Mutiara Hikmah BES : Empat Tugas Pemimpin dalam Al-Qur’an dan Sikap Menghadapi Kezaliman

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 15 Juni 2026 - 07:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mutiara Hikmah BES : Empat Tugas Pemimpin dalam Al-Qur’an dan Sikap Menghadapi Kezaliman

Mata Pena News –

Senin,15 Juni 2026

Al-Qur’an memberikan pedoman yang jelas mengenai tugas dan tanggung jawab seorang pemimpin yang memperoleh amanah kekuasaan. Hal tersebut tercermin dalam firman Allah SWT yang menjelaskan bahwa kekuasaan bukanlah sekadar kedudukan, melainkan amanah untuk membimbing masyarakat menuju kebaikan dan keadilan.

Allah SWT berfirman:

وَجَعَلْنٰهُمْ اَئِمَّةً يَّهْدُوْنَ بِاَمْرِنَا وَاَوْحَيْنَا اِلَيْهِمْ فِعْلَ الْخَيْرٰتِ وَاِقَامَ الصَّلٰوةِ وَاِيْتَآءَ الزَّكٰوةِۚ وَكَانُوْا لَنَا عٰبِدِيْنَ

“Dan Kami menjadikan mereka itu sebagai pemimpin-pemimpin yang memberi petunjuk dengan perintah Kami dan Kami wahyukan kepada mereka agar berbuat kebaikan, melaksanakan salat, menunaikan zakat, dan hanya kepada Kami mereka menyembah.”

(QS. Al-Anbiya [21]: 73)

Selanjutnya Allah SWT berfirman:

اَلَّذِيْنَ اِنْ مَّكَّنّٰهُمْ فِى الْاَرْضِ اَقَامُوا الصَّلٰوةَ وَاٰتَوُا الزَّكٰوةَ وَاَمَرُوْا بِالْمَعْرُوْفِ وَنَهَوْا عَنِ الْمُنْكَرِۗ وَلِلّٰهِ عَاقِبَةُ الْاُمُوْرِ

“(Yaitu) orang-orang yang jika Kami beri kedudukan di bumi, mereka melaksanakan salat, menunaikan zakat, menyuruh berbuat yang makruf dan mencegah dari yang mungkar; dan kepada Allah-lah kembali segala urusan.”

(QS. Al-Hajj [22]: 41)

Empat Tugas Pemimpin Menurut Al-Qur’an

Berdasarkan QS. Al-Hajj ayat 41, terdapat empat tugas utama yang wajib dijalankan oleh pemimpin yang diberi kedudukan dan kekuasaan:

Baca Juga:  Redaksi Berkisah Kisah Sahabat Rasulullah SAW: Sayyidina Utsman bin Affan RA

1. Menegakkan Salat (Iqamatush Shalah)

Pemimpin berkewajiban menjaga kehidupan beragama, memberikan teladan moral, serta menciptakan suasana yang mendukung masyarakat untuk menjalankan ibadah kepada Allah SWT.

2. Menunaikan dan Mengelola Zakat (Ita’uz Zakah)

Pemimpin harus memastikan terwujudnya keadilan sosial dan kesejahteraan masyarakat, terutama melalui pengelolaan ekonomi yang berpihak kepada rakyat serta perlindungan terhadap kelompok yang lemah.

3. Menyuruh kepada Kebaikan (Amar Ma’ruf)

Kekuasaan harus digunakan untuk mendorong lahirnya kebijakan yang membawa kemaslahatan, keadilan, pendidikan yang baik, serta kehidupan sosial yang bermartabat.

4. Mencegah Kemungkaran (Nahi Mungkar)

Pemimpin wajib memberantas berbagai bentuk kemungkaran seperti korupsi, penyalahgunaan kekuasaan, ketidakadilan, penindasan, dan segala perbuatan yang merusak kehidupan masyarakat.

Keempat tugas tersebut merupakan amanah yang harus dijalankan oleh setiap pemimpin. Kekuasaan dalam Islam bukanlah sarana untuk memperkaya diri atau kelompok tertentu, melainkan alat untuk menghadirkan keadilan dan kemaslahatan bagi seluruh rakyat.

Sikap Terhadap Pemimpin yang Zalim

Ketika seorang pemimpin tidak menjalankan amanahnya dan melakukan kezaliman, Islam mengajarkan umat untuk melakukan amar makruf nahi mungkar dengan cara yang bijaksana dan bertanggung jawab.

Baca Juga:  Walk Out APM Warnai RDP: Pembahasan 21 Poin Tuntutan Tak Sesuai Kewenangan

Rasulullah SAW bersabda:

“Jihad yang paling utama adalah menyampaikan kalimat yang benar di hadapan penguasa yang zalim.”

(HR. Abu Dawud, Tirmidzi, dan Ibnu Majah)

Karena itu, kritik, nasihat, dakwah, pendidikan, advokasi hukum, serta perjuangan melalui jalur konstitusional merupakan bagian dari upaya menegakkan kebenaran dan mencegah kezaliman.

Islam tidak membenarkan tindakan teror, kekerasan, atau perusakan yang justru menimbulkan kerusakan yang lebih besar bagi masyarakat.

Amanah yang Akan Dipertanggungjawabkan

Pada akhirnya, setiap pemimpin akan dimintai pertanggungjawaban atas kekuasaan yang diembannya. Allah SWT mengingatkan:

وَلِلّٰهِ عَاقِبَةُ الْاُمُوْرِ

“Dan kepada Allah-lah kembali segala urusan.”

(QS. Al-Hajj [22]: 41)

Pesan Al-Qur’an sangat jelas: pemimpin yang baik adalah pemimpin yang menegakkan salat, menunaikan zakat, mengajak kepada kebaikan, dan mencegah kemungkaran. Sementara rakyat memiliki kewajiban untuk terus mengawal amanah tersebut dengan menyuarakan kebenaran, menolak kezaliman, dan menjaga persatuan demi terwujudnya masyarakat yang adil, makmur, dan diridhai Allah SWT.

“Kekuasaan adalah amanah, dan amanah akan dimintai pertanggungjawaban di hadapan Allah SWT.”

Salam Jihad,

Brother Eggi Sudjana

Berita Terkait

Konser Citimall Prabumulih Tuai Pro-Kontra, Camat Tak Keluarkan Rekomendasi
Redaksi Berkisah, Kisah 10 Muharam dan Keutamaan Puasa Asyura
Pemerintah Kabupaten Bogor Pertahankan Opini WTP
RSUD Bakti Pajajaran Raih Penghargaan BPJS Kesehatan, Perkuat Komitmen Pelayanan Melalui Program CAGEUR
Bupati Bogor Rudy Susmanto Genjot Revitalisasi Lima Balai Benih Ikan, Perkuat Ketahanan Pangan dan Ekonomi Warga
Kejagung Segel 17.600 Motor Listrik Pengadaan BGN, Penyidik Pastikan Bukan Penyitaan
Arwinsyah Putra Nahkodai Kadin Kota Bogor Periode 2026–2031
Advokat Kang Edo Siap Dampingi Klien dalam Perkara Wanprestasi di Pengadilan Negeri Depok
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 19 Juni 2026 - 15:40 WIB

Konser Citimall Prabumulih Tuai Pro-Kontra, Camat Tak Keluarkan Rekomendasi

Jumat, 19 Juni 2026 - 13:18 WIB

Redaksi Berkisah, Kisah 10 Muharam dan Keutamaan Puasa Asyura

Jumat, 19 Juni 2026 - 09:50 WIB

Pemerintah Kabupaten Bogor Pertahankan Opini WTP

Jumat, 19 Juni 2026 - 09:13 WIB

Bupati Bogor Rudy Susmanto Genjot Revitalisasi Lima Balai Benih Ikan, Perkuat Ketahanan Pangan dan Ekonomi Warga

Jumat, 19 Juni 2026 - 07:44 WIB

Kejagung Segel 17.600 Motor Listrik Pengadaan BGN, Penyidik Pastikan Bukan Penyitaan

Berita Terbaru

Nasional

Jokowi: Ijazah Asli Masih Disimpan Polda Metro Jaya

Jumat, 19 Jun 2026 - 16:38 WIB

News

Pemerintah Kabupaten Bogor Pertahankan Opini WTP

Jumat, 19 Jun 2026 - 09:50 WIB