Usai Diterjang Banjir Bandang, Kawasan Wisata Guci Tegal Langsung Diperbaiki”

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 21 Desember 2025 - 16:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tegal | Mata Pena News — Kawasan wisata pemandian air panas Guci di Kabupaten Tegal, Provinsi Jawa Tengah, diterjang banjir bandang pada Sabtu (20/12/2025). Meskipun demikian, tim gabungan dari BPBD, PMI, TNI, Polri, dan masyarakat langsung melakukan perbaikan pasca-bencana.

Banjir Bandang Terjadi pada Sabtu Sore
Banjir bandang terjadi pada pukul 16.30 WIB, akibat hujan dengan intensitas tinggi yang berlangsung lama, menyebabkan aliran sungai meluap dan menerjang kawasan wisata Guci. Menurut Abdul Muhari, Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, banjir merusak sejumlah fasilitas di objek wisata tersebut, termasuk kolam pancuran air panas.

“Material lumpur, pasir, dan batu menutup sebagian area wisata. Namun, meskipun dampaknya cukup besar, tidak ada korban jiwa yang dilaporkan,” ungkap Abdul.

Baca Juga:  Rakyat Rindu Pemimpin yang Hadir: Gaya Kepemimpinan Dedi Mulyadi dan Sherly Tjoanda Jadi Sorotan

Perbaikan Cepat dan Kesiapan untuk Nataru
Sehari setelah diterjang banjir, kawasan wisata Guci langsung diperbaiki oleh berbagai pihak. Plt Kepala Pelaksana Harian (Kalakhar) BPBD Kabupaten Tegal, M Afifudin, menegaskan bahwa objek wisata tersebut siap kembali dikunjungi wisatawan, terutama menjelang liburan Natal dan Tahun Baru (Nataru).

“Pancuran air panas sudah diperbaiki bersama-sama. Pipa yang hanyut telah diganti, dan fasilitas lainnya juga sudah dibenahi,” kata Afifudin dalam keterangannya, Minggu (21/12/2025). Ia yakin, perbaikan tersebut tidak akan memengaruhi kunjungan wisata.

Kerusakan yang Ditimbulkan Banjir
Afifudin merinci kerusakan yang ditimbulkan oleh banjir bandang, di antaranya tiga kolam pancuran air panas yang rusak. Pancuran 13 tertimbun pasir, Pancuran 5 rusak akibat cabang pohon besar yang roboh, dan Kolam Barokah terkena air keruh. “Semua fasilitas tersebut sedang dalam proses perbaikan,” tambahnya.

Baca Juga:  Rakyat Rindu Pemimpin yang Hadir: Gaya Kepemimpinan Dedi Mulyadi dan Sherly Tjoanda Jadi Sorotan

Bencana Terkait Badai Siklon 93S
Afifudin menjelaskan, banjir bandang disebabkan oleh badai siklon 93S yang berada tepat di atas Gunung Slamet. “Namun, badai sudah menjauh dan cuaca saat ini sudah cukup kondusif. Kami tidak memperkirakan akan ada hujan deras lagi dalam waktu dekat,” ujarnya.

Keamanan Wisata dan Tindak Lanjut
Untuk sementara waktu, kawasan wisata Guci ditutup untuk umum demi alasan keamanan. Tim BPBD Kabupaten Tegal segera melakukan kaji cepat dan upaya penanganan darurat untuk memastikan kondisi aman bagi pengunjung dan warga sekitar.

Pemkab Tegal bersama tim gabungan terus berupaya melakukan perbaikan dan pemulihan agar objek wisata Guci bisa kembali beroperasi secepatnya.

Red

Berita Terkait

Rakyat Rindu Pemimpin yang Hadir: Gaya Kepemimpinan Dedi Mulyadi dan Sherly Tjoanda Jadi Sorotan
Outsourcing Dibatasi Lagi! Permenaker 7/2026 Usai May Day: Solusi Nyata atau Sekadar Redam Protes Buruh?
Hak Pendidikan dan Realitas yang Terabaikan
Kepesertaan JKN Tinggi, Tapi “Semu”? Ledakan Peserta Nonaktif di Hari Buruh
Ketua koperasi SPI Jateng Yuda Agus Ariyanto Dampingi Petani Sumber Rejo Donorojo yang Terdampak Galian C
Wamendagri Sebut 8 Kepala Daerah Hasil Pilkada 2024 Terjaring OTT KPK dari Berbagai Partai
Resmi Di Tetapkan Dr (c)Mawardi,S.Sos.SH.MH.Sebagai Ketua DPP Bidang pendidikan Dan Pengembangan Profesi
Hari Pers Nasional 2026, Pakar UPER Tekankan Pentingnya Profesionalisme dan Independensi Pers
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 19 Mei 2026 - 11:59 WIB

Rakyat Rindu Pemimpin yang Hadir: Gaya Kepemimpinan Dedi Mulyadi dan Sherly Tjoanda Jadi Sorotan

Minggu, 3 Mei 2026 - 13:35 WIB

Outsourcing Dibatasi Lagi! Permenaker 7/2026 Usai May Day: Solusi Nyata atau Sekadar Redam Protes Buruh?

Sabtu, 2 Mei 2026 - 14:30 WIB

Hak Pendidikan dan Realitas yang Terabaikan

Kamis, 30 April 2026 - 14:15 WIB

Kepesertaan JKN Tinggi, Tapi “Semu”? Ledakan Peserta Nonaktif di Hari Buruh

Rabu, 22 April 2026 - 05:07 WIB

Ketua koperasi SPI Jateng Yuda Agus Ariyanto Dampingi Petani Sumber Rejo Donorojo yang Terdampak Galian C

Berita Terbaru

News

Senin, 1 Jun 2026 - 20:48 WIB