MUTIARA HIKMAH BES : 1 MUHARRAM 1448 H, Muharram: Momentum Hijrah, Muhasabah, dan Kebangkitan Umat

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 16 Juni 2026 - 21:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MUTIARA HIKMAH BES : 1 MUHARRAM 1448 H, Muharram: Momentum Hijrah, Muhasabah, dan Kebangkitan Umat

Mata Pena News – 

Selasa, 16 Juni 2026

Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

Alhamdulillah, atas rahmat Allah SWT kita kembali dipertemukan dengan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah. Pergantian tahun Hijriah bukan sekadar pergantian angka kalender, melainkan momentum untuk melakukan hijrah menuju kehidupan yang lebih baik, lebih beriman, lebih bertakwa, dan lebih bermanfaat bagi agama, bangsa, dan negara.

Allah SWT berfirman:

“Sesungguhnya bilangan bulan pada sisi Allah adalah dua belas bulan dalam ketetapan Allah pada waktu Dia menciptakan langit dan bumi, di antaranya ada empat bulan haram (suci). Itulah agama yang lurus, maka janganlah kamu menzalimi dirimu dalam bulan yang empat itu.” (QS. At-Taubah: 36)

Muharram merupakan salah satu dari empat bulan yang dimuliakan Allah SWT. Oleh karena itu, bulan ini menjadi kesempatan bagi setiap Muslim untuk memperbanyak amal saleh, memperkuat ukhuwah Islamiyah, memperbanyak istighfar, sedekah, serta menjauhi segala bentuk kemaksiatan dan kezaliman.

Muharram dan Makna Hijrah

Penanggalan Hijriah dimulai dari peristiwa hijrah Rasulullah SAW dari Makkah ke Madinah. Hijrah bukan hanya perpindahan tempat, tetapi perpindahan dari keburukan menuju kebaikan, dari kemalasan menuju produktivitas, dari perpecahan menuju persatuan, dan dari ketidakadilan menuju keadilan.

Rasulullah SAW bersabda:

Baca Juga:  Mutiara Hikmah BES : Empat Tugas Pemimpin dalam Al-Qur'an dan Sikap Menghadapi Kezaliman

“Orang yang berhijrah adalah orang yang meninggalkan apa yang dilarang oleh Allah.” (HR. Bukhari)

Karena itu, Tahun Baru Islam seharusnya menjadi momentum muhasabah: sudah sejauh mana kualitas iman, ibadah, akhlak, dan pengabdian kita kepada umat serta bangsa.

Puasa Terbaik Setelah Ramadan

Rasulullah SAW bersabda:

“Puasa yang paling utama setelah puasa Ramadan adalah puasa pada bulan Allah, yaitu Muharram.” (HR. Muslim)

Hadis ini menunjukkan betapa agungnya bulan Muharram sehingga Rasulullah menyebutnya sebagai “Syahrullah” (bulan Allah), sebuah bentuk pemuliaan yang istimewa.

Keutamaan Puasa Asyura dan Tasu’a

Salah satu amalan yang sangat dianjurkan pada bulan Muharram adalah Puasa Asyura pada tanggal 10 Muharram.

Rasulullah SAW bersabda:

“Aku berharap kepada Allah agar puasa Asyura dapat menghapus dosa-dosa setahun yang lalu.” (HR. Muslim)

Untuk menyelisihi tradisi kaum Yahudi yang hanya berpuasa pada tanggal 10 Muharram, Rasulullah SAW juga menganjurkan berpuasa pada tanggal 9 Muharram (Tasu’a).

Beliau bersabda:

“Jika aku masih hidup sampai tahun depan, sungguh aku akan berpuasa pada hari kesembilan.” (HR. Muslim)

Karena itu, umat Islam dianjurkan melaksanakan:

Puasa Tasu’a (9 Muharram)

Puasa Asyura (10 Muharram)

Atau ditambah 11 Muharram untuk menyempurnakan sunnah.

Muharram: Bulan Muhasabah dan Perbaikan Bangsa

Allah SWT berfirman:

“Wahai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dan hendaklah setiap diri memperhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok.” (QS. Al-Hasyr: 18)

Baca Juga:  Tegar Beriman Bersiap Berpesta, Car Free Night HJB ke-544 Hadirkan Hiburan, UMKM dan Peresmian Skywalk

Ayat ini mengajarkan pentingnya evaluasi diri, keluarga, masyarakat, bahkan kehidupan berbangsa dan bernegara.

Muharram mengingatkan kita bahwa kemajuan bangsa tidak hanya dibangun dengan kekuatan ekonomi dan politik, tetapi juga dengan kejujuran, amanah, keadilan, persatuan, dan ketakwaan kepada Allah SWT.

Firman Allah:

“Sesungguhnya Allah tidak akan mengubah keadaan suatu kaum sehingga mereka mengubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri.” (QS. Ar-Ra’d: 11)

Karena itu, perubahan harus dimulai dari diri sendiri, keluarga, lingkungan, dan masyarakat secara berkelanjutan.

Penutup

Memasuki Tahun Baru Islam 1448 Hijriah, marilah kita memperbarui niat, memperkuat iman, memperbanyak amal saleh, mempererat persaudaraan, dan meningkatkan kepedulian terhadap sesama.

Semoga Allah SWT menjadikan tahun ini sebagai tahun penuh keberkahan, kesehatan, keselamatan, kemakmuran, dan kebahagiaan bagi seluruh rakyat Indonesia.

“Dan barang siapa bertakwa kepada Allah, niscaya Dia akan memberikan jalan keluar baginya dan memberinya rezeki dari arah yang tidak disangka-sangkanya.” (QS. At-Thalaq: 2-3)

Selamat Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 H.

Semoga Allah SWT membimbing kita semua menuju kehidupan yang lebih baik, lebih adil, lebih amanah, dan lebih bertakwa.

Aamiin Ya Rabbal ‘Alamin.

Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

Salam Jihad : BES (Brother Eggi Sudjana)

 

Berita Terkait

Ketua GARDA PRABOWO Jawa Barat Bob Mulia , Mengecam Pernyataan Mantan Ketua BEM Tiyo Ardianto
Redaksi Berkisah: Faidah dan Pahala Puasa 1 Muharam dan Puasa Asyura
Kondisi Jembatan Penghubung Pulau Rimau–Selat Penugguan Semakin Rusak, Warga Desak Pemerintah Segera Bertindak
Sosialisasi Peraturan Daerah Seluruh Kepala Desa Kecamatan Pulau Rimau Banyuasin Di perkuat Pemahaman Aturan Tahun 2026 
Maju Calon Ketua KADIN Kabupaten Bogor, Sulhajji Jompa Usung Visi Persatuan dan Kolaborasi Dunia Usaha
Wakapolri Turun Langsung Layani Warga di Megamendung, Ratusan Masyarakat Ikuti Bakti Kesehatan Hari Bhayangkara ke-80
Mutiara Hikmah BES : Empat Tugas Pemimpin dalam Al-Qur’an dan Sikap Menghadapi Kezaliman
KOHKANTAH PROBANGSI Siap Gelar Deklarasi Akbar dan Seminar Nasional Pertanahan
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 16 Juni 2026 - 21:34 WIB

MUTIARA HIKMAH BES : 1 MUHARRAM 1448 H, Muharram: Momentum Hijrah, Muhasabah, dan Kebangkitan Umat

Selasa, 16 Juni 2026 - 15:29 WIB

Ketua GARDA PRABOWO Jawa Barat Bob Mulia , Mengecam Pernyataan Mantan Ketua BEM Tiyo Ardianto

Selasa, 16 Juni 2026 - 12:52 WIB

Redaksi Berkisah: Faidah dan Pahala Puasa 1 Muharam dan Puasa Asyura

Selasa, 16 Juni 2026 - 07:43 WIB

Kondisi Jembatan Penghubung Pulau Rimau–Selat Penugguan Semakin Rusak, Warga Desak Pemerintah Segera Bertindak

Senin, 15 Juni 2026 - 16:42 WIB

Sosialisasi Peraturan Daerah Seluruh Kepala Desa Kecamatan Pulau Rimau Banyuasin Di perkuat Pemahaman Aturan Tahun 2026 

Berita Terbaru