PP Hikmah Budhi Apresiasi Polri yang Amankan Arus Mudik Lebaran

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 9 April 2025 - 14:26 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

PP HikmahBudhi Apresiasi Polri yang Amankan Arus Mudik Lebaran

Jakarta | Mata Pena News – Presidium Pusat Himpunan Mahasiswa Buddhis Indonesia (PP HikmahBudhi) mengapresiasi Polri yang dinilai berhasil mengamankan arus mudik Lebaran 2025.

Arus mudik Lebaran 2025 dinilai aman, tertib dan lancar dengan indikator angka kecelakaan menurun 12 persen dan angka fatalitas turun 88 persen dari mudik 2024.

“Penurunan angka kecelakaan di jalan saat arus mudik ini sangat luar biasa. Hal ini menunjukkan keberhasilan Polri dalam pengamanan arus mudik lebaran tahun 2025,” ungkap Ketua Umum PP Hikmahbudhi, Candra Aditiya, Rabu (9/4/2025).

Ketua Umum PP Hikmahbudhi menyebut masyarakat merasa nyaman dan aman saat melakukan arus mudik maupun balik Lebaran. Meski, lanjut dia, pemudik di tahun ini meningkat 0,6 persen.

“Meskipun keberhasilan Polri sangat membanggakan. Kendati demikian masyarakat harus tetap hati-hati dan mematuhi peraturan lalu lintas yang ada karena dalam berkendara di manapun berada. Keselamatan perjalanan adalah kunci untuk kebahagiaan bertemu keluarga,” ujar Ketua Umum PP Hikmahbudhi.

Sebelumnya diberitakan rekayasa lalu lintas dengan sistem one way nasional resmi dihentikan pada 8 April 2025. Kakorlantas Irjen Agus Suryonugroho mengungkap tiga poin evaluasi selama Operasi Ketupat 2025 berjalan.

Ketiga poin evaluasi ini untuk meningkatkan pelayanan mudik Lebaran tahun-tahun berikutnya. Untuk itu, Irjen Agus menyampaikan evaluasi ini harus diperhatikan.

Baca Juga:  Wabup Ibnu Hajar: Terima Kasih Atas Pengabdian AKBP Hadi Kristanto untuk Jepara, Selamat Datang Kapolres Baru AKBP Keris Aji Wibisono

Yang pertama adalah tata kelola moda transportasi baik di darat, laut, udara, kereta. Kedua adalah tata kelola dan pengawasan infrastruktur jalan. Dan yang ketiga adalah manajemen rekayasa lalu lintasnya.

Kakorlantas menerangkan manajemen rekayasa lalu lintas berbasis data ini untuk mengelola arus mudik dan arus balik agar mengikuti perkembangan di lapangan. Manajemen ini juga ditopang menggunakan survei.
[9/4, 14.21] Desi Humas Polres SDP WSH: Angka Kecelakaan Lalin saat Arus Mudik dan Balik Turun, Menkes Puji Polri-Kemenhub-Jasa Marga

Jakarta. Menkes Budi Gunadi Sadikin ikut mengecek one way nasional di KM 70 Cikatama bersama Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Menhub Dudy Purwagandhi dan Kakorlantas Polri Irjen Agus Suryonugroho.

Menkes mengapresiasi Polri, Kemenhub dan Jasa Marga karena adanya penurunan angka kecelakaan lalu lintas dan korban kecelakaan.

“Saya tadi senang sekali melihat bahwa dibandingkan tahun 2024 datanya dari teman-teman Polri ada 397 kecelakaan. Sekarang (2025) angkanya 220 kecelakaan, ini turunnya 45%. Sedangkan yang meninggal turun dari 193 orang menjadi 59 orang. turunnya 69%. Jadi saya sebagai Menteri Kesehatan merasa senang sekali. Terima kasih untuk teman-teman Polri, Jasa Marga, teman-teman di Kementerian Perhubungan dan mungkin juga dari media yang sudah bersama-sama mengingatkan ya para pengemudi supaya lebih hati-hati,” terang Menkes, Rabu (9/4/2025).

Menkes menjelaskan World Health Organization (WHO) menjadikan jumlah kecelakaan lalu lintas sebagai salah satu indikator kesehatan suatu negara, karena mengakibatkan kematian. Menurutnya, ajang mudik dan balik Idulfitri ini kerap terjadi kenaikan angka kecelakaan dan jumlah korban kecelakaan.

Baca Juga:  Sekretaris DPN Jamkeswatch FSPMI Heri Irawan Sosialisasikan JKN kepada Bidang Perempuan PUK SPEE FSPMI PT Honoris Industry

Sehingga, kata Menkes, dengan adanya penurunan angka kecelakaan pada momen mudik dan balik lebaran tahun ini menjadi suatu kebanggaan bagi pemerintah dari aspek kesehatan.

Ia menganalisa penurunan angka kecelakaan pada arus mudik dan arus balik Lebaran 2025 karena faktor kelancaran arus lalu lintas. Sehingga, kata dia, pengemudi tidak stres dan tidak kelelahan.

“Pertanyaan kenapa sih kadang keterangannya menurunnya drastis sudah saya lihat ya karena mungkin pengemudinya enggak stress ya. Jalannya lancar tadi dijelaskan sama Ibu Direktur Operasi Jasa Marga Ibu Fitri, ada VC ratio. Biasanya waktu saya ingat pertama kali kalau dibuka kan macetnya panjang sekali itu itu vc rationya di atas 1 panjang sekali nah sekarang 0,7 aja enggak boleh. Kalau 0,7 nanti langsung dibelokkan lewat Japek 2,” ucap Menkes.

Ia menyimpulkan pengaturan yang baik dari Kepolisian, Kemenhub dan juga Jasa Marga telah berkontribusi menurunkan angka kecelakaan lalu lintas pada Operasi Ketupat 2025. Atas hal itu, Menkes mengaku bahagia dengan upaya dan hasil kerja keras seluruh stake holder pada penyelenggaraan arus mudik dan arus balik.

Berita Terkait

tes
BURUH GERUDUK KANTOR LPSK JATIM! JAMKESWATCH FSPMI DESAK KEPASTIAN BIAYA PENGOBATAN KORBAN PENGANIAYAAN MOJOKERTO
HIPMI Bogor, Bekasi, dan Depok Gelar Business Matching, Libatkan 150 Pengusaha Muda
Dirut PPJ Bogor Siapkan 70 Lapak dan Kios, PKL Pasar Gembrong Bakal Ditertibkan
POTENSI WISATA DESA IKONIK BISA MATI JIKA DSPARBUD TUTUP MATA
H.M Saifudaulah SH.MH.M.Pd.I ,Dari PKS(partai keadilan sejahtera)Serap Aspirasi Warga RW 06 kelurahan jati Waringin, Soroti Masalah Banjir dan drainase.
Rekrut Tenaga Ahli Bergelar Profesor, Jamaludin Malik Terlibat Adu Komentar dengan Akun Info Jepara Terkini
Sekretaris DPN Jamkeswatch FSPMI Heri Irawan Sosialisasikan JKN kepada Bidang Perempuan PUK SPEE FSPMI PT Honoris Industry
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 10:49 WIB

tes

Selasa, 20 Oktober 2026 - 18:35 WIB

BURUH GERUDUK KANTOR LPSK JATIM! JAMKESWATCH FSPMI DESAK KEPASTIAN BIAYA PENGOBATAN KORBAN PENGANIAYAAN MOJOKERTO

Senin, 19 Oktober 2026 - 09:36 WIB

HIPMI Bogor, Bekasi, dan Depok Gelar Business Matching, Libatkan 150 Pengusaha Muda

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:05 WIB

Dirut PPJ Bogor Siapkan 70 Lapak dan Kios, PKL Pasar Gembrong Bakal Ditertibkan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 18:32 WIB

POTENSI WISATA DESA IKONIK BISA MATI JIKA DSPARBUD TUTUP MATA

Berita Terbaru

Daerah

52 Jalan di Jepara OTW Mulus di 2026!

Jumat, 23 Okt 2026 - 12:49 WIB

News

tes

Jumat, 23 Okt 2026 - 10:49 WIB