Pers Bebas, Demokrasi Kuat: Refleksi Pemred Mata Pena News di Hari Kebebasan Pers 2026

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 3 Mei 2026 - 07:24 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

 

Bogor| Mata Pena News – Peringatan Hari Kebebasan Pers Sedunia kembali menjadi momentum refleksi bagi insan media. Pemimpin Redaksi Media Mata Pena News, Rudi Irawan, menegaskan bahwa kebebasan pers bukan sekadar simbol, melainkan fondasi penting dalam menjaga kualitas demokrasi.

“Selamat Hari Kebebasan Pers Sedunia 2026. Ini bukan hanya seremoni tahunan, tetapi pengingat bahwa pers yang merdeka adalah penopang utama demokrasi yang sehat,” ujar Rudi Irawan dalam keterangannya, Minggu (3/5/2026).

Ia menilai tema tahun ini, “Informasi sebagai Barang Publik”, semakin relevan di tengah derasnya arus informasi digital yang kerap tak terverifikasi.

“Di tengah banjir informasi, pers harus hadir sebagai penjaga akurasi. Tidak cukup cepat, tetapi juga harus tepat. Verifikasi adalah kunci utama menjaga kepercayaan publik,” tegasnya.

Baca Juga:  Beauty World Executive Clinic Growth Summit 2026 Dorong Klinik Aesthetic Indonesia Naik Level: Dari Clinical Excellence hingga AI-Powered Growth

Rudi juga mengingatkan bahwa kebebasan pers yang dijamin dalam Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers mengandung konsekuensi tanggung jawab yang besar.

“Kebebasan pers bukan berarti tanpa batas. Ada kode etik yang harus dijunjung tinggi. Pers harus independen, tetapi tetap berintegritas,” ujarnya.

Dalam refleksinya, ia menyoroti masih adanya tekanan terhadap jurnalis di lapangan, mulai dari intimidasi hingga kriminalisasi.

“Kasus kekerasan terhadap jurnalis masih terjadi. Ini menjadi alarm serius bagi demokrasi. Negara harus hadir memberikan perlindungan nyata kepada insan pers,” katanya.

Ia pun mengajak seluruh wartawan untuk kembali pada esensi jurnalisme yang berpihak pada kepentingan publik.

“Berani mengkritik yang salah, santun dalam penyampaian, tajam dalam data, dan empati dalam narasi. Pers harus menjadi suara bagi yang lemah dan pengawas bagi kekuasaan,” tuturnya.

Baca Juga:  Rekrut Tenaga Ahli Bergelar Profesor, Jamaludin Malik Terlibat Adu Komentar dengan Akun Info Jepara Terkini

Selain itu, ia juga mengimbau masyarakat dan pemerintah agar menghormati mekanisme penyelesaian sengketa pers yang telah diatur.

“Jika ada keberatan terhadap pemberitaan, gunakan hak jawab dan hak koreksi melalui Dewan Pers. Hindari tindakan represif terhadap jurnalis,” tegasnya.

Menutup pernyataannya, Rudi Irawan menegaskan komitmen Media Mata Pena News untuk tetap konsisten menjalankan fungsi kontrol sosial.

“Kami akan terus berdiri di sisi publik—menyuarakan yang benar dan meluruskan yang keliru. Pers bebas, rakyat berdaya,” pungkasnya.

Sebagai informasi, Hari Kebebasan Pers Sedunia ditetapkan oleh Majelis Umum PBB pada 1993 atas rekomendasi UNESCO. Tanggal 3 Mei dipilih untuk memperingati Deklarasi Windhoek 1991 yang menegaskan prinsip pers yang bebas dan independen.

Bogor 3 Mei 2026

Salam Satu Pena

Rudi Irawan

Berita Terkait

tes
BURUH GERUDUK KANTOR LPSK JATIM! JAMKESWATCH FSPMI DESAK KEPASTIAN BIAYA PENGOBATAN KORBAN PENGANIAYAAN MOJOKERTO
HIPMI Bogor, Bekasi, dan Depok Gelar Business Matching, Libatkan 150 Pengusaha Muda
Dirut PPJ Bogor Siapkan 70 Lapak dan Kios, PKL Pasar Gembrong Bakal Ditertibkan
POTENSI WISATA DESA IKONIK BISA MATI JIKA DSPARBUD TUTUP MATA
H.M Saifudaulah SH.MH.M.Pd.I ,Dari PKS(partai keadilan sejahtera)Serap Aspirasi Warga RW 06 kelurahan jati Waringin, Soroti Masalah Banjir dan drainase.
Rekrut Tenaga Ahli Bergelar Profesor, Jamaludin Malik Terlibat Adu Komentar dengan Akun Info Jepara Terkini
Sekretaris DPN Jamkeswatch FSPMI Heri Irawan Sosialisasikan JKN kepada Bidang Perempuan PUK SPEE FSPMI PT Honoris Industry
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 10:49 WIB

tes

Selasa, 20 Oktober 2026 - 18:35 WIB

BURUH GERUDUK KANTOR LPSK JATIM! JAMKESWATCH FSPMI DESAK KEPASTIAN BIAYA PENGOBATAN KORBAN PENGANIAYAAN MOJOKERTO

Senin, 19 Oktober 2026 - 09:36 WIB

HIPMI Bogor, Bekasi, dan Depok Gelar Business Matching, Libatkan 150 Pengusaha Muda

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:05 WIB

Dirut PPJ Bogor Siapkan 70 Lapak dan Kios, PKL Pasar Gembrong Bakal Ditertibkan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 18:32 WIB

POTENSI WISATA DESA IKONIK BISA MATI JIKA DSPARBUD TUTUP MATA

Berita Terbaru

Daerah

52 Jalan di Jepara OTW Mulus di 2026!

Jumat, 23 Okt 2026 - 12:49 WIB

News

tes

Jumat, 23 Okt 2026 - 10:49 WIB