata Pena News YTR (29), perempuan yang diduga menjadi korban penganiayaan dan penyekapan selama tiga tahun oleh kekasihnya berinisial TH (30), kini mulai menunjukkan perkembangan kondisi kesehatan setelah menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung.

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Jawa Barat, Siska Gerfianti, mengungkapkan korban saat ini telah mampu berkomunikasi meski masih dalam tahap pemulihan fisik dan psikologis.

“Sudah, tapi tidak banyak, ya. Sekarang kita harapkan banyak beristirahat dulu untuk memulihkan kondisi fisik dan psikisnya,” kata Siska, Selasa (23/6/2026).

Menurut Siska, pihaknya sengaja membatasi interaksi dengan korban agar proses pemulihan dapat berjalan optimal. Kondisi YTR masih memerlukan perhatian khusus, baik dari sisi kesehatan maupun pendampingan psikologis.

Baca Juga:  RSUD Kota Bogor Hadirkan Layanan Subspesialis Bedah Vaskular dan Endovaskular

“Kita sih hanya menyapa aja. Bagaimana kondisinya hari ini, seperti itu, terus ke keluarganya. Kita nggak mau terlalu mengganggu pasien,” ujarnya.

Kasus yang menimpa YTR menjadi perhatian publik setelah muncul dugaan bahwa korban mengalami penganiayaan dan penyekapan dalam kurun waktu yang cukup lama. Saat ini, fokus utama pemerintah daerah dan tenaga medis adalah memastikan kondisi korban terus membaik sebelum dilakukan pendalaman lebih lanjut terkait peristiwa yang dialaminya.

Di sisi lain, aparat kepolisian masih memburu TH (30), pria yang disebut sebagai terduga pelaku dalam kasus tersebut. Hingga kini, keberadaan yang bersangkutan masih dalam proses pencarian.

Baca Juga:  Disdik Kabupaten Bogor Tampilkan Inovasi Pendidikan di Kabogor Fest 2026

Direktur PPA dan PPO Polda Jawa Barat, Kombes Rumi Untari, mengatakan tim kepolisian masih terus melakukan pengejaran.

“Masih proses (pengejaran),” kata Rumi dalam pesan singkat.

Polda Jawa Barat belum merinci perkembangan terbaru terkait lokasi maupun kemungkinan persembunyian terduga pelaku. Namun, polisi memastikan upaya pencarian terus dilakukan untuk mengungkap secara terang dugaan tindak pidana yang menimpa korban.

Kasus ini masih dalam proses penyelidikan dan pengembangan oleh aparat penegak hukum. Status hukum serta seluruh dugaan yang disampaikan dalam perkara ini akan ditentukan berdasarkan hasil penyidikan dan proses hukum yang berlaku.

Red

Berita Terkait

Fasos-Fasum Jadi Ladang Bisnis? Warga Desak Pemkot Bekasi Bertindak Tegas
Mutiara Hikmah BES : Menilai Kepemimpinan Dengan Timbangan Amanah Dan Keadilan 
Roy Suryo dan dr Tifa Dilimpahkan ke Kejari Jaksel, Jaksa Putuskan Tidak Menahan
Mutiara Hikmah BES :Pergiliran Kekuasaan dan Amanah Kehidupan
Prof. Dr. H. Eggi Sudjana, SH., MSI. Benarkan Kritik Damai Hari Lubis terhadap Pola Advokasi Tim Roy Suryo Cs
Perkuat Peran Perempuan Menghadapi Krisis Iklim, Duo Mahasiswi UPER Juarai PSNMHII 2026
M.Mur,SH. Di Tunjuk sebagai Ketua Divisi Pertanahan pusat KOHKANTAH PROBANGSI 
Diskusi Publik Bersama Calon Kepala Desa Sukadanau H. Ruslani SH Bahas Aspirasi dan Solusi Pembangunan Desa
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 23 Juni 2026 - 16:41 WIB

Fasos-Fasum Jadi Ladang Bisnis? Warga Desak Pemkot Bekasi Bertindak Tegas

Selasa, 23 Juni 2026 - 16:19 WIB

Mutiara Hikmah BES : Menilai Kepemimpinan Dengan Timbangan Amanah Dan Keadilan 

Selasa, 23 Juni 2026 - 11:51 WIB

Korban Diduga Disekap dan Dianiaya Selama Tiga Tahun Mulai Pulih, Polisi Masih Buru Terduga Pelaku

Senin, 22 Juni 2026 - 12:03 WIB

Mutiara Hikmah BES :Pergiliran Kekuasaan dan Amanah Kehidupan

Senin, 22 Juni 2026 - 11:34 WIB

Prof. Dr. H. Eggi Sudjana, SH., MSI. Benarkan Kritik Damai Hari Lubis terhadap Pola Advokasi Tim Roy Suryo Cs

Berita Terbaru