Redaksi Berkisah Kisah Mulia Siti Fatimah az-Zahra, Putri Tercinta Rasulullah

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 20 Mei 2025 - 05:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Redaksi Berkisah
Kisah Mulia Siti Fatimah az-Zahra, Putri Tercinta Rasulullah

Oleh : Rudi Irawan
Pembaca yang dirahmati Allah SWT,
Rubrik Mata PenaNews kembali hadir menyajikan kisah inspiratif dari jejak-jejak cahaya sejarah Islam. Kali ini, kami membawa Anda menelusuri kehidupan wanita agung, teladan sepanjang zaman: Siti Fatimah az-Zahra.

Di antara deretan wanita mulia dalam sejarah Islam, nama Fatimah az-Zahra senantiasa bersinar bak bintang di langit malam. Ia adalah putri bungsu Rasulullah Muhammad SAW dan Sayyidah Khadijah—wanita suci yang tak hanya dikenal karena nasabnya, tetapi juga karena akhlaknya yang luhur dan keteguhannya dalam iman.

Fatimah tumbuh di tengah rumah kenabian—rumah yang dipenuhi wahyu, ujian, dan perjuangan. Sejak kecil, ia telah memperlihatkan kesabaran, kelembutan, dan kedewasaan yang luar biasa. Ketika sang ayah dihinakan oleh kaum Quraisy, Fatimah kecil datang menyeka luka dan air mata. Rasulullah pun sangat mencintainya. Sabda beliau yang terkenal berbunyi, “Fatimah adalah bagian dari diriku. Barang siapa menyakitinya, berarti menyakitiku.”

Baca Juga:  Bupati Bogor Rudy Susmanto Perkuat Tata Kelola Perizinan untuk Dukung Pembangunan dan Tingkatkan PAD

Meski putri pemimpin umat, hidup Fatimah jauh dari gemerlap dunia. Ia dipersunting oleh Ali bin Abi Thalib, sepupu Rasulullah, dalam kesederhanaan yang penuh kemuliaan. Dari rumah yang bersahaja itu lahirlah dua cucu kesayangan Rasulullah: Hasan dan Husain, penerus cahaya perjuangan Islam.

Baca Juga:  Paguyuban Swadaya Bersatu Kembali Bersinergi Dengan Pemdes Babakan Membangun Jalan Lingkungan Ke XXI Dan XXII

Fatimah adalah sosok wanita yang salehah, sabar, dan kuat. Dalam perannya sebagai istri dan ibu, ia tetap teguh dalam ibadah, dalam doa, serta penuh kasih terhadap kaum miskin. Namanya abadi sebagai inspirasi bagi setiap wanita yang ingin menapaki jalan keimanan dan ketabahan.

Wafatnya Rasulullah adalah duka yang mendalam bagi Fatimah. Dan hanya enam bulan setelah kepergian sang ayah, ia pun menyusulnya kembali ke haribaan Ilahi. Namun jejaknya tak pernah pudar. Teladannya tetap hidup—menghidupkan semangat, membimbing jiwa-jiwa yang rindu akan cinta, kesabaran, dan pengorbanan.

Salam hormat,
Tim Redaksi Mata PenaNews

Berita Terkait

Mayday 2026: Ketua Gemuruh NasDem Jepara Yuda Agus Ariyanto Desak Pemkab dan Pemprov Jateng Tindak Perusahaan Nakal
Diduga Gudang Penimbunan CPO Ilegal di Ogan Ilir, Warga Sebut Seolah Kebal Hukum
PP Jepara Desak Polisi Usut Dugaan Mafia Solar, Minta Klarifikasi Kasat Reskrim
Arief Martha Rahadyan Silaturahmi ke Pesantren Mama Bakry Sadeng Bogor, Teguhkan Sinergi Pendidikan dan Nilai Keislaman
Komisi IV Tinjau Persiapan SMAN 1 Kota Bogor Jadi Sekolah Maung
KRL Bekasi–Cikarang Kembali Normal, Stasiun Bekasi Timur Resmi Beroperasi Lagi
Mengenal Lebih Dekat Sosok (AKP pur.pol. H.Ruslani SH. Calon Kepala Desa sukadanau 
Proyek pemasangan paving blok Diduga tidak sesuai (RAB) di kantor Desa Tirto Sari Kec Mariana kab Banyuasin
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 1 Mei 2026 - 04:29 WIB

Mayday 2026: Ketua Gemuruh NasDem Jepara Yuda Agus Ariyanto Desak Pemkab dan Pemprov Jateng Tindak Perusahaan Nakal

Kamis, 30 April 2026 - 14:03 WIB

Diduga Gudang Penimbunan CPO Ilegal di Ogan Ilir, Warga Sebut Seolah Kebal Hukum

Kamis, 30 April 2026 - 13:53 WIB

PP Jepara Desak Polisi Usut Dugaan Mafia Solar, Minta Klarifikasi Kasat Reskrim

Rabu, 29 April 2026 - 18:58 WIB

Arief Martha Rahadyan Silaturahmi ke Pesantren Mama Bakry Sadeng Bogor, Teguhkan Sinergi Pendidikan dan Nilai Keislaman

Rabu, 29 April 2026 - 18:17 WIB

KRL Bekasi–Cikarang Kembali Normal, Stasiun Bekasi Timur Resmi Beroperasi Lagi

Berita Terbaru