Atap SMKN 1 Gunung Putri Runtuh Diterpa Hujan Deras, 44 Siswa Alami Luka-luka

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 3 November 2025 - 20:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bogor | Mata Pena News
Musibah menimpa dunia pendidikan di Kabupaten Bogor. Atap salah satu bangunan di SMK Negeri 1 Gunung Putri ambruk pada Senin (3/11/2025) sore, menyebabkan 44 siswa mengalami luka-luka akibat tertimpa material bangunan.

Peristiwa memilukan itu terjadi sekitar pukul 14.45 WIB, tak lama setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut. Suasana panik pun melanda para siswa dan guru yang tengah beraktivitas di lingkungan sekolah ketika bagian atap mendadak runtuh.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Kabupaten Bogor, Yudi Santosa, membenarkan kejadian tersebut.
“Atap bangunan SMK Negeri 1 Gunung Putri ambruk sekitar pukul 14.45 WIB setelah hujan lebat. Sebanyak 44 siswa mengalami luka-luka dan kini tengah mendapatkan perawatan di sejumlah fasilitas kesehatan,” ujar Yudi, Senin (3/11/2025).

Baca Juga:  Hadapi Kenaikan Harga Pangan, UPER Berdayakan Warga Depok lewat Budikdamber

Menurut data yang dihimpun, 18 korban dirawat di RS Kenari, 2 orang di RS Hermina, 2 orang di RSUD Cileungsi, dan 22 orang di Puskesmas Gunung Putri.

Tim gabungan dari Damkar, TNI, Polri, dan BPBD Kabupaten Bogor segera dikerahkan ke lokasi untuk melakukan proses evakuasi, pembersihan material bangunan, serta pemeriksaan struktur guna memastikan keamanan lingkungan sekolah.

Baca Juga:  Atap Teras SMPN 3 Banyuasin III Ambruk, Soroti Lemahnya Pengawasan Dinas Pendidikan

Yudi menambahkan, pihaknya terus berkoordinasi dengan instansi terkait untuk mengevakuasi korban dan menilai penyebab pasti keruntuhan bangunan tersebut.

“Kami mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi bencana yang dapat terjadi akibat cuaca ekstrem yang masih melanda wilayah Kabupaten Bogor dalam beberapa hari terakhir,” tandasnya.

Peristiwa ini menambah daftar insiden serupa di wilayah Bogor, setelah sebelumnya atap SMK Negeri 1 Cileungsi juga dilaporkan ambruk beberapa waktu lalu.

Red

Berita Terkait

13 Desa Wisata di Kabupaten Bogor Segera Kantongi SK Bupati, Peluang Baru Dongkrak Ekonomi Warga
Daftar Sekolah Maung di Bogor, Depok, dan Bekasi, Ini Syarat Masuk SMA-SMK Unggulan Jabar 2026
SEJUMLAH AKADEMISI DILAPORKAN USAI KRITIK PEMERINTAH, RUANG KEBEBASAN BERPENDAPAT DISOROT
Hadapi Kenaikan Harga Pangan, UPER Berdayakan Warga Depok lewat Budikdamber
Sungai Cilewih Meluap, Delapan Rumah di Bogor Terdampak Banjir
Mobil Boks Terperosok di Jembatan Bolang, Warga Cigudeg Minta Pengaman Jalan Segera Dipasang
Staf Desa di Cimanggu Pandeglang Diduga Jadi Korban Penganiayaan Rekan Sekantor, Kasus Dilaporkan ke Polisi
Bukan Asal Hitung, Pakar Aktuaria UPER Jelaskan Cara Menentukan Santunan Korban Kecelakaan
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 30 Mei 2026 - 19:01 WIB

13 Desa Wisata di Kabupaten Bogor Segera Kantongi SK Bupati, Peluang Baru Dongkrak Ekonomi Warga

Minggu, 24 Mei 2026 - 20:14 WIB

Daftar Sekolah Maung di Bogor, Depok, dan Bekasi, Ini Syarat Masuk SMA-SMK Unggulan Jabar 2026

Rabu, 13 Mei 2026 - 17:26 WIB

SEJUMLAH AKADEMISI DILAPORKAN USAI KRITIK PEMERINTAH, RUANG KEBEBASAN BERPENDAPAT DISOROT

Senin, 11 Mei 2026 - 16:48 WIB

Hadapi Kenaikan Harga Pangan, UPER Berdayakan Warga Depok lewat Budikdamber

Sabtu, 9 Mei 2026 - 16:27 WIB

Sungai Cilewih Meluap, Delapan Rumah di Bogor Terdampak Banjir

Berita Terbaru