Polsek Sukamakmur Tindak Lanjutti Adanya Penyetopan/Pemberhentian Kendaraan Pengunjung Wisata Dengan Adanya Konflik Tanah Warga

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 2 Juni 2024 - 11:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mata Pena News-

Polres Bogor – Sabtu, tanggal 1 Juni 2024, situasi tegang terjadi di Jalan Desa Cibadak, jalur wisata Cibaliung, Kp Cibeureum, Desa Cibadak, Kecamatan Sukamakmur, Kabupaten Bogor. Sebuah aksi penyetopan kendaraan pengunjung oleh sekelompok orang, yang diduga terkait dengan klaim tanah, memaksa para pengunjung harus berjalan kaki sekitar 500 meter untuk mencapai tempat wisata.

Kapolsek Sukamakmur IPTU Supratman,SH menjelaskan bahwa Menurut laporan yang kami terima, aksi tersebut dipimpin oleh keluarga H. Ajum bin Madhapi, dengan sejumlah enam orang, termasuk anak-anak dan menantu dari keluarga tersebut. Mereka mengklaim tanah yang digunakan sebagai akses jalan menuju tempat wisata.

Baca Juga:  Danrem 044/Gapo : Sertijab Momentum Tingkatkan Kinerja Organisasi

Namun, kedatangan Kapolsek Sukamakmur, Iptu Supratman, beserta anggota piket, mampu meredakan situasi. Mereka berhasil mengajak keluarga H. Ajum bin Madhapi untuk melakukan musyawarah di kantor Desa Cibadak, yang dihadiri oleh pihak desa, pengacara, dan perwakilan keluarga H. Ajum.

Dalam musyawarah tersebut, keluarga H. Ajum meminta kompensasi atas tanah yang mereka klaim. Namun, pihak pemerintah desa menyampaikan bahwa jalan tersebut tidak hanya melewati tanah milik keluarga H. Ajum, tapi juga beberapa pemilik tanah lain yang telah merelakan tanah mereka untuk digunakan sebagai jalan umum.

Baca Juga:  Team Tekab Polres Prabumulih Gerak Cepat Ungkap Kasus Pencurian, Pelaku Berhasil Diamankan Kurang dari Satu Jam

Meskipun musyawarah belum mencapai kata sepakat, Muspika, yang terdiri dari Muspika, akan mengundang kembali semua pihak dalam waktu dekat untuk mencari solusi terbaik.

Kondisi tersebut semakin rumit karena keterlibatan kuasa hukum dari kedua belah pihak, menandakan bahwa konflik ini mungkin akan berlanjut ke ranah hukum, dan dari pihak Kepolisian dan Forkompincam dan Desa akan terus memantau berjalan nya perkara ini.

 

Berita Terkait

Tim Penilai Polres Kudus Tinjau Pelayanan Publik di Polsek Pakis Aji
Team Tekab Polres Prabumulih Gerak Cepat Ungkap Kasus Pencurian, Pelaku Berhasil Diamankan Kurang dari Satu Jam
Danrem 044/Gapo : Sertijab Momentum Tingkatkan Kinerja Organisasi
Kapolsek Megamendung Bekali Siswa SMAN 1 Megamendung Wawasan dan Nasihat Jauhi Tindakan Kriminal Saat Pengumuman Kelulusan
Pasca Aksi Pencurian, Polisi Ganti Kotak Amal Masjid di Pasirlaja dengan Desain Lebih Aman
Pengaturan Lalu Lintas Pasca Idulfitri 1447 H di Jalur Puncak Berjalan Kondusif
Rekayasa Lalu Lintas di Mungkid Diberlakukan, Akses ke Borobudur Dialihkan
Kapolda jabar berikan tali asih kepada personel gabungan yang terlibat di pos hoegeng simpang gadog
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 22 Mei 2026 - 18:03 WIB

Tim Penilai Polres Kudus Tinjau Pelayanan Publik di Polsek Pakis Aji

Senin, 18 Mei 2026 - 13:49 WIB

Team Tekab Polres Prabumulih Gerak Cepat Ungkap Kasus Pencurian, Pelaku Berhasil Diamankan Kurang dari Satu Jam

Selasa, 12 Mei 2026 - 16:13 WIB

Danrem 044/Gapo : Sertijab Momentum Tingkatkan Kinerja Organisasi

Selasa, 12 Mei 2026 - 12:42 WIB

Kapolsek Megamendung Bekali Siswa SMAN 1 Megamendung Wawasan dan Nasihat Jauhi Tindakan Kriminal Saat Pengumuman Kelulusan

Minggu, 10 Mei 2026 - 11:09 WIB

Pasca Aksi Pencurian, Polisi Ganti Kotak Amal Masjid di Pasirlaja dengan Desain Lebih Aman

Berita Terbaru