PT Antam Tegaskan Tidak Ada Ledakan di Tambang Emas Pongkor

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 14 Januari 2026 - 22:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bogor | Mata Pena News – PT Aneka Tambang Tbk (ANTAM) menegaskan bahwa tidak terjadi ledakan di area tambang emas Pongkor, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor, sebagaimana informasi yang beredar di media sosial dan sejumlah pemberitaan.

General Manager PT Antam UBPE (Unit Bisnis Pertambangan Emas) Pongkor, Nilus Rahmat, menyatakan bahwa informasi terkait dugaan ledakan serta klaim ratusan pekerja terjebak di dalam tambang adalah tidak benar.

“PT Aneka Tambang Tbk menyampaikan klarifikasi atas informasi yang beredar terkait dugaan adanya ledakan di area tambang serta klaim ratusan orang terjebak. Informasi tersebut tidak benar,” ujar Nilus.

Ia menjelaskan bahwa video yang beredar merupakan dokumentasi penanganan kondisi teknis berupa asap di tambang bawah tanah L.600 Ciurug, yang terdeteksi pada Selasa dini hari, 13 Januari 2026, sekitar pukul 00.30 WIB. Asap tersebut diduga berasal dari terbakarnya kayu stapling atau kayu penyangga pada salah satu level kerja.

Baca Juga:  Warga Keluhkan Rumah Tergenang Bertahun-tahun, Kinerja Pemdes Ujung Pandan Dipertanyakan

Kondisi itu menyebabkan peningkatan konsentrasi gas karbon monoksida (CO) di atas ambang batas aman. Ambang aman CO berada pada 25 ppm, sementara pada saat kejadian terukur mencapai 1.200 ppm, yang dinilai sangat berbahaya apabila terpapar.
“Hingga saat ini penanganan masih berlangsung,” kata Nilus.

Sesuai prosedur keselamatan kerja, ANTAM langsung melakukan penghentian sementara aktivitas di area terdampak, penyesuaian sistem ventilasi, serta isolasi area kerja guna mencegah paparan terhadap pekerja. Penanganan dilakukan secara bertahap hingga kondisi dinyatakan aman.

Baca Juga:  Warga Keluhkan Rumah Tergenang Bertahun-tahun, Kinerja Pemdes Ujung Pandan Dipertanyakan

Nilus menegaskan bahwa seluruh karyawan ANTAM berada dalam kondisi aman, tidak ada korban, dan operasional perusahaan tetap berada dalam kendali.

Ia juga memastikan bahwa tidak terjadi ledakan maupun kebocoran gas berbahaya, serta tidak ada karyawan yang terjebak di dalam tambang. Terkait isu 700 orang terjebak, ANTAM meluruskan bahwa angka tersebut keliru.

“Kemungkinan angka tersebut merujuk pada nama salah satu portal lama, yakni Portal L.700 Ciurug, yang saat ini sudah tidak digunakan dalam kegiatan operasi penambangan,” jelasnya.

ANTAM menegaskan komitmennya untuk terus mengedepankan keselamatan kerja, pengendalian risiko, serta penerapan good mining practice, serta berkoordinasi dengan aparat dan pemangku kepentingan terkait guna menjaga situasi tetap aman dan kondusif.

Red

Berita Terkait

Warga Keluhkan Rumah Tergenang Bertahun-tahun, Kinerja Pemdes Ujung Pandan Dipertanyakan
Angin Kencang Rusak Fasilitas di Kawasan Pakansari
Pria Ditemukan Meninggal di Kontrakan Cilebut 
Longsor Maut Terjang Cisarua, Puluhan Korban Dievakuasi, Warga Masih Diliputi Trauma
Hujan Lebat dan Angin Kencang, Atap SMAN 2 Gunung Putri Ambruk
Ratusan Sopir Angkot Geruduk Balai Kota Bogor, Tolak Pemusnahan Kendaraan Tua
Pemakaman Angga Andiyansyah di Desa Cilebut Timur Diiringi Ratusan Warga
Akhirnya Jasad Angga Andiyansyah Ditemukan, Korban Terseret Ombak Pantai Sunset Sukabumi
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 27 Maret 2026 - 05:43 WIB

Warga Keluhkan Rumah Tergenang Bertahun-tahun, Kinerja Pemdes Ujung Pandan Dipertanyakan

Kamis, 12 Februari 2026 - 17:32 WIB

Angin Kencang Rusak Fasilitas di Kawasan Pakansari

Selasa, 10 Februari 2026 - 15:52 WIB

Pria Ditemukan Meninggal di Kontrakan Cilebut 

Senin, 26 Januari 2026 - 09:19 WIB

Longsor Maut Terjang Cisarua, Puluhan Korban Dievakuasi, Warga Masih Diliputi Trauma

Jumat, 23 Januari 2026 - 17:20 WIB

Hujan Lebat dan Angin Kencang, Atap SMAN 2 Gunung Putri Ambruk

Berita Terbaru