BOGOR | Mata Pena News – Semangat generasi muda Indonesia untuk menembus panggung internasional kembali ditunjukkan oleh Gisya Anelissia Milda. Alumni SMAN 1 Tajurhalang itu tengah mengikuti seleksi program beasiswa internasional ARICE 2026
Yang diselenggarakan oleh Romanian Agency for Investment and Foreign Trade untuk melanjutkan studi di bidang Performing Arts di Rumania.
Perempuan kelahiran Bogor, 15 Mei 2008 tersebut dikenal sebagai sosok pelajar berprestasi dengan kemampuan akademik dan penguasaan bahasa asing yang menonjol. Selain aktif di berbagai ajang kompetisi dan pengembangan diri, Gisya juga memiliki visi besar memperkenalkan seni pertunjukan Indonesia di tingkat global.
Putri berdarah Sunda itu diketahui menguasai sejumlah bahasa, di antaranya Bahasa Inggris, Jepang, Arab, Jerman, Melayu, Indonesia, dan Sunda. Kemampuan tersebut dinilai menjadi modal penting dalam perjalanan akademik maupun cita-citanya di dunia seni pertunjukan internasional.
Tak hanya unggul dalam kemampuan bahasa, Gisya juga memiliki sejumlah prestasi akademik. Ia pernah meraih Juara 1 Olimpiade Biologi tingkat provinsi dan masuk peringkat delapan nasional. Selain itu, dirinya juga tercatat sebagai finalis Duta Siswa Indonesia dan Duta Prestasi Indonesia.
Saat diwawancarai Mata Pena News pada Rabu (13/5/2026), Gisya mengatakan dunia Performing Arts bukan sekadar ruang hiburan atau popularitas, melainkan medium komunikasi yang mampu menyampaikan pesan kemanusiaan lintas budaya.
“Akting adalah alat komunikasi yang paling jujur. Melalui karakter dan cerita, kita bisa menyampaikan pesan yang menembus batas bahasa maupun budaya,” ujar Gisya.
Ia mengaku memiliki cita-cita menjadi aktor global sekaligus content creator yang mampu memberikan dampak sosial nyata bagi masyarakat luas.
Menurutnya, popularitas di dunia hiburan seharusnya tidak hanya menjadi pencapaian pribadi, tetapi juga dapat dimanfaatkan untuk membantu masyarakat dan mendukung pendidikan.
“Saya ingin menggunakan platform yang saya miliki untuk membantu masyarakat, membangun sekolah di pelosok, mendukung pendidikan anak-anak, dan menghadirkan bantuan sosial secara berkelanjutan,” tuturnya.
Rumania dipilih sebagai tujuan studi karena dinilai memiliki perkembangan seni pertunjukan yang kuat dan dinamis di kawasan Eropa. Melalui program tersebut, Gisya berharap dapat mempelajari sistem industri kreatif internasional sekaligus membangun jejaring global.
“Rumania memiliki keseimbangan antara tradisi teater klasik dan inovasi modern. Saya ingin belajar langsung bagaimana industri kreatif di sana berkembang hingga mampu bersaing di pasar internasional,” katanya.
Melalui program ARICE 2026, Gisya berharap dapat membawa nama Indonesia ke panggung dunia sekaligus memperkuat kontribusi generasi muda dalam pengembangan ekonomi kreatif nasional.
Di tengah proses seleksi yang dijalaninya, Gisya juga menyampaikan apresiasi kepada para guru di SMAN 1 Tajurhalang yang telah memberikan dukungan selama ini.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh guru di SMAN 1 Tajurhalang yang selalu mendukung dan membimbing saya. Semoga saya bisa memberikan hasil terbaik dan membawa kebanggaan untuk Indonesia,” ungkapnya.
Perjalanan Gisya Anelissia Milda menjadi gambaran bahwa generasi muda daerah memiliki peluang besar untuk bersaing di tingkat internasional melalui pendidikan, prestasi, dan semangat untuk terus berkembang.
Reporter: Rudy











