Kabupaten Bogor | Mata Pena News Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor kembali mencatatkan prestasi nasional dengan meraih penghargaan dari Museum Rekor Indonesia (MURI) atas capaian produk daur ulang sampah terbanyak dalam satu kegiatan pada tahun 2025.
Penghargaan tersebut diraih melalui kegiatan BIG KRL 2025 yang melibatkan pegiat lingkungan dari berbagai desa di Kabupaten Bogor. Tercatat sebanyak 1.700 hasil produk daur ulang berhasil dikumpulkan dan dicatatkan sebagai rekor, dengan partisipasi desa terbanyak dalam satu kegiatan serentak.
Bupati Bogor, Rudy Susmanto, mengatakan bahwa pencapaian ini merupakan hasil kerja kolektif seluruh perangkat daerah dan partisipasi aktif masyarakat dalam pengelolaan lingkungan.
“Alhamdulillah, rekor MURI ini menjadi bonus akhir tahun bagi Pemkab Bogor. Capaian ini merupakan hasil kerja keras seluruh SKPD serta dukungan elemen masyarakat di Kabupaten Bogor,” ujar Rudy.
Ia menambahkan, raihan rekor MURI tersebut sejalan dengan visi pembangunan daerah melalui tagline “Bogor Istimewa dan Gemilang sebagai Kabupaten Ramah Lingkungan.”
“Kabupaten Bogor ingin terus berkembang menjadi daerah yang maju, humanis, ramah lingkungan, dan berkelanjutan,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bogor, Teuku Mulya, menjelaskan bahwa kegiatan BIG KRL 2025 memiliki dua tujuan utama. Pertama, membangun komitmen bersama dalam pengelolaan lingkungan agar Kabupaten Bogor ke depan menjadi lebih bersih, nyaman, dan berkelanjutan.
“Kedua, Pemkab Bogor memberikan apresiasi kepada para pegiat lingkungan, mulai dari tingkat RT dan RW hingga kecamatan, sebagai bentuk dukungan agar gerakan pengelolaan lingkungan terus berkelanjutan,” jelas Teuku.
Menurutnya, Pemkab Bogor berkomitmen untuk terus mendorong dan memotivasi masyarakat agar konsisten dalam mengelola lingkungan melalui kegiatan daur ulang sampah.
“Sebanyak 1.700 hasil daur ulang dari para pegiat lingkungan tersebut berhasil dicatatkan oleh MURI dalam satu kegiatan secara bersama-sama, dengan jumlah desa terbanyak,” pungkasnya.
Red











