BOGOR | Mata Pena News – Luapan Sungai Cilewih menyebabkan banjir yang merendam permukiman warga di Kampung Bolang RT 01/RW 02, Kabupaten Bogor. Peristiwa yang terjadi dua pekan lalu itu mengakibatkan sedikitnya delapan rumah terdampak, bahkan tiga di antaranya mengalami kerusakan hingga sebagian bangunan roboh.
Salah seorang warga, Ibu Mamah, menuturkan banjir terjadi saat hujan deras mengguyur wilayah tersebut pada Sabtu malam Minggu sekitar pukul 17.00 WIB hingga 19.00 WIB.

“Air datang cukup deras dari sungai, tingginya sampai sedengkul orang dewasa. Deretan rumah di sini langsung terdampak,” ujarnya saat ditemui Tim Mata Pena, Sabtu (9/5/2026).
Menurut warga, derasnya arus air membuat sejumlah rumah mengalami kerusakan pada bagian dinding dan pondasi. Hingga kini masyarakat masih dihantui kekhawatiran apabila hujan dengan intensitas tinggi kembali terjadi.

Warga berharap Pemerintah Kabupaten Bogor segera turun tangan memberikan bantuan sekaligus melakukan penanganan permanen untuk mencegah banjir susulan.
“Kami berharap Bapak Bupati Bogor segera membantu warga di sini karena kondisi sungai masih rawan meluap,” kata warga lainnya.
Sementara itu, pihak PUPR diketahui telah membangun bronjong di sekitar bantaran sungai sebagai langkah awal penanganan guna menahan abrasi dan mengurangi risiko luapan air.
Tim Mata Pena yang meninjau langsung lokasi pada Sabtu (9/5/2026) mendapati sebagian rumah warga masih mengalami kerusakan pascabanjir. Aktivitas masyarakat pun belum sepenuhnya pulih akibat dampak bencana tersebut.
Red











