Kadisdik OKU Timur Sidak SD Taraman, Temukan Sekolah Kosong Saat Jam Belajar Masih Berlangsung

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 13 Mei 2026 - 17:15 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

OKU Timur | Mata Pena News – Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Timur, Wakimin, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke SD Taraman, Kecamatan Semendawai Suku III, pada Sabtu, 9 Mei 2026.

Dalam sidak tersebut, Wakimin menemukan kondisi sekolah telah kosong saat jam belajar dinilai masih berlangsung.

Sekitar pukul 11.00 WIB, tidak terlihat siswa maupun guru berada di lingkungan sekolah. Temuan itu membuat Wakimin mempertanyakan alasan kegiatan belajar mengajar berakhir lebih awal.

“Pak, sudah pulang, Pak,” ujar warga saat ditanya mengenai keberadaan para siswa.

Mendengar hal tersebut, Wakimin mengaku terkejut karena waktu saat itu masih termasuk jam efektif belajar.

“Kok sudah pulang? Masa masih jam belajar anak-anak sudah dipulangkan,” ucap Wakimin saat berada di lokasi.

Baca Juga:  POTENSI WISATA DESA IKONIK BISA MATI JIKA DSPARBUD TUTUP MATA

Usai sidak, Dinas Pendidikan OKU Timur langsung melakukan klarifikasi terhadap Kepala SD Taraman, Asan. Berdasarkan hasil klarifikasi, pihak sekolah mengakui siswa dipulangkan sebelum jam belajar selesai.

“Hasil klarifikasi benar bahwa siswa dipulangkan lebih awal dari jam yang seharusnya,” kata Wakimin.

Menurut dia, Dinas Pendidikan telah memberikan peringatan kepada kepala sekolah agar kejadian serupa tidak kembali terjadi.

“Kami sudah mengingatkan bahwa hal seperti ini tidak boleh terulang. Kepala sekolah juga diminta tetap menjalankan jam efektif belajar sesuai ketentuan,” ujarnya.

Selain peringatan, pihak sekolah diminta membuat surat pernyataan sebagai bentuk komitmen untuk tidak mengulangi hal yang sama.

Baca Juga:  Dirut PPJ Bogor Siapkan 70 Lapak dan Kios, PKL Pasar Gembrong Bakal Ditertibkan

“Jika di kemudian hari kembali terjadi, tentu akan diproses sesuai aturan disiplin yang berlaku,” tegas Wakimin.

Ia menambahkan, pengawasan terhadap kegiatan belajar mengajar di sekolah-sekolah wilayah OKU Timur akan terus ditingkatkan melalui bidang pendidikan dasar.

Dalam kesempatan tersebut, Wakimin juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas temuan yang terjadi di SD Taraman.

“Saya mohon maaf atas kejadian ini. Ke depan pengawasan akan kami perketat,” katanya.

Berita ini diterbitkan setelah dilakukan konfirmasi kepada Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten OKU Timur dan pihak SD Taraman terkait hasil sidak di lapangan.

 

Reporter : Kaperwil Sumsel

Berita Terkait

tes
BURUH GERUDUK KANTOR LPSK JATIM! JAMKESWATCH FSPMI DESAK KEPASTIAN BIAYA PENGOBATAN KORBAN PENGANIAYAAN MOJOKERTO
HIPMI Bogor, Bekasi, dan Depok Gelar Business Matching, Libatkan 150 Pengusaha Muda
Dirut PPJ Bogor Siapkan 70 Lapak dan Kios, PKL Pasar Gembrong Bakal Ditertibkan
POTENSI WISATA DESA IKONIK BISA MATI JIKA DSPARBUD TUTUP MATA
H.M Saifudaulah SH.MH.M.Pd.I ,Dari PKS(partai keadilan sejahtera)Serap Aspirasi Warga RW 06 kelurahan jati Waringin, Soroti Masalah Banjir dan drainase.
Rekrut Tenaga Ahli Bergelar Profesor, Jamaludin Malik Terlibat Adu Komentar dengan Akun Info Jepara Terkini
Sekretaris DPN Jamkeswatch FSPMI Heri Irawan Sosialisasikan JKN kepada Bidang Perempuan PUK SPEE FSPMI PT Honoris Industry
Berita ini 38 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 10:49 WIB

tes

Selasa, 20 Oktober 2026 - 18:35 WIB

BURUH GERUDUK KANTOR LPSK JATIM! JAMKESWATCH FSPMI DESAK KEPASTIAN BIAYA PENGOBATAN KORBAN PENGANIAYAAN MOJOKERTO

Senin, 19 Oktober 2026 - 09:36 WIB

HIPMI Bogor, Bekasi, dan Depok Gelar Business Matching, Libatkan 150 Pengusaha Muda

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:05 WIB

Dirut PPJ Bogor Siapkan 70 Lapak dan Kios, PKL Pasar Gembrong Bakal Ditertibkan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 18:32 WIB

POTENSI WISATA DESA IKONIK BISA MATI JIKA DSPARBUD TUTUP MATA

Berita Terbaru

Daerah

52 Jalan di Jepara OTW Mulus di 2026!

Jumat, 23 Okt 2026 - 12:49 WIB

News

tes

Jumat, 23 Okt 2026 - 10:49 WIB