Rakyat Rindu Pemimpin yang Hadir: Gaya Kepemimpinan Dedi Mulyadi dan Sherly Tjoanda Jadi Sorotan

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 19 Mei 2026 - 11:59 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bogor | Mata Pena News – Di saat sebagian masyarakat mulai jenuh dengan pemimpin yang lebih sibuk membangun citra daripada menyelesaikan persoalan rakyat, muncul sejumlah kepala daerah yang justru mendapat simpati luas karena dinilai bekerja dengan hati.

 

Bukan sekadar tampil di balik podium atau layar media sosial, mereka hadir langsung di tengah masyarakat — mendengar keluhan warga, meninjau persoalan lapangan, hingga terlibat dalam penyelesaian masalah sosial.

 

Fenomena inilah yang membuat nama Dedi Mulyadi dan Sherly Tjoanda semakin banyak diperbincangkan publik. Keduanya dianggap menghadirkan gaya kepemimpinan yang sederhana, humanis, dan dekat dengan rakyat kecil.

 

Dalam berbagai kesempatan, Dedi Mulyadi dikenal aktif turun langsung ke lapangan. Mulai dari meninjau jalan rusak, membantu warga kurang mampu, menangani persoalan lingkungan, hingga berdialog dengan masyarakat kecil tanpa sekat.

 

Gaya kepemimpinan tersebut dinilai sejalan dengan filosofi Sunda “Someah hade ka semah” yang mengajarkan pentingnya keramahan, kesantunan, dan penghormatan kepada masyarakat.

 

Tidak hanya itu, tingkat kepuasan masyarakat terhadap kepemimpinan Dedi Mulyadi juga disebut sangat tinggi. Berdasarkan survei Indikator Politik Indonesia pada awal 2026, tingkat kepuasan publik di Jawa Barat mencapai 95,5 persen, menjadikannya salah satu kepala daerah dengan tingkat kepuasan tertinggi di Indonesia.

Baca Juga:  H.M Saifudaulah SH.MH.M.Pd.I ,Dari PKS(partai keadilan sejahtera)Serap Aspirasi Warga RW 06 kelurahan jati Waringin, Soroti Masalah Banjir dan drainase.

 

Sementara itu, Sherly Tjoanda dipandang membawa nuansa kepemimpinan yang menenangkan dan penuh semangat persaudaraan. Ia dikenal aktif membangun komunikasi lintas kelompok masyarakat serta menekankan pentingnya pelayanan publik yang humanis.

 

Nilai tersebut dianggap sejalan dengan filosofi Maluku Utara, “Marimoi Ngone Futuru, Masidika Ngone Foruru,” yang berarti bersatu kita kuat dan bercerai kita runtuh.

 

Sejumlah pengamat sosial menilai, masyarakat Indonesia saat ini tengah merindukan figur pemimpin yang benar-benar hadir di tengah rakyat, bukan sekadar tampil dalam pencitraan politik semata.

 

“Rakyat sebenarnya tidak menuntut kemewahan. Mereka hanya ingin didengar dan diperhatikan,” ujar Kefas Hervin Devananda atau Romo Kefas, jurnalis sekaligus penggiat budaya.

 

Ia menilai, apabila lebih banyak kepala daerah memiliki kepedulian serupa, pembangunan di Indonesia akan bergerak lebih cepat.

Baca Juga:  H.M Saifudaulah SH.MH.M.Pd.I ,Dari PKS(partai keadilan sejahtera)Serap Aspirasi Warga RW 06 kelurahan jati Waringin, Soroti Masalah Banjir dan drainase.

 

“Bangsa ini tidak kekurangan orang pintar. Yang sering hilang adalah keteladanan,” katanya.

 

Menurutnya, kepemimpinan yang ideal bukanlah tentang kekuasaan, melainkan pengabdian kepada masyarakat.

 

Filosofi Jawa “Ing ngarso sung tulodo, ing madyo mangun karso, tut wuri handayani” dinilai masih relevan hingga saat ini, yakni pemimpin harus mampu menjadi teladan, membangun semangat, dan memberi dorongan bagi rakyat.

 

Di tengah berbagai tantangan sosial dan ekonomi yang dihadapi masyarakat, kehadiran pemimpin yang mau turun langsung ke lapangan dinilai menjadi kebutuhan penting.

 

Pada akhirnya, masyarakat tidak membutuhkan pemimpin yang ingin dilayani dengan fasilitas dan protokoler berlebihan. Rakyat hanya ingin pemimpin yang mau turun tangan, mendengar, dan bekerja nyata untuk kehidupan mereka.

 

Karena di mata rakyat, jabatan bisa berakhir kapan saja, tetapi keteladanan akan selalu dikenang sepanjang masa.

 

Penulis: Kefas Hervin Devananda (Romo Kefas) Jurnalis Pewarna Indonesia, Penggiat Budaya, dan Aktivis 98.

Berita Terkait

H.M Saifudaulah SH.MH.M.Pd.I ,Dari PKS(partai keadilan sejahtera)Serap Aspirasi Warga RW 06 kelurahan jati Waringin, Soroti Masalah Banjir dan drainase.
BPJS Kesehatan Dorong Layanan Jantung Berbasis Outcome
REDI GUSTRO, KETUA PAGUYUBAN PENYULING MINYAK MUBA: SUARAKAN ASPIRASI 10.000 KK
BPJS Kesehatan Bangun Standar Customer Excellence melalui CX126
Aktivis Jaminan Sosial Indra Munaswar Berpulang, Dunia Gerakan Buruh dan JKN Kehilangan Sosok Pejuang
Heri Irawan: Jamkeswatch Semarang Raya Harus Hadir dan Berani Kawal Hak Masyarakat atas Jaminan Kesehatan
Hasil Audiensi AMPB dengan DPR: RUU Perampasan Aset Ditargetkan Disahkan 15 Desember 2026
Terima Perwakilan PT John Toys Indonesia Korea, Bamsoet Dorong Kolaborasi Kampus dan Dunia Usaha
Berita ini 21 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 19:04 WIB

H.M Saifudaulah SH.MH.M.Pd.I ,Dari PKS(partai keadilan sejahtera)Serap Aspirasi Warga RW 06 kelurahan jati Waringin, Soroti Masalah Banjir dan drainase.

Rabu, 16 September 2026 - 19:37 WIB

BPJS Kesehatan Dorong Layanan Jantung Berbasis Outcome

Kamis, 10 September 2026 - 09:18 WIB

REDI GUSTRO, KETUA PAGUYUBAN PENYULING MINYAK MUBA: SUARAKAN ASPIRASI 10.000 KK

Jumat, 4 September 2026 - 21:05 WIB

BPJS Kesehatan Bangun Standar Customer Excellence melalui CX126

Rabu, 2 September 2026 - 20:30 WIB

Aktivis Jaminan Sosial Indra Munaswar Berpulang, Dunia Gerakan Buruh dan JKN Kehilangan Sosok Pejuang

Berita Terbaru

Daerah

52 Jalan di Jepara OTW Mulus di 2026!

Jumat, 23 Okt 2026 - 12:49 WIB

News

tes

Jumat, 23 Okt 2026 - 10:49 WIB