Redaksi Berkisah, Kisah Sahabat Rasulullah SAW: Abbas bin Abdul Muthalib – Cahaya di Ujung Usia

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 23 Mei 2025 - 21:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Redaksi Berkisah,

Kisah Sahabat Rasulullah SAW: Abbas bin Abdul Muthalib – Cahaya di Ujung Usia

Oleh: Rudi Irawan
Pembaca yang dirahmati Allah SWT, MataPenaNews hari ini menyuguhkan kisah sahabat Rasul Abbas bin Abdul Muthalib – Cahaya di Ujung Usia

Dalam sejarah perjuangan Islam,kisah
Di tengah keagungan Makkah dan gegap gempita masa kenabian, nama Abbas bin Abdul Muthalib muncul sebagai sosok istimewa—paman Rasulullah SAW yang merangkul Islam dengan sepenuh hati di usia senja.

Abbas lahir sekitar tiga tahun sebelum peristiwa Gajah, saudara kandung dari ayah Rasulullah, Abdul Muthalib. Sejak muda, ia dikenal sebagai saudagar yang cerdas, dermawan, dan disegani di kalangan Quraisy. Meski awalnya tidak menyatakan keislamannya secara terbuka, Abbas adalah sosok yang diam-diam melindungi keponakannya dari kerasnya tekanan kaum kafir.

Baca Juga:  Ratusan Juta Rupiah Dipertanyakan, SDN 1 Panggung Harjo Diduga Lakukan Pungli dan Penyimpangan Anggaran

Kala Perjanjian Aqabah berlangsung, Abbas hadir sebagai pelindung Nabi, meski belum memeluk Islam. Ia memperlihatkan kesetiaannya bukan hanya sebagai keluarga, tetapi juga sebagai penopang misi kenabian. Hatinya bergerak perlahan, hingga akhirnya Allah membukakan pintu hidayah setelah Perang Badar.

Ketika cahaya Islam memenuhi relung hatinya, Abbas berdiri di barisan kaum mukminin dengan penuh semangat. Rasulullah menyambut keislamannya dengan bahagia, sebab keimanan Abbas bukan hanya penguat ukhuwah, tapi juga penanda bahwa Islam telah merasuk dalam lingkaran dekat keluarga Nabi.

Baca Juga:  Redaksi Berkisah, Kisah 10 Muharam dan Keutamaan Puasa Asyura

Dalam Perang Hunain, Abbas memperlihatkan keberanian yang luar biasa. Saat sebagian pasukan kaum Muslimin sempat terpukul mundur, Abbas tetap berdiri kokoh di sisi Rasulullah, meneriakkan panggilan yang membangkitkan kembali semangat para sahabat.

Ia wafat pada masa Khalifah Utsman bin Affan, dan disemayamkan di Baqi’. Sosoknya menjadi saksi bahwa hidayah bisa datang kapan saja, dan ketulusan iman tak mengenal usia. Abbas bin Abdul Muthalib adalah gambaran kesetiaan keluarga, keteguhan seorang mukmin, dan kemuliaan sahabat Nabi.

Salam hormat,
Tim Redaksi Mata PenaNews

Berita Terkait

Redaksi Berkisah, Kisah 10 Muharam dan Keutamaan Puasa Asyura
Pemerintah Kabupaten Bogor Pertahankan Opini WTP
RSUD Bakti Pajajaran Raih Penghargaan BPJS Kesehatan, Perkuat Komitmen Pelayanan Melalui Program CAGEUR
Bupati Bogor Rudy Susmanto Genjot Revitalisasi Lima Balai Benih Ikan, Perkuat Ketahanan Pangan dan Ekonomi Warga
Kejagung Segel 17.600 Motor Listrik Pengadaan BGN, Penyidik Pastikan Bukan Penyitaan
Arwinsyah Putra Nahkodai Kadin Kota Bogor Periode 2026–2031
Advokat Kang Edo Siap Dampingi Klien dalam Perkara Wanprestasi di Pengadilan Negeri Depok
Ketua DPRD Kabupaten Bogor Tinjau Program Makan Bergizi Gratis di SDN Babakan Madang 03
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 19 Juni 2026 - 13:18 WIB

Redaksi Berkisah, Kisah 10 Muharam dan Keutamaan Puasa Asyura

Jumat, 19 Juni 2026 - 09:50 WIB

Pemerintah Kabupaten Bogor Pertahankan Opini WTP

Jumat, 19 Juni 2026 - 09:24 WIB

RSUD Bakti Pajajaran Raih Penghargaan BPJS Kesehatan, Perkuat Komitmen Pelayanan Melalui Program CAGEUR

Jumat, 19 Juni 2026 - 09:13 WIB

Bupati Bogor Rudy Susmanto Genjot Revitalisasi Lima Balai Benih Ikan, Perkuat Ketahanan Pangan dan Ekonomi Warga

Jumat, 19 Juni 2026 - 07:44 WIB

Kejagung Segel 17.600 Motor Listrik Pengadaan BGN, Penyidik Pastikan Bukan Penyitaan

Berita Terbaru

News

Pemerintah Kabupaten Bogor Pertahankan Opini WTP

Jumat, 19 Jun 2026 - 09:50 WIB