Kondisi Jembatan Penghubung Pulau Rimau–Selat Penugguan Semakin Rusak, Warga Desak Pemerintah Segera Bertindak

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 16 Juni 2026 - 07:43 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Banyuasin | Mata Pena News

Jembatan Tanah Kering yang menjadi penghubung utama antara Kecamatan Pulau Rimau dan Kecamatan Selat Penugguan, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan,

Kembali mengalami kerusakan parah meski belum genap satu tahun sejak dilakukan perbaikan. Kondisi tersebut memicu keluhan warga yang mendesak pemerintah daerah segera melakukan perbaikan menyeluruh demi keselamatan pengguna jalan.

Berdasarkan pantauan di lapangan pada Senin (15/6/2026),

Kondisi jembatan sangat memprihatinkan. Sejumlah bagian lantai besi jembatan tampak terlepas dan mengalami keropos, sehingga membahayakan pengendara yang melintas, terutama kendaraan roda empat.

“Rangka lantai jembatan yang dibangun sejak tahun 1980-an ini sudah banyak yang keropos. Bahkan ada beberapa bagian yang terlepas. Kondisi ini sangat berbahaya bagi pengguna jalan,” ujar salah seorang warga.
Selain itu, tiang penyangga jembatan juga dilaporkan mengalami kerusakan yang cukup serius. Akibatnya, jembatan semakin rawan dilalui kendaraan roda dua, roda empat, maupun kendaraan bermuatan berat.

Baca Juga:  tes

Warga menilai hasil perbaikan yang dilakukan pada tahun 2025 dengan anggaran sekitar Rp5 miliar belum memberikan hasil yang maksimal. Pasalnya, dalam waktu kurang dari satu tahun setelah perbaikan selesai, kondisi jembatan kembali rusak dan menimbulkan kekhawatiran masyarakat.

Menurut warga, jembatan tersebut merupakan akses vital yang telah digunakan sejak program transmigrasi di wilayah Pulau Rimau. Karena usianya yang sudah puluhan tahun, warga berharap pemerintah segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kondisi konstruksi jembatan.

“Kami berharap pemerintah daerah, khususnya Bupati Banyuasin dan Dinas PUPR, segera mengambil langkah konkret. Jangan sampai menunggu adanya korban jiwa baru dilakukan tindakan,” ungkap seorang warga yang enggan disebutkan namanya.

Baca Juga:  BURUH GERUDUK KANTOR LPSK JATIM! JAMKESWATCH FSPMI DESAK KEPASTIAN BIAYA PENGOBATAN KORBAN PENGANIAYAAN MOJOKERTO

Ia juga menambahkan bahwa jembatan tersebut tidak hanya digunakan masyarakat setempat, tetapi juga dilalui kendaraan perusahaan yang mengangkut hasil perkebunan dengan tonase cukup besar. Kondisi itu diduga turut mempercepat kerusakan jembatan.

Masyarakat berharap pemerintah segera merealisasikan perbaikan kembali atau pembangunan jembatan baru yang lebih kokoh dan aman, sehingga aktivitas ekonomi serta mobilitas warga tidak terganggu.

Hingga berita ini diturunkan, warga masih menantikan langkah dan tanggung jawab dari pihak terkait untuk menangani kerusakan Jembatan Tanah Kering yang menjadi urat nadi penghubung dua kecamatan tersebut.

Reporter: Kaperwil Sumsel

Berita Terkait

tes
BURUH GERUDUK KANTOR LPSK JATIM! JAMKESWATCH FSPMI DESAK KEPASTIAN BIAYA PENGOBATAN KORBAN PENGANIAYAAN MOJOKERTO
HIPMI Bogor, Bekasi, dan Depok Gelar Business Matching, Libatkan 150 Pengusaha Muda
Dirut PPJ Bogor Siapkan 70 Lapak dan Kios, PKL Pasar Gembrong Bakal Ditertibkan
POTENSI WISATA DESA IKONIK BISA MATI JIKA DSPARBUD TUTUP MATA
H.M Saifudaulah SH.MH.M.Pd.I ,Dari PKS(partai keadilan sejahtera)Serap Aspirasi Warga RW 06 kelurahan jati Waringin, Soroti Masalah Banjir dan drainase.
Rekrut Tenaga Ahli Bergelar Profesor, Jamaludin Malik Terlibat Adu Komentar dengan Akun Info Jepara Terkini
Sekretaris DPN Jamkeswatch FSPMI Heri Irawan Sosialisasikan JKN kepada Bidang Perempuan PUK SPEE FSPMI PT Honoris Industry
Berita ini 45 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 10:49 WIB

tes

Selasa, 20 Oktober 2026 - 18:35 WIB

BURUH GERUDUK KANTOR LPSK JATIM! JAMKESWATCH FSPMI DESAK KEPASTIAN BIAYA PENGOBATAN KORBAN PENGANIAYAAN MOJOKERTO

Senin, 19 Oktober 2026 - 09:36 WIB

HIPMI Bogor, Bekasi, dan Depok Gelar Business Matching, Libatkan 150 Pengusaha Muda

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:05 WIB

Dirut PPJ Bogor Siapkan 70 Lapak dan Kios, PKL Pasar Gembrong Bakal Ditertibkan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 18:32 WIB

POTENSI WISATA DESA IKONIK BISA MATI JIKA DSPARBUD TUTUP MATA

Berita Terbaru

Daerah

52 Jalan di Jepara OTW Mulus di 2026!

Jumat, 23 Okt 2026 - 12:49 WIB

News

tes

Jumat, 23 Okt 2026 - 10:49 WIB