Lemahnya Pengawasan Dinas Pendidikan Banyuasin, Atap Teras SMPN 3 Terlangu Ambruk

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 7 Mei 2026 - 09:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Mata Pena News – Lemahnya pengawasan Dinas Pendidikan Kabupaten Banyuasin terhadap kondisi sarana pendidikan kembali menjadi sorotan. Hal ini menyusul ambruknya atap teras di SMP Negeri 3 Terlangu Banyuasin III pada Selasa (5/5/2026) sekitar pukul 09.40 WIB.

Peristiwa tersebut terjadi secara tiba-tiba tanpa disertai hujan maupun angin kencang. Kondisi ini memunculkan dugaan bahwa bangunan sekolah tersebut telah lama tidak mendapatkan perawatan serius dari pihak terkait.

Saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp, Kepala Bidang SMP Dinas Pendidikan Kabupaten Banyuasin menyampaikan rasa prihatin atas kejadian tersebut.

“Terkait peristiwa itu kami ikut prihatin dan bangunan tersebut sudah kami usulkan serta masuk prioritas program revitalisasi tahun 2026,” ungkapnya.

Baca Juga:  Menutup Defisit JKN Tanpa Membebani Peserta dan Mengurangi Hak Masyarakat

Ia juga menambahkan bahwa pihaknya telah menginstruksikan kepala sekolah agar mengamankan area bangunan yang ambruk supaya para siswa tidak mendekat.

“Kami sudah instruksikan kepada kepala sekolah untuk mengamankan lokasi agar anak-anak tidak mendekati bangunan yang ambruk,” tambahnya.

Menurut Kabid SMP, bangunan tersebut kini tinggal menunggu proses pelaksanaan rehabilitasi karena sudah masuk program rehab tahun 2026.

Sementara itu, Kepala Sekolah Afrida menyatakan bahwa laporan kondisi bangunan sebelumnya telah disampaikan kepada Kepala Bidang Pembinaan SMP.

Baca Juga:  Tak Sekadar Passion, Raditya Dika dan Rizky Arief Kupas Kunci Sukses Monetisasi Bisnis di Universitas Pertamina

Namun, meski laporan telah diterima pihak Dinas Pendidikan, hingga berita ini diturunkan belum terlihat adanya langkah konkret terkait penanganan maupun perbaikan bangunan yang ambruk tersebut.

Kondisi ini menimbulkan pertanyaan dan sorotan serius terhadap respons cepat serta tanggung jawab pemerintah daerah dalam menjamin keselamatan lingkungan sekolah.

Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa kondisi fisik bangunan sekolah tidak boleh diabaikan. Minimnya perawatan bukan hanya berdampak pada kenyamanan proses belajar mengajar, tetapi juga berpotensi mengancam keselamatan siswa dan tenaga pendidik.

Reporter : Kaperwil Sumsel

Berita Terkait

Hemat Biaya Hingga Rp588 Juta, Mahasiswa UPER Hadirkan Teknologi Konstruksi Berbasis Augmented Reality
Menutup Defisit JKN Tanpa Membebani Peserta dan Mengurangi Hak Masyarakat
Tak Sekadar Passion, Raditya Dika dan Rizky Arief Kupas Kunci Sukses Monetisasi Bisnis di Universitas Pertamina
ARSSI Bogor Raya Perkuat Kompetensi Rumah Sakit Melalui Kolaborasi Strategis Bersama Optima Talenta
Sabet Juara Tiga Besar Nasional, Tim Pertalight UPER Gagas Solusi Hak Pejalan Kaki di Kota Besar
Perempuan Muda Asal Bogor, Gisya Anelissia Milda Siap Bawa Nama Indonesia ke Panggung Internasional Lewat ARICE 2026
Kembangkan Drone Otonom Bernama SkyFast, Mahasiswa UPER Raih Penghargaan Bergengsi di Kompetisi Internasional SAFMC 2026 Singapura
Hari Bumi: Pakar UPER Peringatkan Bahaya Gas Metana di Balik Krisis TPA Indonesia
Berita ini 24 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 30 Juni 2026 - 17:35 WIB

Hemat Biaya Hingga Rp588 Juta, Mahasiswa UPER Hadirkan Teknologi Konstruksi Berbasis Augmented Reality

Kamis, 25 Juni 2026 - 21:51 WIB

Menutup Defisit JKN Tanpa Membebani Peserta dan Mengurangi Hak Masyarakat

Jumat, 12 Juni 2026 - 15:22 WIB

Tak Sekadar Passion, Raditya Dika dan Rizky Arief Kupas Kunci Sukses Monetisasi Bisnis di Universitas Pertamina

Kamis, 4 Juni 2026 - 23:02 WIB

ARSSI Bogor Raya Perkuat Kompetensi Rumah Sakit Melalui Kolaborasi Strategis Bersama Optima Talenta

Minggu, 17 Mei 2026 - 13:21 WIB

Sabet Juara Tiga Besar Nasional, Tim Pertalight UPER Gagas Solusi Hak Pejalan Kaki di Kota Besar

Berita Terbaru

Kesehatan

9 Manfaat Kunyit untuk Kesehatan

Selasa, 30 Jun 2026 - 22:12 WIB