Kota Bekasi | Mata Pena News – Keluhan pengguna jalan akibat kemacetan sangat umum yang terjadi, terutama di wilayah kelurahan jati bening baru,jl.raya jatimakmur yang pas pertigaan agraria . Masalah ini memicu kerugian waktu, peningkatan stres, hingga membengkaknya pengeluaran bahan bakar.dan jadi sorotan publik. penelusuran tim media, Sabtu (13 Juni 2026).
Kemacetan sering kali disebabkan oleh berbagai faktor yang saling berkaitan:Volume Kendaraan: Jumlah volume kendaraan yang melampaui kapasitas ruas jalan (overcapacity).Kendaraan Berat & Parkir Liar: Penyempitan lajur akibat truk bertonase besar atau parkir liar di bahu jalan,
seperti yang sering dikeluhkan di beberapa area Bekasi.Proyek Infrastruktur & Gangguan: Adanya perbaikan atau galian saluran air yang memakan badan jalan, serta hambatan sekunder seperti kecelakaan lalu lintas atau banjir.
Kemacetan yang parah dan di keluhkan warga masyarakat penguna jalan raya jati bening.khusnya di pertigaan argia dan yang menuju arah kelurahan.jatibenig baru .
Ketua forum RW kelurahan jati bening baru Suharto (mas bro) bersama ketua RW 03 saat di wawancara i media mengatakan,kami mewakili warga masyarakat khususnya jati bening baru berharap adanya lampu merah, paling tidak ada anggota dishub di lokasi rawan macet,khususnya di pertigaan argia dan sering terjadi modus penipuan yang mengakibatkan penguna jalan raya,dan sering terjadi kecelakaan.jelasnya.
Di tempat yang sama.RW 03 Abdul Rahman mengatakan bahwa kami Uda sering menghimbau dan meminta pada aparatur dinas perhubungan,tapi ngk pernah di respon,saya berharap kepada dinas perhubungan atau pol lantas Polresta Bekasi turun lah.bantu dan kita cari solusi nya bersama.jelasnya.
Kepala dinas perhubungan kota Bekasi zeno saat di konfirmasi melalui via wa mengatakan “baik bang akan kami siaga kan anggota di wilayah kemacetan di wilayah” jelasnya .(JKS)











