Staf Desa di Cimanggu Pandeglang Diduga Jadi Korban Penganiayaan Rekan Sekantor, Kasus Dilaporkan ke Polisi

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 8 Mei 2026 - 19:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Pandeglang, Banten | Mata Pena News Seorang staf Desa Rancapinang, Kecamatan Cimanggu, Kabupaten Pandeglang, Banten, berinisial U (39), diduga menjadi korban penganiayaan yang dilakukan rekan sekantornya sendiri. Peristiwa tersebut dilaporkan ke Polsek Cimanggu pada Selasa, 5 Mei 2026.

Menurut keterangan korban kepada awak media, insiden bermula saat dirinya menjalankan aktivitas rutin mengumpulkan sumbangan masyarakat untuk pembangunan masjid di wilayah Desa Rancapinang.

Korban menuturkan, sekitar pukul 20.30 WIB dirinya dijemput seorang pemuda berinisial RN menggunakan sepeda motor. RN disebut meminta korban menemui seorang pria berinisial WH di salah satu jembatan desa setempat.

“Di tengah perjalanan RN turun dan meminta saya membawa motor sendiri untuk menemui WH yang sudah menunggu di jembatan,” ujar korban.

Baca Juga:  13 Desa Wisata di Kabupaten Bogor Segera Kantongi SK Bupati, Peluang Baru Dongkrak Ekonomi Warga

Setibanya di lokasi, korban mengaku langsung mendapat serangan fisik berupa pukulan yang mengarah ke bagian kepala dan wajah. Saat kejadian, korban mengaku masih berada di atas kendaraan sehingga kesulitan menghindar maupun melakukan pembelaan.

Aksi tersebut disebut baru berhenti setelah dilerai seorang warga berinisial WA.

Korban mengaku belum mengetahui secara pasti pemicu dugaan penganiayaan tersebut. Namun berdasarkan informasi yang diterimanya dari salah seorang tokoh masyarakat, terduga pelaku diduga tersinggung karena menganggap korban memberikan informasi kepada pihak kepolisian terkait dugaan perkara obat-obatan terlarang yang menyeret salah satu anggota keluarganya.

Baca Juga:  Gunung Merapi Kembali Luncurkan Awan Panas, Meluncur Hingga 2 Kilometer

Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari pihak terduga pelaku terkait tuduhan tersebut.

Sementara itu, sumber lain menyebutkan bahwa pihak kepolisian telah memanggil sedikitnya dua orang saksi untuk dimintai keterangan terkait laporan dugaan penganiayaan tersebut.

Kasus ini menjadi perhatian warga setempat karena korban dan terduga pelaku diketahui sama-sama bekerja sebagai staf di Desa Rancapinang, Kecamatan Cimanggu, Kabupaten Pandeglang.

Pihak kepolisian diharapkan dapat mengusut kasus tersebut secara profesional dan objektif guna memastikan fakta yang sebenarnya.

Red

Berita Terkait

Gunung Merapi Kembali Luncurkan Awan Panas, Meluncur Hingga 2 Kilometer
13 Desa Wisata di Kabupaten Bogor Segera Kantongi SK Bupati, Peluang Baru Dongkrak Ekonomi Warga
SEJUMLAH AKADEMISI DILAPORKAN USAI KRITIK PEMERINTAH, RUANG KEBEBASAN BERPENDAPAT DISOROT
Sungai Cilewih Meluap, Delapan Rumah di Bogor Terdampak Banjir
Mobil Boks Terperosok di Jembatan Bolang, Warga Cigudeg Minta Pengaman Jalan Segera Dipasang
Lansia Korban Longsor di Dramaga Bogor Ditemukan Tim SAR dalam Kondisi Meninggal Dunia
Gempa Magnitudo 6,0 Guncang Sumba, Getaran Terasa hingga Bali
Lansia Hilang Tertimbun Longsor Saat Cari Bambu di Dramaga, BPBD Lakukan Pencarian
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 9 Juni 2026 - 12:19 WIB

Gunung Merapi Kembali Luncurkan Awan Panas, Meluncur Hingga 2 Kilometer

Sabtu, 30 Mei 2026 - 19:01 WIB

13 Desa Wisata di Kabupaten Bogor Segera Kantongi SK Bupati, Peluang Baru Dongkrak Ekonomi Warga

Rabu, 13 Mei 2026 - 17:26 WIB

SEJUMLAH AKADEMISI DILAPORKAN USAI KRITIK PEMERINTAH, RUANG KEBEBASAN BERPENDAPAT DISOROT

Sabtu, 9 Mei 2026 - 16:27 WIB

Sungai Cilewih Meluap, Delapan Rumah di Bogor Terdampak Banjir

Sabtu, 9 Mei 2026 - 16:03 WIB

Mobil Boks Terperosok di Jembatan Bolang, Warga Cigudeg Minta Pengaman Jalan Segera Dipasang

Berita Terbaru