VIRAL ! Drainase Diduga Asal Jadi, Warga Soroti Proyek PU PR PSDA di Sematang Borang

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 19 Mei 2026 - 18:38 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

 

PALEMBANG | Mata Pena News – Proyek pembangunan drainase di Jalan Kampung Meranjat, Kelurahan Sukamulia, Kecamatan Sematang Borang, Palembang, menuai sorotan warga. Proyek yang diduga dikerjakan oleh Dinas PU PR PSDA Kota Palembang itu dinilai tidak transparan dan terkesan dikerjakan tanpa memperhatikan kualitas konstruksi.

Pantauan di lokasi, Selasa (19/5/2026), bangunan drainase tampak tidak simetris dan diduga tidak sesuai standar teknis pekerjaan saluran air. Susunan batu kali terlihat tidak rapi, sementara alur drainase disebut warga tidak memiliki jalur pembuangan yang jelas.

Warga khawatir kondisi tersebut justru memicu genangan hingga banjir saat intensitas hujan meningkat.

“Bentuk salurannya tidak beraturan dan seperti buntu. Kalau hujan deras, kami takut air meluap ke jalan dan rumah warga,” ujar seorang warga yang meminta namanya tidak dipublikasikan.

Kritik warga tidak berhenti pada kualitas bangunan. Mereka juga mempertanyakan minimnya transparansi proyek. Hingga pekerjaan berlangsung, tidak ditemukan papan informasi kegiatan yang memuat nilai anggaran, sumber dana, nama kontraktor pelaksana, maupun target waktu pengerjaan.

Baca Juga:  Dua Raperda Disahkan Jadi Perda, Pemkot Bogor Perkuat Ekosistem Perdagangan dan Administrasi Kependudukan

Padahal, keterbukaan informasi proyek pemerintah merupakan bagian dari pengawasan publik sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik.

Saat dikonfirmasi di lokasi, para pekerja mengaku tidak mengetahui secara pasti pihak kontraktor maupun pejabat teknis yang bertanggung jawab atas proyek tersebut. Kepala tukang yang disebut bernama Gimin juga mengaku tidak memegang kontak pelaksana proyek ataupun PPTK dari dinas terkait.

Situasi itu memunculkan pertanyaan di tengah masyarakat mengenai pengawasan pelaksanaan proyek yang menggunakan anggaran negara.

Selain itu, penerapan standar Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) juga disorot. Sejumlah pekerja terlihat tidak menggunakan alat pelindung diri seperti helm proyek, rompi keselamatan, maupun sepatu kerja. Di area pekerjaan juga tidak ditemukan perlengkapan keselamatan dasar seperti kotak P3K.

Baca Juga:  Bank Kota Bogor Gandeng BAM, Perluas Akses Pembiayaan Pedagang Pasar Jambu Dua

Warga menyebut panjang drainase diperkirakan mencapai sekitar 200 meter dengan dimensi sekitar 60 sentimeter. Namun mereka menilai mutu bangunan terlihat rapuh meski proyek masih dalam tahap pengerjaan.

“Baru selesai sebagian saja sudah terlihat retak dan rapuh. Kami khawatir bangunan ini tidak bertahan lama,” kata warga lainnya.

Masyarakat mendesak Ratu Dewa, inspektorat daerah, hingga aparat penegak hukum untuk turun melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap proyek tersebut, termasuk menelusuri kesesuaian pekerjaan dengan spesifikasi teknis dan Rencana Anggaran Biaya (RAB).

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Dinas PU PR PSDA Kota Palembang terkait sorotan warga atas proyek drainase tersebut.

Reporter : Kaperwil SumSel

Berita Terkait

BKPSDM Kota Bogor Tindaklanjuti Dugaan Pungli CPNS, ASN Berinisial S Terancam Sanksi Berat
52 Jalan di Jepara OTW Mulus di 2026!
Kepala Diskarpus Jepara dan Camat Karimunjawa Dampingi Bunda Literasi Serahkan Bantuan untuk PAUD Mutiara Hati Kemujan
Bank Kota Bogor Gandeng BAM, Perluas Akses Pembiayaan Pedagang Pasar Jambu Dua
Gebyar Hari Santri 2026 Jepara, Kolaborasi Pemkab, Kemenag, IDI, TNI, PCNU dan BAZNAS
Perumda Pasar Tohaga Gelar LDK, Perkuat Kepemimpinan dan Profesionalisme Pegawai
Hari Pelanggan Nasional 2026, Tirta Kahuripan Apresiasi Pelanggan Setia dengan Lima Sepeda Motor dan Voucher Belanja
HUT ke-62 Golkar, DPD Berau Ziarah ke TMP dan Siapkan Agenda Sosial untuk Masyarakat
Berita ini 55 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 13:16 WIB

BKPSDM Kota Bogor Tindaklanjuti Dugaan Pungli CPNS, ASN Berinisial S Terancam Sanksi Berat

Jumat, 23 Oktober 2026 - 12:49 WIB

52 Jalan di Jepara OTW Mulus di 2026!

Jumat, 23 Oktober 2026 - 12:44 WIB

Kepala Diskarpus Jepara dan Camat Karimunjawa Dampingi Bunda Literasi Serahkan Bantuan untuk PAUD Mutiara Hati Kemujan

Jumat, 23 Oktober 2026 - 10:49 WIB

Bank Kota Bogor Gandeng BAM, Perluas Akses Pembiayaan Pedagang Pasar Jambu Dua

Kamis, 22 Oktober 2026 - 11:59 WIB

Perumda Pasar Tohaga Gelar LDK, Perkuat Kepemimpinan dan Profesionalisme Pegawai

Berita Terbaru

Daerah

52 Jalan di Jepara OTW Mulus di 2026!

Jumat, 23 Okt 2026 - 12:49 WIB

News

tes

Jumat, 23 Okt 2026 - 10:49 WIB