Menjelang Nataru, Komisi II DPRD Kota Bogor Sidak Perumda Tirta Pakuan dan Pasar Blok F

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 27 Desember 2024 - 18:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kota Bogor | Mata Pena News – Komisi II DPRD Kota Bogor melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Perumda Tirta Pakuan dan Blok F Pasar Kebon Kembang, Selasa (24/12/2024) lalu

Ini untuk memastikan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Kota Bogor tetap memberikan pelayanan terbaik selama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025:

Ketua Komisi II DPRD Kota Bogor Abdul Kadir Hasbi Alatas mengatakan kami ingin memastikan bahwa dua BUMD yang berkaitan dengan pelayanan kepada masyarakat tetap prima selama masa Nataru ini

Lebih lanjut ia menuturkan Dalam sidak tersebut, kami “menyoroti perlunya pembaruan di Pasar Blok F Kebon Kembang untuk meningkatkan kesejahteraan pedagang dan kenyamanan pengunjung, ” Ucapnya

Baca Juga:  Viral ! Proyek Saluran Air Dinas PU  PSDA Kota Palembang Diduga Dikerjakan Asal-asalan

Ia menggaris bawahi pentingnya menjaga selasar pasar tetap kosong guna memperlancar mobilitas pengunjung.

“Kami menyarankan agar pedagang atau elemen lain yang saat ini berada di selasar dipindahkan ke kios yang belum terisi. Dengan begitu, ruang pasar dapat dimanfaatkan lebih efisien tanpa mengurangi kenyamanan pengunjung,”ujarnya

Komisi II juga juga menekankan pentingnya peningkatan aksesibilitas, seperti menyediakan jalur langsung dari area parkir Masjid Agung ke gedung Pasar Blok F. Langkah ini diharapkan dapat memudahkan pengunjung selama berbelanja.

Lebih lanjut, Hasbi mendorong pengelola Pasar Blok F untuk memanfaatkan strategi digital marketing guna memperkenalkan pasar kepada masyarakat yang lebih luas.

Baca Juga:  Kades Talang Kemang Bungkam Saat Dikonfirmasi Terkait Pengelolaan DD dan ADD 2024–2025

“Promosi yang efektif melalui platform digital akan meningkatkan kunjungan masyarakat ke pasar, sekaligus mendukung pengembangan ekonomi lokal,” ujarnya.

Komisi II DPRD Kota Bogor juga menyoroti perlunya pelatihan digitalisasi bagi para pedagang. Pelatihan tersebut meliputi penggunaan sistem pembayaran digital, pengelolaan bisnis berbasis aplikasi, dan pemasaran online.

Ia berharap masukan dari Komisi II DPRD dapat menjadi dasar perbaikan yang berkelanjutan dalam pengelolaan pasar rakyat di Kota Bogor.

“Kami berkomitmen untuk mengawal pengelolaan pasar agar semakin modern, nyaman, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat serta pedagang,” tutupnya.

Berita Terkait

HJB ke-544, Dedie Rachim Ajak Seluruh Elemen Masyarakat Bersatu Bangun Kota Bogor
Peringati Hari Jadi Pertama, BAS Resmikan Sekretariat dan Kantor Hukum, Perkuat Akses Hukum dan UMKM Kota Bogor
Pemkot Bogor perluas layanan jemput bola melalui CKG SMART
Lajim Marjuki Terpilih sebagai ketua BPD perwakilan Dusun 1.Desa sukadanau.Siap Kawal Aspirasi masyarakat 
Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI 2026 Kembali Digelar, Besaran Anggaran Jadi Perhatian Publik
Jamkeswatch Bekasi Soroti Persoalan Jaminan Kesehatan, Desak Pemkab Bentuk Satgas dan Aktifkan UHC
Bapenda Kota Bogor Perkuat Sinergi Wilayah, Targetkan PAD Tembus Rp2 Triliun
787 Jemaah Haji Kota Bogor Berangkat ke Tanah Suci, Pemkot Titip Pesan Jaga Kesehatan dan Kekompakan
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 3 Juni 2026 - 16:07 WIB

HJB ke-544, Dedie Rachim Ajak Seluruh Elemen Masyarakat Bersatu Bangun Kota Bogor

Minggu, 31 Mei 2026 - 15:27 WIB

Peringati Hari Jadi Pertama, BAS Resmikan Sekretariat dan Kantor Hukum, Perkuat Akses Hukum dan UMKM Kota Bogor

Rabu, 27 Mei 2026 - 19:40 WIB

Pemkot Bogor perluas layanan jemput bola melalui CKG SMART

Minggu, 24 Mei 2026 - 23:14 WIB

Lajim Marjuki Terpilih sebagai ketua BPD perwakilan Dusun 1.Desa sukadanau.Siap Kawal Aspirasi masyarakat 

Minggu, 24 Mei 2026 - 09:40 WIB

Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI 2026 Kembali Digelar, Besaran Anggaran Jadi Perhatian Publik

Berita Terbaru