Pandeglang, Banten | Mata Pena News Seorang staf Desa Rancapinang, Kecamatan Cimanggu, Kabupaten Pandeglang, Banten, berinisial U (39), diduga menjadi korban penganiayaan yang dilakukan rekan sekantornya sendiri. Peristiwa tersebut dilaporkan ke Polsek Cimanggu pada Selasa, 5 Mei 2026.
Menurut keterangan korban kepada awak media, insiden bermula saat dirinya menjalankan aktivitas rutin mengumpulkan sumbangan masyarakat untuk pembangunan masjid di wilayah Desa Rancapinang.
Korban menuturkan, sekitar pukul 20.30 WIB dirinya dijemput seorang pemuda berinisial RN menggunakan sepeda motor. RN disebut meminta korban menemui seorang pria berinisial WH di salah satu jembatan desa setempat.
“Di tengah perjalanan RN turun dan meminta saya membawa motor sendiri untuk menemui WH yang sudah menunggu di jembatan,” ujar korban.
Setibanya di lokasi, korban mengaku langsung mendapat serangan fisik berupa pukulan yang mengarah ke bagian kepala dan wajah. Saat kejadian, korban mengaku masih berada di atas kendaraan sehingga kesulitan menghindar maupun melakukan pembelaan.
Aksi tersebut disebut baru berhenti setelah dilerai seorang warga berinisial WA.
Korban mengaku belum mengetahui secara pasti pemicu dugaan penganiayaan tersebut. Namun berdasarkan informasi yang diterimanya dari salah seorang tokoh masyarakat, terduga pelaku diduga tersinggung karena menganggap korban memberikan informasi kepada pihak kepolisian terkait dugaan perkara obat-obatan terlarang yang menyeret salah satu anggota keluarganya.
Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari pihak terduga pelaku terkait tuduhan tersebut.
Sementara itu, sumber lain menyebutkan bahwa pihak kepolisian telah memanggil sedikitnya dua orang saksi untuk dimintai keterangan terkait laporan dugaan penganiayaan tersebut.
Kasus ini menjadi perhatian warga setempat karena korban dan terduga pelaku diketahui sama-sama bekerja sebagai staf di Desa Rancapinang, Kecamatan Cimanggu, Kabupaten Pandeglang.
Pihak kepolisian diharapkan dapat mengusut kasus tersebut secara profesional dan objektif guna memastikan fakta yang sebenarnya.
Red











