Pemerhati Kebijakan Pemerintah Satria Angkat Bicara Soal Dugaan Pungli oleh Oknum Organda

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 10 April 2025 - 15:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bogor | Mata Pena News – Menanggapi video viral yang menampilkan kesaksian salah satu ketua Kelompok Aksi KKSU Sopir Angkot di hadapan Gubernur Jawa Barat terkait dugaan pemotongan uang oleh oknum yang mengatasnamakan Organda,yang berinisial (Ha)

Pemerhati kebijakan pemerintah, Satria, menyatakan bahwa praktik semacam itu mencederai semangat reformasi dalam pelayanan publik dan sektor transportasi.

“Jika benar oknum Organda  Berinisial (Ha) meminta sopir mengumpulkan uang tanpa dasar hukum yang jelas, maka itu sudah termasuk dalam kategori pungutan liar,” ujar Satria. kepada awak media Kamis (10/4/2025)

Baca Juga:  Kemkomdigi Gandeng Insan Pers Jaga Ruang Digital Sehat di Hari Kebebasan Pers Sedunia 2026

“Organda seharusnya menjadi mitra pembina, bukan pihak yang melakukan intimidasi terhadap sopir.”tegasnya

Ia menilai pengakuan langsung dalam video tersebut menunjukkan adanya tekanan sistemik dan lemahnya pengawasan dalam pengelolaan organisasi transportasi.

Satria menekankan bahwa pemerintah daerah dan aparat penegak hukum harus menindaklanjuti temuan tersebut dengan serius. “Gubernur sudah turun langsung ke lapangan. Ini harus menjadi momentum untuk bersih-bersih. Tidak cukup hanya dengan teguran, tetapi perlu dilakukan audit menyeluruh terhadap seluruh bentuk iuran dan pungutan yang terjadi di lapangan,” tegasnya.

Baca Juga:  Pilkades Kabupaten Bogor Terancam Molor ke 2028, Pemkab Masih Menanti Aturan Pusat

Kabar nya oknum inisial (Ha) juga rangkap jabatan sebagai pengurus selain di kabupaten bogor juga Pengurus organda kota Bigor

“Hal ini Harus menjadi perhatian dan evaluasi baik Organda kabupaten Bogor maupun kota Bogor, ” lanjut Satria

Ia juga mendorong Organda untuk melakukan pembenahan internal serta membuka ruang pengaduan yang aman dan transparan bagi para anggotanya.

“Jika Organda ingin tetap dipercaya, mereka harus menunjukkan komitmen terhadap transparansi dan keberpihakan pada para sopir, bukan pada segelintir elit pengurus,” tutup Satria.

 

Berita Terkait

PWI dan IPB Jajaki Program Beasiswa S2 untuk Wartawan
Satria Ketua DPC Maung KDM Sukaraja Minta BPN Cibinong Cek Keabsahan Sejumlah Sertifikat Tanah
Bupati Witiarso Utomo Dukung Penuh indonesia Bonsai Fighter Pameran dan Kontes Bonsai Nasional 10 Hari di Alun-alun 1 Jepara
Hari Lahir Pancasila, Ketua DPRD Kota Bogor Ajak Warga Jaga Persatuan
Dedie Rachim Ajak Warga Kota Bogor Perkuat Persatuan di Momentum Hari Lahir Pancasila
Bupati Bogor Rudy Susmanto: Persatuan Adalah Benteng Terkuat Bangsa di Hari Lahir Pancasila 2026
Prabowo Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila, Didampingi Megawati dan Gibran
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 3 Juni 2026 - 07:26 WIB

PWI dan IPB Jajaki Program Beasiswa S2 untuk Wartawan

Rabu, 3 Juni 2026 - 06:56 WIB

Satria Ketua DPC Maung KDM Sukaraja Minta BPN Cibinong Cek Keabsahan Sejumlah Sertifikat Tanah

Selasa, 2 Juni 2026 - 18:39 WIB

Bupati Witiarso Utomo Dukung Penuh indonesia Bonsai Fighter Pameran dan Kontes Bonsai Nasional 10 Hari di Alun-alun 1 Jepara

Selasa, 2 Juni 2026 - 10:09 WIB

Hari Lahir Pancasila, Ketua DPRD Kota Bogor Ajak Warga Jaga Persatuan

Senin, 1 Juni 2026 - 21:04 WIB

Dedie Rachim Ajak Warga Kota Bogor Perkuat Persatuan di Momentum Hari Lahir Pancasila

Berita Terbaru