Proyek Peningkatan Drainase U-DITCH Terkesan Asal Jadi dan Membahayakan Pengguna Jalan.

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 6 Desember 2022 - 04:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kota Bekasi | matapenanews.com – Perkembangan Pembangunan di Kota Bekasi dinilai sangat pesat, hal tersebut di buktikan dengan banyaknya program – program pemerintah yang dilaksanakan pada perbaikan serta peningkatan sarana dan prasarana infrastruktur jalan dan saluran drainase dilingkungan warga masyarakat Kota Bekasi, khususnya di jalan raya pangkalan 2. Pada, Senin (05/12/2022). Malam hari.

Akan tetapi hal tersebut diduga dinodai oleh kontraktor atau pelaksana proyek pekerjaan tersebut. Pasalnya masih saja ada kontrakator atau pelaksana proyek pengerjaan drainase yang Disinyalir Melaksanakan Pekerjaan yang terkesan Asal Jadi.

Baca Juga:  Gerakan Bersama Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni Tahun 2026 Resmi Diluncurkan,Gubernur Sumsel Herman Deru Ajak Warga Hidupkan Semangat Gotong Royong

Membahayakan pengguna jalan dan tidak sesuai spesifikasi, tanpa memikirkan kualitas pekerjaan nya sehingga terkesan tidak profesional, hal tersebut dapat kita terlihat pada pekerjaan peningkatan drainase lingkungan di Jl.raya pangkalan 2. RT.003/003, kelurahan cikiwul, kecamatan Bantar gebang, Kota Bekasi.

“Pak Yanto salah satu pengguna jalan, asal kelurahan cikiwul mengatakan pada awak media, pemasangan U-DITCH BOX COVER CROSS ambles bang, yang membelah jalan. anehnya di Uruk Ama tanah merah, bukan nya di cor.”Ungkapnya dengan nada kesal.

Baca Juga:  Peringati Hari Jadi Pertama, BAS Resmikan Sekretariat dan Kantor Hukum, Perkuat Akses Hukum dan UMKM Kota Bogor

“Ini aja mobil saya kejebak bang, ambles kurang lebih 40cm. karna tanahnya kena hujan licin posisi jalan juga gelap kurang penerangan sangat bahaya.” Ujar Yanto.

“Saya berharap kepada dinas serta Instansi-Instansi terkait, agar dapat segera Mengambil tindakan tegas kepada oknum kontraktor atau pemborong nakal, yang diduga tidak profesional dalam melaksanakan pekerjaan agar dapat menimbulkan efek jera dan sebagai contoh untuk para kontraktor lainya.agar pembangunan di Kota Bekasi dapat berjalan dengan maksimal.”Tutup Yanto. (Red)

Berita Terkait

HJB ke-544, Dedie Rachim Ajak Seluruh Elemen Masyarakat Bersatu Bangun Kota Bogor
Peringati Hari Jadi Pertama, BAS Resmikan Sekretariat dan Kantor Hukum, Perkuat Akses Hukum dan UMKM Kota Bogor
Pemkot Bogor perluas layanan jemput bola melalui CKG SMART
Lajim Marjuki Terpilih sebagai ketua BPD perwakilan Dusun 1.Desa sukadanau.Siap Kawal Aspirasi masyarakat 
Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI 2026 Kembali Digelar, Besaran Anggaran Jadi Perhatian Publik
Jamkeswatch Bekasi Soroti Persoalan Jaminan Kesehatan, Desak Pemkab Bentuk Satgas dan Aktifkan UHC
Bapenda Kota Bogor Perkuat Sinergi Wilayah, Targetkan PAD Tembus Rp2 Triliun
787 Jemaah Haji Kota Bogor Berangkat ke Tanah Suci, Pemkot Titip Pesan Jaga Kesehatan dan Kekompakan
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 3 Juni 2026 - 16:07 WIB

HJB ke-544, Dedie Rachim Ajak Seluruh Elemen Masyarakat Bersatu Bangun Kota Bogor

Minggu, 31 Mei 2026 - 15:27 WIB

Peringati Hari Jadi Pertama, BAS Resmikan Sekretariat dan Kantor Hukum, Perkuat Akses Hukum dan UMKM Kota Bogor

Rabu, 27 Mei 2026 - 19:40 WIB

Pemkot Bogor perluas layanan jemput bola melalui CKG SMART

Minggu, 24 Mei 2026 - 23:14 WIB

Lajim Marjuki Terpilih sebagai ketua BPD perwakilan Dusun 1.Desa sukadanau.Siap Kawal Aspirasi masyarakat 

Minggu, 24 Mei 2026 - 09:40 WIB

Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI 2026 Kembali Digelar, Besaran Anggaran Jadi Perhatian Publik

Berita Terbaru