Cibinong | Mata Pena News – Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kabupaten Bogor terus memperkuat langkah transformasi digital kepramukaan.
Hal tersebut diwujudkan melalui kegiatan Sosialisasi Komunitas Teknologi Informasi dan Komunikasi (KOMTI) yang digelar bersama Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Bogor.
Kegiatan berlangsung di Aula Diskominfo Kabupaten Bogor, Kamis (22/1/2026), dan dibuka secara resmi oleh Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Kabupaten Bogor yang juga Kepala Dinas, Agus Ridhallah.
Sosialisasi ini menjadi forum strategis untuk memperkuat koordinasi, menyamakan persepsi, serta meningkatkan tata kelola teknologi informasi dan komunikasi guna mendukung aktivitas kepramukaan yang modern, adaptif, dan terintegrasi.
Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Kabupaten Bogor, Agus Ridhallah, menegaskan bahwa pesatnya perkembangan teknologi informasi menuntut Gerakan Pramuka untuk terus beradaptasi agar tetap relevan dan mampu menjangkau masyarakat secara luas.
“Bidang Komunikasi dan Informatika tidak hanya berfungsi sebagai sarana publikasi kegiatan, tetapi juga menjadi wajah organisasi, sumber informasi resmi, serta penguat citra positif Gerakan Pramuka di tengah masyarakat,” ujarnya.
Melalui sosialisasi ini, Agus berharap terbangun kesamaan persepsi antara Kwartir Cabang dan Kwartir Ranting terkait arah kebijakan serta program KOMTI Tahun 2026. Selain itu, tata kelola informasi diharapkan semakin tertib, akurat, dan bertanggung jawab.
“Pemanfaatan media digital dan media sosial harus dioptimalkan sebagai sarana edukasi, promosi kegiatan, sekaligus pelaporan aktivitas kepramukaan,” jelasnya.
Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara Kwartir Cabang dan Kwartir Ranting dalam pengelolaan informasi. Setiap kegiatan kepramukaan di wilayah Kabupaten Bogor diharapkan terdokumentasi dan terpublikasi dengan baik sehingga memberi dampak positif bagi anggota Pramuka maupun masyarakat luas.
Agus Ridhallah mendorong Kwartir Ranting di tingkat kecamatan untuk memperkuat peran Bidang KOMTI dengan menyiapkan sumber daya manusia yang adaptif dan kreatif.
“Informasi harus dimaknai sebagai sarana pembinaan dan pengabdian, bukan sekadar dokumentasi kegiatan,” tegasnya.
Sementara itu, Wakil Ketua Bidang Komunikasi dan Informatika (KOMTI) Kwarcab Gerakan Pramuka Kabupaten Bogor, Bambang Widodo Tawekal, menyampaikan bahwa KOMTI pada Tahun 2026 diarahkan sebagai motor penggerak transformasi digital kepramukaan di Kabupaten Bogor.
“KOMTI tidak hanya menyampaikan informasi, tetapi menjadi pusat pengelolaan data, publikasi, dan komunikasi yang terintegrasi, cepat, akurat, serta terpercaya,” ungkapnya.
Dalam paparannya, Bambang menyampaikan sejumlah program strategis KOMTI Tahun 2026. Program tersebut antara lain pengembangan dan pengelolaan website kepramukaan di tingkat Kwartir Cabang dan Kwartir Ranting sebagai pusat informasi resmi, arsip digital, serta sarana transparansi organisasi.
Program berikutnya adalah penyajian berita dan informasi kegiatan kepramukaan secara realtime dengan tetap menjunjung tinggi kaidah jurnalistik dan etika organisasi.
Selain itu, KOMTI juga mengembangkan program SmartScout – Satu Data Pramuka melalui kolaborasi dengan Pusat Data dan Informasi (PUSDATIN) sebagai sistem data terpadu anggota, satuan, dan kegiatan kepramukaan yang menjadi dasar perencanaan dan pengambilan kebijakan.
Program lainnya adalah pengembangan Radio Pramuka sebagai media komunikasi, edukasi, dan ruang ekspresi kreatif bagi anggota Pramuka yang dapat menjangkau masyarakat luas
Tak kalah penting, diperkenalkan pula program SAKAREP URANG (Satu Kwartir Ranting Satu Reporter Unggul Cemerlang) yang bertujuan menyiapkan kader Pramuka di setiap Kwartir Ranting dengan kemampuan jurnalistik dan dokumentasi kegiatan.
Bambang Widodo Tawekal menegaskan bahwa keberhasilan seluruh program KOMTI sangat bergantung pada sinergi dan komitmen bersama, khususnya dukungan aktif dari Kwartir Ranting.
“Kami mengajak seluruh jajaran untuk bersama-sama menjadikan KOMTI sebagai tulang punggung informasi, data, dan komunikasi Gerakan Pramuka Kabupaten Bogor yang modern, adaptif, dan berdaya saing,” pungkasnya.
(Rudy)











