Jepara | Mata Pena News – Rencana Pemkab Jepara mengalokasikan anggaran sekitar Rp1 miliar untuk pengadaan kereta kencana memicu kritik dari masyarakat. Sorotan muncul di tengah kondisi sejumlah jalan desa dan jalan kabupaten di Jepara yang masih rusak parah, minimnya fasilitas umum, serta sejumlah destinasi wisata yang dinilai belum layak.
Warga mempertanyakan urgensi proyek tersebut. “Ini bukan soal budaya atau seremoni, tapi soal prioritas. Saat rakyat masih butuh jalan yang layak, penerangan jalan, perbaikan sanitasi, dan pembenahan fasilitas wisata, anggaran justru diarahkan ke proyek yang kesannya lebih mewah daripada langsung bermanfaat,” ujar salah satu warga Jepara.
Mereka menilai Rp1 miliar tersebut akan lebih terasa manfaatnya jika digunakan untuk memperbaiki infrastruktur dasar yang setiap hari digunakan masyarakat, alih-alih untuk kegiatan seremonial di tengah masih banyaknya kekurangan layanan publik.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari Pemkab Jepara terkait rincian penggunaan anggaran Rp1 miliar untuk kereta kencana, termasuk tujuan, mekanisme pengadaan, dan dampak yang diharapkan bagi masyarakat.
Publik berharap Pemkab dapat memberikan penjelasan terbuka agar alokasi anggaran dipahami dan tidak menimbulkan persepsi adanya ketimpangan prioritas pembangunan di Kabupaten Jepara.
Yuda A











