Luka di Balik Keindahan Ukiran Jepara yang Mendunia

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 13 Juni 2025 - 13:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mata Pena News Jepara, kota ukir di pesisir utara Jawa Tengah, telah lama dikenal sebagai surga seni ukir kayu. Karya para pengrajinnya telah menghiasi istana, hotel, dan rumah-rumah mewah di berbagai belahan dunia. Namun, di balik keelokan dan reputasi global itu, tersembunyi kisah pilu yang jarang terdengar: kehidupan para pengrajin yang masih jauh dari kata sejahtera.

Upah yang Tidak Pantas

Di balik setiap lengkungan ukiran yang presisi, terdapat kerja keras, ketekunan, dan dedikasi tinggi. Sayangnya, jerih payah itu tidak sebanding dengan penghasilan yang mereka terima. Banyak pengrajin menerima upah rendah dan tidak menentu, bahkan kadang di bawah standar kebutuhan hidup layak.

Baca Juga:  Viral!!,Diduga Lumpuhkan Pelayanan  Publik  Kantor Desa Sumber Rejeki Berubah  Jadi Gudang Material  Dan Mess Pekerja  Proyek KDMP

Dampak Nyata bagi Kehidupan

Kondisi ini membawa dampak nyata pada kehidupan sehari-hari para pengrajin. Mereka kesulitan membiayai pendidikan anak, mengakses layanan kesehatan, hingga memperbaiki taraf hidup. Padahal, tanpa keterampilan dan ketekunan mereka, seni ukir Jepara tak akan bisa dikenal dunia.

Panggilan untuk Perubahan

Sudah saatnya masyarakat dan pemerintah tidak hanya mengagumi hasilnya, tapi juga peduli pada nasib penciptanya. Perlindungan terhadap hak dan kesejahteraan pengrajin harus menjadi bagian dari upaya pelestarian seni ukir Jepara.

Solusi yang Mungkin

Untuk mengatasi permasalahan ini, beberapa langkah konkret bisa diambil:

Baca Juga:  Pertamina Patra Niaga Gandeng KPK dan Kejaksaan, Perkuat Tata Kelola Pengadaan Energi Nasional

Peningkatan Upah
Pemerintah daerah dan pelaku industri ukir harus menyusun standar pengupahan yang adil dan berkelanjutan, selaras dengan nilai karya yang dihasilkan.

Pelatihan dan Pendidikan
Akses terhadap pelatihan teknis dan manajerial akan meningkatkan daya saing dan nilai tambah produk para pengrajin.

Pemberdayaan Masyarakat
Pendekatan berbasis komunitas dan koperasi bisa memperkuat posisi tawar pengrajin dalam rantai industri ukir.

Seni ukir Jepara tidak seharusnya hanya menjadi simbol estetika semata, tetapi juga menjadi warisan hidup yang menjamin kesejahteraan mereka yang menghidupinya. Sudah waktunya ukiran Jepara tidak hanya indah dipandang, tapi juga adil bagi penciptanya.

Yuda

 

Berita Terkait

BPJS Kesehatan Tunggu Restu Perpres untuk Hapus Tunggakan Iuran JKN
Program JKN Makin Kuat, Cetak SDM Sehat untuk Indonesia Hebat
“VIRAL” Diduga Terdapat Ketidakwajaran Anggaran Dana Desa Kedu TA 2025, Masyarakat Minta Audit Menyeluruh
VIRAL: Kantor UPTD Balai Benih Ikan (BBI) di Karang Kemiri dan Triyoso Diduga Tidak Beroperasi Saat Jam Kerja
Mahasiswa Soroti Dampak Program MBG Dihentikan Sementara, Tuntut Evaluasi Total
DUA PEKAN PASCA KEBAKARAN BPKAD BANYUASIN: MENGAPA MASIH BELUM ADA KEJELASAN?
Pertamina Patra Niaga Sumbagsel Tegaskan Penyaluran BBM Bersubsidi Harus Sesuai Ketentuan dan Tepat Sasaran
“VIRAL” PELAYANAN DESA DIDUGA TAK BERFUNGSI: Kantor Desa Suka Mulya Kerap Terkunci di Jam Kerja, Warga Terpaksa Cari Aparat ke Rumah
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 2 Juli 2026 - 17:42 WIB

BPJS Kesehatan Tunggu Restu Perpres untuk Hapus Tunggakan Iuran JKN

Kamis, 2 Juli 2026 - 17:27 WIB

Program JKN Makin Kuat, Cetak SDM Sehat untuk Indonesia Hebat

Kamis, 2 Juli 2026 - 13:04 WIB

“VIRAL” Diduga Terdapat Ketidakwajaran Anggaran Dana Desa Kedu TA 2025, Masyarakat Minta Audit Menyeluruh

Kamis, 2 Juli 2026 - 12:57 WIB

VIRAL: Kantor UPTD Balai Benih Ikan (BBI) di Karang Kemiri dan Triyoso Diduga Tidak Beroperasi Saat Jam Kerja

Rabu, 1 Juli 2026 - 18:14 WIB

Mahasiswa Soroti Dampak Program MBG Dihentikan Sementara, Tuntut Evaluasi Total

Berita Terbaru