Kumis Kucing Naik Daun, Herbal Nusantara yang Kembali Jadi Sorotan Dunia Kesehatan

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 19 Juni 2026 - 16:07 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bogor | Mata Pena News – Di tengah meningkatnya tren gaya hidup sehat dan pemanfaatan bahan alami, tanaman kumis kucing (Orthosiphon aristatus) kembali mencuri perhatian.

Herbal yang telah lama dikenal dalam pengobatan tradisional Indonesia ini kini semakin banyak diteliti karena potensinya dalam mendukung kesehatan ginjal, saluran kemih, hingga menjaga keseimbangan metabolisme tubuh.

Tanaman yang mudah dikenali dari bunga putih keunguan dengan benang sari menyerupai kumis kucing tersebut mengandung berbagai senyawa bioaktif, seperti flavonoid, sinensetin, dan antioksidan alami. Kandungan inilah yang diyakini menjadi faktor utama di balik berbagai manfaat kesehatan yang dimilikinya.

Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa kumis kucing memiliki efek diuretik alami yang dapat membantu meningkatkan produksi urine. Efek ini dinilai bermanfaat dalam mendukung fungsi ginjal dan membantu proses pembuangan zat sisa dari dalam tubuh. Selain itu, tanaman ini juga kerap dimanfaatkan masyarakat untuk membantu mengontrol kadar asam urat dan menjaga kesehatan saluran kemih.

“Minat masyarakat terhadap tanaman obat terus meningkat karena dianggap lebih alami dan mudah diperoleh. Namun, penggunaannya tetap harus berdasarkan informasi yang benar dan tidak menggantikan terapi medis yang diperlukan,” ujar seorang praktisi kesehatan herbal.

Tak hanya itu, kandungan antioksidan dalam kumis kucing juga dinilai berpotensi membantu melawan radikal bebas yang dapat memicu berbagai penyakit degeneratif.

Beberapa kajian awal bahkan menyoroti kemungkinan manfaatnya dalam membantu menjaga tekanan darah dan kadar gula darah tetap stabil, meskipun penelitian lebih lanjut masih diperlukan untuk memperkuat temuan tersebut.

Di berbagai daerah di Indonesia, kumis kucing umumnya dikonsumsi dalam bentuk rebusan atau teh herbal. Selain mudah diolah, tanaman ini juga dapat ditanam di pekarangan rumah sehingga menjadi salah satu tanaman obat keluarga yang populer.

Meski memiliki banyak potensi manfaat, para ahli mengingatkan masyarakat untuk tetap berhati-hati. Konsumsi berlebihan tanpa pengawasan dapat menimbulkan efek samping tertentu, terutama bagi individu dengan kondisi kesehatan khusus atau yang sedang menjalani pengobatan rutin.

Dengan kekayaan hayati yang dimiliki Indonesia, kumis kucing menjadi salah satu contoh bagaimana tanaman lokal dapat terus berkembang dari warisan pengobatan tradisional menuju sumber kesehatan yang didukung penelitian modern.

Di tengah derasnya inovasi dunia medis, herbal Nusantara ini membuktikan bahwa kearifan lokal masih memiliki tempat penting dalam menjaga kesehatan masyarakat.

Red

Berita Terkait

Teken PKS, RS Permata Gunung Putri Kini Layani Peserta BPJS Ketenagakerjaan
BPJS Kesehatan Dorong Layanan Jantung Berbasis Outcome
BPJS Kesehatan Dorong Layanan Jantung Berbasis Outcome
KEBAKARAN TPA GALUGA, DINKES BOGOR SIAGAKAN LAYANAN KESEHATAN: ISPA DAN IRITASI MATA JADI KELUHAN TERBANYAK
BPJS Kesehatan Bangun Standar Customer Excellence melalui CX126
DEMAM BOLA BELUM BERAKHIR: RS Royal Progress dan Prudential Dorong Gaya Hidup Aktif dengan Perlindungan Kesehatan yang Nyaman dan Cashless
Heri Irawan: Jamkeswatch Semarang Raya Harus Hadir dan Berani Kawal Hak Masyarakat atas Jaminan Kesehatan
ARSSI Bogor Raya dan FiberStar Dorong Transformasi Digital Pelayanan Kesehatan melalui GO! NEXT 2026
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 15:30 WIB

Teken PKS, RS Permata Gunung Putri Kini Layani Peserta BPJS Ketenagakerjaan

Kamis, 17 September 2026 - 06:04 WIB

BPJS Kesehatan Dorong Layanan Jantung Berbasis Outcome

Rabu, 16 September 2026 - 19:37 WIB

BPJS Kesehatan Dorong Layanan Jantung Berbasis Outcome

Jumat, 11 September 2026 - 08:46 WIB

KEBAKARAN TPA GALUGA, DINKES BOGOR SIAGAKAN LAYANAN KESEHATAN: ISPA DAN IRITASI MATA JADI KELUHAN TERBANYAK

Jumat, 4 September 2026 - 21:05 WIB

BPJS Kesehatan Bangun Standar Customer Excellence melalui CX126

Berita Terbaru

Daerah

52 Jalan di Jepara OTW Mulus di 2026!

Jumat, 23 Okt 2026 - 12:49 WIB

News

tes

Jumat, 23 Okt 2026 - 10:49 WIB