Proyek GOR Desa Tirta Makmur Tak Rampung hingga 2026, Kades Akui Terkendala Anggaran dan Minta Berita Dihapus

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 24 April 2026 - 19:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

 

BANYUASIN  | Mata Pena News – Proyek pembangunan Gedung Olahraga (GOR) di Desa Tirta Makmur, Kecamatan Air Kumbang, Kabupaten Banyuasin, menjadi sorotan publik setelah hingga tahun 2026 belum juga rampung meski telah menyerap anggaran ratusan juta rupiah.

Berdasarkan keterangan yang dihimpun, pembangunan GOR tersebut disebut telah menghabiskan dana lebih dari Rp400 juta. Namun kondisi di lapangan menunjukkan bangunan belum selesai dan belum dapat dimanfaatkan oleh masyarakat.

Kepala Desa Tirta Makmur, Solikin, dalam pertemuan dengan awak media pada Kamis (23/04/2026) di Jakabaring, mengakui bahwa proyek tersebut mengalami kendala sejak tahun 2024 hingga 2025.

Baca Juga:  DKM Almisbah Jemaah Muslim Ahmadiyah, bersilatutohim Ke Plh. Walikota Bekasi,Dr Haji.Abdul Harris Bobihoe Berharap Tetap Bersinergi Dengan Pemkot Bekasi

“Memang belum selesai karena sudah tidak ada anggaran lagi,” ujarnya.

Solikin juga menyampaikan bahwa proyek tersebut telah diaudit oleh Inspektorat Kabupaten Banyuasin. Ia menegaskan bahwa berdasarkan audit tersebut tidak ditemukan pelanggaran.

Meski demikian, belum rampungnya proyek yang telah berjalan lebih dari satu tahun memunculkan pertanyaan publik terkait perencanaan, pengelolaan anggaran, serta efektivitas pengawasan dalam pelaksanaan kegiatan tersebut.

Selain itu, dalam kesempatan yang sama, Kepala Desa meminta agar pemberitaan sebelumnya terkait proyek GOR tersebut dihapus.

“Maaf, kami minta agar berita yang sudah tayang sebelumnya bisa ditutup,” kata Solikin kepada awak media.

Permintaan tersebut menjadi perhatian tersendiri, mengingat fungsi pers sebagai kontrol sosial sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.

Baca Juga:  PSI Prabumulih Hadir untuk Warga Terdampak Kebakaran, Salurkan Bantuan Kemanusiaan

Di sisi lain, hingga berita ini diturunkan, belum terdapat penjelasan resmi dari pihak Inspektorat Kabupaten Banyuasin terkait hasil audit yang disebutkan oleh Kepala Desa, termasuk rincian pemeriksaan atas proyek tersebut.

Sejumlah pihak mendorong agar dilakukan klarifikasi terbuka serta evaluasi menyeluruh guna memastikan transparansi dan akuntabilitas penggunaan anggaran desa.

Media ini masih berupaya mengonfirmasi pihak-pihak terkait, termasuk Pemerintah Kabupaten Banyuasin dan aparat pengawas internal, guna memperoleh penjelasan yang lebih komprehensif.

Reporter : Kaperwil SumSel

Berita Terkait

Fasos-Fasum Jadi Ladang Bisnis? Warga Desak Pemkot Bekasi Bertindak Tegas
Mutiara Hikmah BES : Menilai Kepemimpinan Dengan Timbangan Amanah Dan Keadilan 
Ombudsman RI Sesalkan Dugaan Penghalangan Sidak di Lapas Cibinong
Korban Diduga Disekap dan Dianiaya Selama Tiga Tahun Mulai Pulih, Polisi Masih Buru Terduga Pelaku
Roy Suryo dan dr Tifa Dilimpahkan ke Kejari Jaksel, Jaksa Putuskan Tidak Menahan
Mutiara Hikmah BES :Pergiliran Kekuasaan dan Amanah Kehidupan
Prof. Dr. H. Eggi Sudjana, SH., MSI. Benarkan Kritik Damai Hari Lubis terhadap Pola Advokasi Tim Roy Suryo Cs
Perkuat Peran Perempuan Menghadapi Krisis Iklim, Duo Mahasiswi UPER Juarai PSNMHII 2026
Berita ini 41 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 23 Juni 2026 - 16:41 WIB

Fasos-Fasum Jadi Ladang Bisnis? Warga Desak Pemkot Bekasi Bertindak Tegas

Selasa, 23 Juni 2026 - 16:19 WIB

Mutiara Hikmah BES : Menilai Kepemimpinan Dengan Timbangan Amanah Dan Keadilan 

Selasa, 23 Juni 2026 - 11:51 WIB

Korban Diduga Disekap dan Dianiaya Selama Tiga Tahun Mulai Pulih, Polisi Masih Buru Terduga Pelaku

Senin, 22 Juni 2026 - 19:31 WIB

Roy Suryo dan dr Tifa Dilimpahkan ke Kejari Jaksel, Jaksa Putuskan Tidak Menahan

Senin, 22 Juni 2026 - 12:03 WIB

Mutiara Hikmah BES :Pergiliran Kekuasaan dan Amanah Kehidupan

Berita Terbaru