Pemkab Jepara Anggarkan Rp1 Miliar untuk Kereta Kencana, Warga Soroti Prioritas Anggaran

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 22 Mei 2026 - 08:41 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

 

 

Jepara | Mata Pena News – Rencana Pemkab Jepara mengalokasikan anggaran sekitar Rp1 miliar untuk pengadaan kereta kencana memicu kritik dari masyarakat. Sorotan muncul di tengah kondisi sejumlah jalan desa dan jalan kabupaten di Jepara yang masih rusak parah, minimnya fasilitas umum, serta sejumlah destinasi wisata yang dinilai belum layak.

 

Warga mempertanyakan urgensi proyek tersebut. “Ini bukan soal budaya atau seremoni, tapi soal prioritas. Saat rakyat masih butuh jalan yang layak, penerangan jalan, perbaikan sanitasi, dan pembenahan fasilitas wisata, anggaran justru diarahkan ke proyek yang kesannya lebih mewah daripada langsung bermanfaat,” ujar salah satu warga Jepara.

Baca Juga:  Dirut PPJ Bogor Siapkan 70 Lapak dan Kios, PKL Pasar Gembrong Bakal Ditertibkan

 

Mereka menilai Rp1 miliar tersebut akan lebih terasa manfaatnya jika digunakan untuk memperbaiki infrastruktur dasar yang setiap hari digunakan masyarakat, alih-alih untuk kegiatan seremonial di tengah masih banyaknya kekurangan layanan publik.

Baca Juga:  Bupati Jepara Undang Seluruh Ketua BUMDes se-Kabupaten Jepara di Pendapa Kartini, Gelar Temu Bisnis Bersama Pelaku Usaha Strategis

 

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari Pemkab Jepara terkait rincian penggunaan anggaran Rp1 miliar untuk kereta kencana, termasuk tujuan, mekanisme pengadaan, dan dampak yang diharapkan bagi masyarakat.

 

Publik berharap Pemkab dapat memberikan penjelasan terbuka agar alokasi anggaran dipahami dan tidak menimbulkan persepsi adanya ketimpangan prioritas pembangunan di Kabupaten Jepara.

 

Yuda A

Berita Terkait

tes
BURUH GERUDUK KANTOR LPSK JATIM! JAMKESWATCH FSPMI DESAK KEPASTIAN BIAYA PENGOBATAN KORBAN PENGANIAYAAN MOJOKERTO
HIPMI Bogor, Bekasi, dan Depok Gelar Business Matching, Libatkan 150 Pengusaha Muda
Dirut PPJ Bogor Siapkan 70 Lapak dan Kios, PKL Pasar Gembrong Bakal Ditertibkan
POTENSI WISATA DESA IKONIK BISA MATI JIKA DSPARBUD TUTUP MATA
H.M Saifudaulah SH.MH.M.Pd.I ,Dari PKS(partai keadilan sejahtera)Serap Aspirasi Warga RW 06 kelurahan jati Waringin, Soroti Masalah Banjir dan drainase.
Rekrut Tenaga Ahli Bergelar Profesor, Jamaludin Malik Terlibat Adu Komentar dengan Akun Info Jepara Terkini
Sekretaris DPN Jamkeswatch FSPMI Heri Irawan Sosialisasikan JKN kepada Bidang Perempuan PUK SPEE FSPMI PT Honoris Industry
Berita ini 27 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 10:49 WIB

tes

Selasa, 20 Oktober 2026 - 18:35 WIB

BURUH GERUDUK KANTOR LPSK JATIM! JAMKESWATCH FSPMI DESAK KEPASTIAN BIAYA PENGOBATAN KORBAN PENGANIAYAAN MOJOKERTO

Senin, 19 Oktober 2026 - 09:36 WIB

HIPMI Bogor, Bekasi, dan Depok Gelar Business Matching, Libatkan 150 Pengusaha Muda

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:05 WIB

Dirut PPJ Bogor Siapkan 70 Lapak dan Kios, PKL Pasar Gembrong Bakal Ditertibkan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 18:32 WIB

POTENSI WISATA DESA IKONIK BISA MATI JIKA DSPARBUD TUTUP MATA

Berita Terbaru

Daerah

52 Jalan di Jepara OTW Mulus di 2026!

Jumat, 23 Okt 2026 - 12:49 WIB

News

tes

Jumat, 23 Okt 2026 - 10:49 WIB