PWI dan IPB Jajaki Program Beasiswa S2 untuk Wartawan

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 3 Juni 2026 - 07:26 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

 

Bogor  | Mata Pena News – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat bersama IPB University menjajaki kerja sama penyelenggaraan program beasiswa magister (S2) bagi wartawan. Pembahasan tersebut berlangsung dalam pertemuan di Ruang GSC 1, Gedung GSC, Kampus IPB University Baranangsiang, Bogor, Selasa (2/6/2026).

Delegasi PWI Pusat dipimpin Ketua Umum PWI Pusat, Akhmad Munir, didampingi Sekretaris Jenderal M. Selamet Susanto, Anggota Dewan Pakar Yulian Warman, Wakil Sekretaris Jenderal Kadirah, Wakil Ketua Bidang Kerja Sama Sarwani, Wakil Ketua Bidang Pendidikan Zarman Syah, Ketua Komisi Pendidikan dan Pelatihan Jufri Al Katiri, Humas PWI Pusat Mercys Charles Loho, serta Ketua PWI Kota Bogor Herman Indrabudi.

Rombongan diterima oleh Dekan Sekolah Pascasarjana IPB University, Yusli Wardiatno, bersama jajaran pimpinan dan staf Sekolah Pascasarjana IPB.

Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak membahas peluang kolaborasi untuk meningkatkan kapasitas, kompetensi, dan kualitas sumber daya manusia (SDM) wartawan melalui akses pendidikan pascasarjana.

Akhmad Munir menyambut positif rencana kerja sama tersebut. Menurutnya, program beasiswa bagi wartawan perlu dirancang secara matang melalui pembahasan teknis yang komprehensif agar pelaksanaannya berjalan efektif dan tepat sasaran.

Baca Juga:  Wabup Ibnu Hajar: Terima Kasih Atas Pengabdian AKBP Hadi Kristanto untuk Jepara, Selamat Datang Kapolres Baru AKBP Keris Aji Wibisono

“Kerja sama ini merupakan langkah yang baik untuk meningkatkan kapasitas keilmuan wartawan. Namun, diperlukan pembahasan lanjutan yang lebih mendalam agar mekanisme pelaksanaannya dapat disusun secara optimal dan mengantisipasi berbagai kendala di kemudian hari,” ujarnya.

Ia menilai tantangan utama yang dihadapi wartawan untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang magister adalah padatnya aktivitas profesi serta keterbatasan kemampuan finansial. Karena itu, skema pembiayaan yang disusun harus fleksibel dan realistis.

Menurut Akhmad, sejumlah alternatif dukungan pendidikan dapat dipertimbangkan, mulai dari sinergi dengan program beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan, bantuan biaya pendidikan secara parsial, keringanan pembayaran Uang Kuliah Tunggal (UKT), hingga bentuk dukungan lainnya yang memungkinkan wartawan tetap menjalankan tugas jurnalistik sambil menempuh studi.

“Yang terpenting adalah membuka akses pendidikan yang lebih luas bagi wartawan. Dukungan tidak harus selalu dalam bentuk pembiayaan penuh, tetapi bisa disesuaikan dengan kebutuhan dan kemampuan program yang tersedia,” katanya.

Lebih lanjut, Akhmad menegaskan bahwa PWI berkomitmen menjadikan program tersebut sebagai bagian dari upaya pengembangan kompetensi anggota sekaligus memperkuat kemitraan strategis organisasi dengan berbagai lembaga pendidikan tinggi.

Baca Juga:  Rekrut Tenaga Ahli Bergelar Profesor, Jamaludin Malik Terlibat Adu Komentar dengan Akun Info Jepara Terkini

Sementara itu, Yusli Wardiatno menyatakan IPB memiliki komitmen untuk mendukung peningkatan kualitas SDM nasional, termasuk kalangan wartawan yang memiliki peran penting dalam pembangunan dan penyebarluasan informasi kepada masyarakat.

“Rencana kerja sama ini merupakan langkah positif untuk memperluas akses pendidikan tinggi bagi insan pers sekaligus memperkuat kapasitas akademik dan profesionalisme wartawan,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, pihak Sekolah Pascasarjana IPB juga memaparkan sejumlah program studi magister yang berpotensi menjadi pilihan peserta program beasiswa. Beberapa di antaranya adalah Program Studi Komunikasi Pembangunan Pertanian dan Pedesaan, Komunikasi Digital dan Media, Ilmu Pengelolaan Sumber Daya Alam dan Lingkungan, Pengembangan Industri Kecil Menengah, serta Logistik Agro-Maritim.

Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dan konstruktif. Kedua belah pihak sepakat untuk menindaklanjuti pembahasan melalui pertemuan teknis guna mematangkan skema kerja sama yang diharapkan dapat membuka lebih banyak peluang pendidikan bagi wartawan Indonesia.

Red

Berita Terkait

tes
BURUH GERUDUK KANTOR LPSK JATIM! JAMKESWATCH FSPMI DESAK KEPASTIAN BIAYA PENGOBATAN KORBAN PENGANIAYAAN MOJOKERTO
HIPMI Bogor, Bekasi, dan Depok Gelar Business Matching, Libatkan 150 Pengusaha Muda
Dirut PPJ Bogor Siapkan 70 Lapak dan Kios, PKL Pasar Gembrong Bakal Ditertibkan
POTENSI WISATA DESA IKONIK BISA MATI JIKA DSPARBUD TUTUP MATA
H.M Saifudaulah SH.MH.M.Pd.I ,Dari PKS(partai keadilan sejahtera)Serap Aspirasi Warga RW 06 kelurahan jati Waringin, Soroti Masalah Banjir dan drainase.
Rekrut Tenaga Ahli Bergelar Profesor, Jamaludin Malik Terlibat Adu Komentar dengan Akun Info Jepara Terkini
Sekretaris DPN Jamkeswatch FSPMI Heri Irawan Sosialisasikan JKN kepada Bidang Perempuan PUK SPEE FSPMI PT Honoris Industry
Berita ini 8 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 10:49 WIB

tes

Selasa, 20 Oktober 2026 - 18:35 WIB

BURUH GERUDUK KANTOR LPSK JATIM! JAMKESWATCH FSPMI DESAK KEPASTIAN BIAYA PENGOBATAN KORBAN PENGANIAYAAN MOJOKERTO

Senin, 19 Oktober 2026 - 09:36 WIB

HIPMI Bogor, Bekasi, dan Depok Gelar Business Matching, Libatkan 150 Pengusaha Muda

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:05 WIB

Dirut PPJ Bogor Siapkan 70 Lapak dan Kios, PKL Pasar Gembrong Bakal Ditertibkan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 18:32 WIB

POTENSI WISATA DESA IKONIK BISA MATI JIKA DSPARBUD TUTUP MATA

Berita Terbaru

Daerah

52 Jalan di Jepara OTW Mulus di 2026!

Jumat, 23 Okt 2026 - 12:49 WIB

News

tes

Jumat, 23 Okt 2026 - 10:49 WIB