Mahkota Binokasih Tiba di Bogor, Semarakkan Milangkala Tatar Sunda

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 7 Mei 2026 - 16:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Bogor | Mata Pena News Pemerintah Kota Bogor menyambut kedatangan Mahkota Binokasih Sanghyang Pake di Gedung Bakorwil, Kamis (7/5/2026). Mahkota bersejarah peninggalan kerajaan Sunda itu akan menjadi bagian utama dalam rangkaian Milangkala Tatar Sunda dan Kirab Budaya Bogor.

Rencananya, Mahkota Binokasih akan dikirab dari Museum Pajajaran Batutulis menuju Lawang Suryakancana pada Jumat (8/5/2026) malam.

Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, menyampaikan rasa syukur atas tibanya mahkota yang disebut sebagai simbol kejayaan Kerajaan Pajajaran tersebut di Kota Bogor.

“Alhamdulillah, hari ini yang ditunggu-tunggu sejak lama akhirnya tiba. Mahkota Binokasih Sanghyang Pake, simbol Kerajaan Pajajaran yang dahulu digunakan sebagai mahkota para raja Sunda Pajajaran, kini hadir di Bogor,” ujar Dedie.

Baca Juga:  Skandal Asusila Perangkat Desa Bringin Memicu Kemarahan Publik, Mediasi Diduga Tidak Transparan

Ia menjelaskan, mahkota tersebut merupakan mahkota asli yang terbuat dari emas 18,8 karat dengan bobot sekitar delapan kilogram. Menurutnya, kehadiran mahkota itu menjadi momentum langka bagi masyarakat Bogor maupun Jawa Barat.

“Belum semua wilayah Jawa Barat disinggahi mahkota ini, tetapi Bogor mendapat kesempatan istimewa. Ada kedekatan sejarah antara Bogor dan Sumedang, terutama ketika pusat Kerajaan Pajajaran berpindah ke Sumedang dan sejumlah artefak sejarah kini tersimpan di Keraton Sumedang Larang,” jelasnya.

Selain Mahkota Binokasih, rangkaian kirab budaya juga akan dimeriahkan dengan tiga kereta kencana yang disiapkan untuk parade budaya Tatar Sunda.

Baca Juga:  Pembentukan Ketua Karang Taruna Tingkat Rw Desa Bojong Indah Kec Parung Dihadiri Anggota DPRD Kab. Bogor Sutisna S. Fil.I

Dedie menambahkan, kegiatan tersebut bukan sekadar menampilkan benda pusaka, tetapi juga menjadi simbol kebesaran peradaban Sunda.

“Ini bukan sekadar tentang mahkota, tetapi simbol bahwa peradaban Sunda itu luar biasa. Berdasarkan penelitian dari Kementerian Kebudayaan dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat, mahkota ini disebut berasal dari era yang sejaman dengan Kerajaan Majapahit,” katanya.

Sementara itu, budayawan Sunda, Rd. Lily, berharap kehadiran Mahkota Binokasih di Bogor membawa keberkahan sekaligus memperkuat identitas budaya Sunda di tengah perkembangan zaman.

“Semoga kegiatan ini membawa keberkahan bagi kita semua,” pungkasnya.

Red

Berita Terkait

Pemdes Tegal Waru Jemput Bola, BLT Dana Desa Disalurkan Langsung ke Rumah Warga
Diduga Pengelolaan Dana Desa dan BUMDes Mujo Rahayu Bermasalah, Perbedaan Data Anggaran dan Ukuran Kolam Disorot
Kadisdik OKU Timur Sidak SD Taraman, Temukan Sekolah Kosong Saat Jam Belajar Masih Berlangsung
Kadis Pendidikan OKU Timur Bungkam Saat Dikonfirmasi Dugaan Rangkap Jabatan Kepala SDN 01 Karang Endah
Diduga kepala sekolah SDN 01 .karang endah Rangkap 3 Jabatan jadi Sorotan Publik dan Aktivis SumSel 
Bogorun 2026 Semarakkan HJB ke-544, Solusi Bangun Indonesia Turut Dorong UMKM dan Gaya Hidup Sehat
Cek Aset hingga Motivasi Petugas, Muzakkir Siapkan Tirta Pakuan Kembangkan Bisnis Non-Air
Hadapi Kenaikan Harga Pangan, UPER Berdayakan Warga Depok lewat Budikdamber
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 19:04 WIB

Pemdes Tegal Waru Jemput Bola, BLT Dana Desa Disalurkan Langsung ke Rumah Warga

Rabu, 13 Mei 2026 - 17:34 WIB

Diduga Pengelolaan Dana Desa dan BUMDes Mujo Rahayu Bermasalah, Perbedaan Data Anggaran dan Ukuran Kolam Disorot

Rabu, 13 Mei 2026 - 17:15 WIB

Kadisdik OKU Timur Sidak SD Taraman, Temukan Sekolah Kosong Saat Jam Belajar Masih Berlangsung

Selasa, 12 Mei 2026 - 16:05 WIB

Kadis Pendidikan OKU Timur Bungkam Saat Dikonfirmasi Dugaan Rangkap Jabatan Kepala SDN 01 Karang Endah

Selasa, 12 Mei 2026 - 13:20 WIB

Diduga kepala sekolah SDN 01 .karang endah Rangkap 3 Jabatan jadi Sorotan Publik dan Aktivis SumSel 

Berita Terbaru