Pansus DPRD Kota Bogor Kawal Reformasi Manajemen dan Keuangan RSUD

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 22 Januari 2026 - 10:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kota Bogor | Mata Pena News – Panitia Khusus (Pansus) DPRD Kota Bogor terus menjalankan fungsi pengawasan terhadap pengelolaan RSUD Kota Bogor, dengan fokus pada pembenahan manajemen serta penyelesaian persoalan keuangan yang selama ini membebani rumah sakit milik pemerintah daerah tersebut.

Ketua Pansus DPRD Kota Bogor, Achmad Rifki Alaydrus, mengatakan saat ini Pansus masih berada pada tahap pendalaman dan pemutakhiran data, sembari memantau langsung langkah-langkah perbaikan yang telah dijalankan oleh manajemen RSUD Kota Bogor.

“Masih dalam tahap penyempurnaan data. Namun kami melihat ada progres perbaikan yang disampaikan Direktur RSUD, terutama dalam penguatan struktur manajemen. Ini diharapkan menjadi energi baru untuk meningkatkan kualitas layanan kesehatan masyarakat,” ujar Rifki, Rabu (21/1/2026).

Salah satu perkembangan yang dinilai positif adalah mulai terisinya struktur manajemen rumah sakit, termasuk posisi wakil direktur yang saat ini masih berstatus pelaksana tugas. Rifki menilai, penguatan manajemen menjadi kunci penting dalam upaya pemulihan kinerja RSUD.

Selain manajemen, Pansus juga menaruh perhatian besar pada persoalan utang RSUD Kota Bogor yang selama ini menjadi sorotan publik. Berdasarkan laporan manajemen, kewajiban keuangan rumah sakit kini mulai dicicil secara bertahap, terutama untuk mendukung pengadaan obat-obatan dan pemulihan layanan kesehatan.

Baca Juga:  Halal Bihalal Warga Surya Praja Permai, Hangatkan Kebersamaan dan Perkuat Ukhuwah

“Utang RSUD perlahan mulai terurai. Harapannya, dengan kepemimpinan yang definitif, fokus utama ke depan adalah pemulihan pelayanan kesehatan bagi masyarakat,” jelas Rifki.

Dari total kewajiban yang ada, manajemen RSUD telah menyelesaikan pembayaran sekitar Rp35 miliar, sementara sisa utang sebesar Rp70 miliar ditargetkan dapat dilunasi dalam waktu 14 bulan ke depan.

“DPRD akan terus membuka ruang komunikasi dan kolaborasi agar target pelunasan ini bisa tercapai sesuai rencana,” tambahnya.

Dalam mendukung proses pemulihan tersebut, DPRD Kota Bogor juga mencatat adanya intervensi anggaran dari APBD sebesar Rp10 miliar pada anggaran murni tahun berjalan. Tidak menutup kemungkinan, dukungan tambahan akan diberikan sesuai dengan rekomendasi akhir Pansus.

“Saat ini ada dukungan APBD Rp10 miliar. Ke depan, rekomendasi Pansus akan menentukan apakah tambahan dukungan anggaran masih diperlukan,” kata Rifki.

Ia menegaskan, keberadaan Pansus bukan untuk mencari kesalahan pihak tertentu, melainkan memastikan pengelolaan keuangan daerah benar-benar berdampak langsung pada peningkatan pelayanan publik.

“Tujuan pengawasan ini adalah agar uang rakyat kembali dalam bentuk pelayanan kesehatan yang layak, manusiawi, dan dikelola dengan manajemen yang lebih baik,” tegasnya.

Baca Juga:  Istana Tegaskan Harga BBM Tak Naik per April 2026, Publik Diminta Tetap Tenang

Sementara itu, anggota Pansus Tri Kisowo Jumino mengungkapkan bahwa pihaknya telah melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke RSUD Kota Bogor guna melihat langsung kondisi di lapangan. Pansus sendiri telah bekerja selama kurang lebih dua bulan dan menargetkan penyusunan rekomendasi dalam waktu empat bulan ke depan.

“Secara keseluruhan Pansus sudah berjalan sekitar dua bulan. Kami menargetkan rekomendasi final bisa disusun dalam empat bulan ke depan,” ujarnya.

Untuk memperdalam kajian, Pansus membagi tugas ke dalam tiga tim kerja yang masing-masing fokus pada sektor keuangan, pelayanan dan sumber daya manusia, serta regulasi dan kerja sama.

“Dengan pembagian tim ini, kami ingin melihat persoalan secara detail sehingga rekomendasi yang dihasilkan benar-benar tepat sasaran,” jelas Tri.

Ia berharap, pembenahan manajemen yang dibarengi rekomendasi Pansus dapat membawa perubahan signifikan bagi RSUD Kota Bogor ke depan.

“Mudah-mudahan kinerja RSUD Kota Bogor semakin membaik dan mampu memberikan pelayanan optimal bagi masyarakat,” pungkasnya.

Red

Berita Terkait

HOT NEWS: Baru Dilantik, Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Langsung Ditangkap Kejagung
Ketua KONI Kabupaten Bogor Mundur Jelang Porprov Jabar 2026
Isu Perebutan Kursi Ketum NasDem Menguat, Posisi Surya Paloh Disebut Mulai Tertekan
Halal Bihalal Kecamatan Bogor Timur Bersama Insan Pers, Perkuat Sinergi dan Silaturahmi
Pelantikan Ketua RT dan RW Desa Cijujung Periode 2026–2031
Krisis Iklim di Hari Nelayan, Peneliti UPER Ungkap Rapuhnya Ketahanan Ekonomi Warga Pesisir
Kemana Perginya Triliunan Kekayaan Alam Indonesia? Menelisik 5 Tanda Kehancuran Negara Menurut Prof. Eggi Sudjana
Ratusan Pendidik Ikuti Pelatihan Kurikulum Adab di Depok
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 18:02 WIB

HOT NEWS: Baru Dilantik, Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Langsung Ditangkap Kejagung

Rabu, 15 April 2026 - 16:53 WIB

Ketua KONI Kabupaten Bogor Mundur Jelang Porprov Jabar 2026

Rabu, 15 April 2026 - 05:44 WIB

Isu Perebutan Kursi Ketum NasDem Menguat, Posisi Surya Paloh Disebut Mulai Tertekan

Senin, 13 April 2026 - 18:33 WIB

Halal Bihalal Kecamatan Bogor Timur Bersama Insan Pers, Perkuat Sinergi dan Silaturahmi

Senin, 13 April 2026 - 12:54 WIB

Pelantikan Ketua RT dan RW Desa Cijujung Periode 2026–2031

Berita Terbaru