Kabupaten Bogor | Mata Pena News -Bupati Bogor, Rudy Susmanto, terus mendorong penguatan sektor perikanan sebagai salah satu fondasi ketahanan pangan dan penggerak ekonomi masyarakat. Salah satu langkah strategis yang kini diprioritaskan adalah revitalisasi lima Balai Benih Ikan (BBI) milik Pemerintah Kabupaten Bogor guna meningkatkan produksi benih ikan unggul bagi para pembudidaya.
Komitmen tersebut ditegaskan Rudy saat meninjau langsung Balai Benih Ikan Cijeruk, Kamis (18/6/2026). Dalam kunjungan itu, ia mengecek kondisi kolam pembenihan, kualitas indukan ikan, hingga sarana pendukung yang digunakan untuk menunjang proses produksi benih.
Menurut Rudy, keberadaan BBI memiliki peran penting dalam menopang perkembangan sektor perikanan daerah. Karena itu, pemerintah daerah berupaya melakukan pembenahan menyeluruh agar seluruh balai benih dapat beroperasi secara optimal dan mampu memenuhi kebutuhan benih berkualitas di Kabupaten Bogor.
“Kami ingin lima Balai Benih Ikan yang dimiliki Pemerintah Kabupaten Bogor dapat berproduksi secara maksimal. Kualitas indukan menjadi perhatian utama karena akan menentukan mutu benih yang dihasilkan,” ujar Rudy.
Ia menjelaskan, revitalisasi tidak hanya berfokus pada perbaikan fasilitas fisik, tetapi juga peningkatan kualitas indukan sebagai langkah strategis untuk menghasilkan benih unggul dalam jumlah yang lebih besar.
Dengan optimalisasi tersebut, Pemkab Bogor berharap mampu memenuhi kebutuhan benih ikan secara mandiri tanpa harus bergantung pada pasokan dari luar daerah. Benih yang dihasilkan nantinya akan didistribusikan kepada para pembudidaya maupun masyarakat yang membutuhkan.
“Kami ingin memperbanyak produksi benih agar dapat segera dimanfaatkan oleh masyarakat. Ini merupakan bagian dari upaya memperkuat sektor perikanan sekaligus mendukung ketahanan pangan daerah,” katanya.
Rudy menilai Kabupaten Bogor memiliki potensi besar dalam pengembangan budidaya ikan air tawar. Dukungan sumber daya alam yang melimpah serta luas wilayah yang besar menjadi modal penting untuk menjadikan sektor perikanan sebagai salah satu kekuatan ekonomi daerah.
Selain meningkatkan produktivitas perikanan, program revitalisasi lima BBI juga diharapkan dapat memperkuat ketersediaan pangan bergizi bagi masyarakat. Ikan sebagai sumber protein dinilai memiliki peran penting dalam mendukung kualitas gizi sekaligus menjaga stabilitas pasokan pangan.
Pemkab Bogor optimistis peningkatan produksi benih ikan akan memberikan dampak positif bagi berbagai sektor, mulai dari pembudidaya, pelaku distribusi, hingga perdagangan hasil perikanan.
“Harapannya, langkah ini dapat memperkuat ketahanan pangan, meningkatkan produksi perikanan, dan pada akhirnya mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat Kabupaten Bogor secara berkelanjutan,” tandas Rudy. (*)











